Ini Doa Presiden Jokowi pada Iduladha 1442

Presiden Joko Widodo berdoa agar bangsa Indonesia dilindungi Allah dari marabahaya pada Iduladha 1442 H.

 Tangkapan Layar Presiden Joko Widodo saat membuka Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tahun 2021 dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/3/2021). (Youtube Sekretariat Presiden)

SOLOPOS.COM - Tangkapan Layar Presiden Joko Widodo saat membuka Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tahun 2021 dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/3/2021). (Youtube Sekretariat Presiden)

Solopos.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat Iduladha 1442 H kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Tak lupa dia pun memanjatkan doa agar bangsa Indonesia dilindungi dari segala marabahaya, termasuk pandemi Covid-19.

Orang nomor satu di Indonesia itu menyebut bahwa pandemi Covid-19 yang merebak di berbagai negara adalah ujian yang berat dan nyata. Menurutnya ujian tersebut bisa dilalui dengan kebersamaan dan usaha yang sungguh-sungguh dari berbagai pihak.

“Pandemi Covid-19 adalah ujian yang sungguh berat dan nyata. Kita bisa melaluinya dengan pengorbanan, kebersamaan. dan ikhtiar yang sungguh-sungguh,” tulis Jokowi melalui akun Twitter, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Hukum Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha, Adakah Aturannya?

“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi bangsa Indonesia dari segala marabahaya, dan melimpahi kita dengan rahmat dan karuniaNya,” sambungnya.

Seperti diketahui, ini merupakan perayaan Iduladha kedua di masa pandemi. Secara umum ada banyak hal yang berubah dari kelaziman perayaan Iduladha.

Jika biasanya umat Islam beramai-ramai menunaikan salat Id di lapangan terbuka maupun masjid, kemudian melakukan pemotongan hewan kurban dengan penuh suka cita di lingkungan masing-masing. Maka kali ini kebiasaan tersebut terpaksa ditahan demi mengantisipasi kerumunan di tengah pandemi yang meningkatkan risiko penularan virus.

Baca juga: Duh, Ibu Ini Mengaku Pernah Dijambak Perawat Eks RS Kadipolo Solo

Pemerintah sebelumnya telah resmi melarang pelaksanaan salat Id dan pemotongan hewan kurban yang memicu kerumunan di wilayah zona merah Covid-19. Sebagai gantinya masyarakat bisa menunaikan ibadah salat Id di rumah Bersama keluarga.

Meski demikian masih ada sejumlah warga yang menunaikan ibadah salat Iduladha di masjid secara berjemaah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Berita Terkait

Espos Premium

Mau Donor Darah Saat Pandemi? Aman Kok!

Mau Donor Darah Saat Pandemi? Aman Kok!

Sebelum pandemi stok darah yang dimiliki PMI cukup untuk kebutuhan empat hari, pada masa pandemi berkurang menjadi hanya dua hari. Selain khawatir tertular Covid-19, masyarakat pun sulit mengakses fasilitas donor darah akibat pembatasan mobilitas.

Berita Terkini

Puan Maharani Terima Beasiswa PIP, Begini Kisahnya...

Rano Karno mengaku terkejut ketika ada pelajar bernama Puan Maharani dan masuk dalam program PIP.

Alhamdulillah...Tak Ada Lagi PPKM Level 4 di Jawa dan Bali

Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan akan dilakukan uji coba pembukaan mal atau pusat perbelanjaan bagi anak usia di bawah 12 tahun.

Dipuji Bank Dunia, Airlangga: Vaksinasi dan Taat Prokes Cara Menangani Pandemi

Menurut Airlangga, pemerintah juga menekankan agar vaksinasi Covid-19 dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Manfaatkan Posisi Jenderal, Napoleon Bonaparte Diduga Bisa Aniaya M Kece di Rutan Bareskrim

Napoleon Bonaparte diduga kuat bisa menganiaya Muhammad Kece di balik jeruji besi karena merasa seorang atasan.

3 Petugas Jadi Tersangka Kebakaran LP Tangerang

Tiga tersangka tersebut merupakan pegawai LP Kelas I Tangerang berinisial RE, S, dan Y.

Jokowi Bubarkan 3 BUMN, Namanya Mungkin Anda Baru Dengar

Presiden Jokowi membubarkan tiga BUMN dan menggabungkannya dengan perusahaan pelat merah lain untuk efisiensi.

Mau Donor Darah Saat Pandemi? Aman Kok!

Sebelum pandemi stok darah yang dimiliki PMI cukup untuk kebutuhan empat hari, pada masa pandemi berkurang menjadi hanya dua hari. Selain khawatir tertular Covid-19, masyarakat pun sulit mengakses fasilitas donor darah akibat pembatasan mobilitas.

Menpan RB Pastikan Tak Ada Perekrutan CPNS Tahun Depan, Hanya PPPK

Menpan RB, Tjahjo Kumolo, menyebutkan perekrutan CASN tahun depan hanya untuk PPPK tak ada CPNS.

Irjen Napoleon Berdalih Agama untuk Aniaya Muhammad Kece, Polisi: Caper!

Bareskrim Polri menilai yang dilakukan Irjen Napoleon menyebarkan surat terbuka yang menyebut aksinya menganiaya Muhammad Kece berdalih agama sekadar cari perhatian alias caper.

Terbukti Menyelundupkan Harley Davidson, Ari Ashkara Akhirnya Tak Dipenjara, Lho?

JPU mencabut banding atas vonis PN Tangerang terhadap mantan Dirut Garuda, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, yang membuatnya tak dipenjara.

Tak Benarkan Tindakan Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, PBNU: Harusnya Didakwahi

PBNU tidak membenarkan melakukan kekerasan dengan alasan agama sekalipun seperti yang dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte kepada Muhammad Kece.

10 Berita Terpopuler : Batu Keramat di Sragen Tak Bisa Dipindah - 4 Wilayah di Jateng Rawan Tsunami

Informasi tentang batu keramat di Sragen hingga wilayah rawan tsunami masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Round Up: Faktor Agama Picu Kasus Pemukulan Irjen Napoleon terhadap Muhammad Kece

Pelecehan agama menjadi alasan Irjen Pol Napoleon Bonaparte memukul Muhammad Kece dan melumurinya dengan kotoran.

Dua Kunci untuk Mengubah Pandemi Covid-19 Jadi Endemi

Terdapat dua kunci yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengubah pandemi Covid-19 menjadi endemi. Kira-kira apa itu?

Penyaluran Kredit Bank Sampoerna Tembus Rp8,5 Triliun

Penyaluran kredit Bank Sampoerna berhasil menembus Rp8,5 triliun sampai akhir semester I/2021.