Tutup Iklan

Ini Dia Shesar Hiren Rhustavito, dari Sukoharjo Melejit di Piala Thomas

Shesar Hiren Rhustavito mencuri perhatian di panggung Piala Thomas 2021. Pebulu tangkis asal Sukoharjo itu menjadi penentu kemenangan Indonesia dalam dua laga beruntun.

 Shesar Hiren Rhustavito (Badmintonindonesia.org)

SOLOPOS.COM - Shesar Hiren Rhustavito (Badmintonindonesia.org)

Solopos.com, SOLO – Shesar Hiren Rhustavito mencuri perhatian di panggung Piala Thomas 2021. Pebulu tangkis asal Sukoharjo itu menjadi penentu kemenangan Indonesia dalam dua laga beruntun.

Berkat kemenangan yang diraihnya, Indonesia mampu lolos ke babak perempatfinal Piala Thomas 2021. Vito, sapaan akrabnya, dimainkan sebagai tunggal putra ketiga setelah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Kerap menjadi partai penentu, Vito pun menjawabnya dengan kualitas. Dia dua kali berhasil menjadi penentu kemenangan Indonesia. Pertama, Vito mampu mengalahkan Adulrach Namkul untuk memastikan Indonesia menang atas Thailand 3-2.

Baca Juga: Disiarkan TVRI, Ini Jadwal Piala Thomas Indonesia vs Malaysia Malam Ini

Setelahnya Vito melakukan comeback apik untuk berbalik menumpas tungga putra Taiwan Chi Yu Jen dengan skor 16-21, 21-18, 21-19. Kemenangan atas Yu Jen membuat Indonesia menang 3-2 dan menjadi juara Grup A.

Lantas seperti apa sebenarnya karier Vito. Seorang tokoh bulu tangkis Sukoharjo, Rudi Setyohadi, saat dihuhubungi Solopos.com, Kamis (14/10/2021), mengatakan Vito sebenarnya lebih senior ketimbang Ginting dan Jojo di Pelatnas.

Sebelum masuk Pelatnas, Vito lebih dulu lolos seleksi PB Djarum Kudus. Saat itu, usianya baru 13 tahun. Bersama PB Djarum dia mampu mengembangkan bakatnya dan memenangi sejumlah turnamen. Barulah, Vito masuk ke Pelatnas Cipayung.

“Sebenarnya, Vito lebih senior dibanding atlet bulutangkis lainnya yakni Anthony Ginting dan Jonatan Christie. Vito lebih dahulu masuk pelatnas dibanding kedua pebulutangkis tersebut,” ujar Rudi.

Meski lebih senior ketimbang Ginting dan Jojo, Vito kalah tenar dari kedua kompatriotnya itu. Terbukti saat ini, pebulu tangkis 27 tahun itu hanya mampu duduk di peringkat ke-19 ranking BWF. Sementara Ginting berada di peringkat kelima, dan Jojo berada di posisi ketujuh dunia.

Kendati demikian, Vito juga memiliki segudang prestasi. Dia tercatat pernah memenangai Kejurnas 2010 dan meraih medali emas PON 2012 di Riau di nomor perorangan dan beregu putra.

Baca Juga: Pebulu Tangkis Sukoharjo Bawa Indonesia Kalahkan Taiwan di Piala Thomas

Di level internasional, Vito pernah menyabet medali emas beregu putra SEA Games 2019 dan tergabung dalam skuad Indonesia saat memenangi Asia Team Championship 2020. Kini, dia tengah berjuang di panggung yang lebih besar di kejuaraan beregu bersama Tim Indonesia di Piala Thomas 2021.

Rudi menceritakan talenta bulu tangkis Vito muncul sejak kecil. Vito lantas diantar orangtuanya untuk masuk ke klub bulu tangkis di Kota Solo. Vito kecil menimba ilmu dan teknik bermain bulu tangkis di klub selama beberapa tahun.

