Ini Dia Lokasi Alun-alun Lama di Kudus, Dekat Makam Sunan Kudus

Berikut alamat lengkap lokasi Alun-alun lama di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), yang kini telah berubah menjadi taman.

 Potret Alun-alun Kudus pada tahun 1955. (kuduskab.go.id)

SOLOPOS.COM - Potret Alun-alun Kudus pada tahun 1955. (kuduskab.go.id)

Solopos.com, KUDUS — Pemerintah Kabupaten Kudus berencana melakukan revitalisasi Alun-alun lama di Kudus pada akhir tahun 2022 ini. Lokasi Alun-alun lama di Kudus saat ini menjadi Taman Menara Kudus, dan letaknya berdekatan dengan kompleks Menara dan Makam Sunan Kudus.

Rencana revitalisasi Alun-alun lama di Kudus disampaikan Bupati Kudus, H.M. Hartopo, seusai mengikuti sidang paripurna, Kamis (11/8/2022). Ia bahkan menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan revitalisasi alun-alun itu mencapai Rp800 juta.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Kami anggarkan di perubahan [APBD] ini. Ada Rp800 juta kalau tidak salah,” ujar Hartopo, dikutip dari laman Murianews.com.

Alun-alun lama di Kudus sebenarnya memiliki sejarah panjang terhadap keberadaan Kabupaten Kudus. Lokasi alun-alun lama di Kudus ini berdekatan dengan makam Sunan Kudus, tepatnya di Jalan Sunan Kudus, Pejaten, Langgardalem, Kecamatan Kota Kudus.

Kendati demikian, Alun-alun lama Kudus ini saat ini telah berubah menjadi Taman Menara Kudus. Pembangunan Taman Menara Kudus di alun-alun lama itu dilakukan Pemkab Kudus pada tahun 2015 lalu.

Baca juga: Alun-Alun Lama Kudus bakal Direvitalisasi, Segini Anggarannya

Lokasi Alun-alun lama Kudus yang saat ini menjadi Taman Menara Kudus ini diperkuat dengan adanya sebuah pohon beringin di tempat itu. Pohon beringin tersebut merupakan ciri dari keberadaan alun-alun di Jawa. Saat ini, Alun-alun lama Kudus ini digunakan untuk area parkir mobil dan pangkalan ojek untuk para peziarah makam Sunan Kudus.

Meski demikian, Pemkab Kudus ingin mengembalikan lagi fungsi alun-alun lama di Kudus itu, yang lokasi saat ini menjadi Taman Menara Kudus. Tempat ini nantinya akan menjadi pusat beragam kegiatan masyarakat Kudus, terutama dalam hal seni dan budaya.

“Akan kami upayakan untuk bisa terealisasi, sehingga pelaku seni punya wadah untuk menunjukkan kreativitasnya,” ujar Bupati Kudus.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Wingko Semarang Jadi Andalan Kota Semarang Atasi Demam Berdarah

      Pemkot Semarang menerapkan strategi pengembangbiakan nyamuk Wolbachia untuk menekan kasus demam berdarah melalui program Wingko Semarang.

      Brutal, Pemandu Karaoke Sunan Kuning Semarang Dikeroyok Rekan Seprofesi

      Aksi pengeroyokan dilakukan tiga pemandu karaoke atau PK Sunan Kuning Semarang terhadap satu rekan seprofesinya.

      Ternyata, Warga Argomulyo Salatiga Kesulitan Air Bersih Sejak Agustus

      Sejumlah warga di Kelurahan Randuacir, Kota Salatiga, mengeluhkan sulitnya mendapatkan kebutuhan air bersih sejak Agustus 2022 atau saat musim kemarau.

      Beli Jenglot Pakai Uang Palsu di Banjarnegara, Kakek asal Purworejo Ditangkap

      Seorang kakek asal Purworejo berniat membeli jimat berbentuk jenglot di Banjarnegara dengan menggunakan uang palsu.

      Gubernur Ganjar Terbitkan SE, Kepala Daerah di Jateng Harus Gunakan Aspal Buton

      Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menerbitkan SE yang meminta kepada kepala daerah di seluruh Jateng untuk menggunakan aspal Buton.

      Inspiratif, Pemuda Tuntang Semarang Bawa Kerajinan Eceng Gondok ke Pasar Eropa

      Kisah inspiratif datang dari pemuda asal Tuntang, Kabupaten Semarang, yang menyulap eceng gondok Rawa Pening menjadi kerajinan bernilai tinggi dan diminati pasar Eropa.

      Srintil Sang Primadona, Mahal dan Satu-Satunya di Dunia

      Srintil adalah nama tembakau khas dan satu-satunya di dunia yang berasal dari Temanggung yang harga per kilogramnya hampir setara dengan emas 24 karat.

      Sosok Moetiah Korban G30S/PKI Kebal Ditembak di Kuburan Massal Plumbon Semarang

      Cerita korban G30S/PKI, Moetiah, yang kebal saat ditembak dan dimasukkan hidup-hidup ke dalam kuburan massal di Plumbon, Semarang, Jawa Tengah.

      Bandara Ngloram Diminta Buka Penerbangan Komersial Lagi, Ini Kata Bupati Blora

      Bandara Ngloram di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), diminta untuk kembali melayani penerbangan komersial.

      Cuaca Ekstrem Landa Jateng dalam 3 Hari ke Depan

      BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Jateng akan mengalami cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi selama tiga hari ini.

      Kamp Plantungan Kendal: Dulu Penjara bagi Gerwani, Kini Pemandian Air Panas

      Pemandian air panas Tirta Assyifa di perbatasan Kabupaten Kendal dan Batang di Jawa Tengah menyimpan kepingan peristiwa tahun 1965, yakni terkait Kamp Plantungan.

      Jadi Tersangka Kasus Suap, Pengacara Semarang Ngaku Tak Kenal Hakim MA

      Pengacara Semarang, Yosep Parera, yang ditangkap KPK