Vito juga kerap mengikuti beragam kejuaraan bulu tangkis di wilayah Soloraya. “Vito kecil satu angkatan dengan anak saya saat berlatih bulutangkis. Mereka sering bertemu di turnamen atau kejuaraan bulu tangkis kategori usia dini,” jelasnya.


Berita Terkait

Espos Plus

Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Berita Terkini

Sport Tourism Didorong Jadi Tulang Punggung Pariwisata di Indonesia

Pemerintah konsisten mendorong pengembangan sport tourism menjadi salah satu tulang punggung pariwisata di masa mendatang.

Tanpa Elkan dan Egy, Timnas Indonesia Yakin Cemerlang di Laga Perdana

Salah satu andalan Timnas Asnawi Mangkualam yakin Indonesia akan mendapat hasil memuaskan di laga pertama.

Lolos ke Final Liga 3 Jateng, Persebi Ketemu Lagi dengan Persipa

Persebi Boyolali akan dipertemukan kembali dengan Persipa Pati pada laga final Liga 3 Zona Jateng.

Jos! Persebi Boyolali ke Final Liga 3 Jateng Usai Kalahkan Persak 2-1

Persebi Boyolali memastikan langkahnya ke babak final Liga 3 Zona Jateng setelah menaklukan Persak Kebumen dengan skor 2-1.

Pemain-Pemain Ini Terancam Terdepak dari MU, Siapa Saja?

Sejak kedatangan CR7 pada musim panas 2021, Cavani selalu menjadi pihak yang kalah saing.

Hasil Liga 1: Jonathan Cetak Brace, PSIS Taklukkan Persita 3-2

PSIS Semarang meraih kemenangan tipis 3-2 dari Persita Tangerang dalam lanjutan Liga 1 musim 2021-2022.

Ini Jadwal Pertandingan Persis Solo di Babak 8 Besar Liga 2

Persis Solo memastikan lolos sebagai kontestan babak delapan besar Liga 2 2021 di Grup X bersama Sriwijaya FC, RANS Cilegon FC, dan Persiba Balikpapan.

Punya Rekor Apik, Persebi Pede Hadapi Persak di Semifinal Liga 3 Jateng

Persebi Boyolali akan melakoni laga semifinal Liga 3 Jateng menghadapi Persak Kebumen di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang.

Laga Final, Barcelona!

Jika Barcelona kalah dan Benfica menang, mimpi Barcelona lolos ke babak berikutnya harus terhenti.

Menang Adu Penalti, Persipa Pati Kunci Tiket ke Final Liga 3 Jateng

Persipa Pati memastikan lolos ke babak final Liga 3 Jateng setelah mengalahkan PSIP Pemalang melalui drama adu penalti.

Suporter Persis Solo Sambut Baik Liga 2 Disaksikan Penonton

Aulia Haryo mengatakan kuota terbatas jumlah penonton harus disikapi dengan baik oleh wadah organisasi suporter.

Jelang Babak 8 Besar, Persis Solo Harus Lupakan Catatan Buruk 1 Dekade

Skuat Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, memiliki dua catatan buruk gagal melaju ke babak semifinal setelah tumbang di babak delapan besar dalam satu dekade lalu.

Tekad FC Porto Mendampingi Liverpool

FC Porto juga berupaya menjaga rekor lima kemenangan beruntun di rumah mereka dalam semua ajang.

Gagal ke 8 Besar Liga 2, PSG Pati Lepas Pemain Pilar

Manajemen tim berlogo kuda hitam dikatakannya juga membuka pintu lebar-lebar untuk tim-tim Liga 1 ataupun tim delapan besar Liga 2 2021 yang ingin memakai jasa pemain tim PSG Pati.

Prediksi Persita Vs PSIS: Bangkit atau Kian Terpuruk

Prediksi laga Liga 1 2021 pekan ke-16 antara Persita Tangerang dengan PSIS Semarang akan berlangsung sengit.

Kabar Gembira, Babak 8 Besar Liga 2 Diuji Coba Pakai Penonton

Ia menambahkan penonton yang hadir di stadion merupakan tamu undangan sehingga memperhatikan jumlah kuota stadion.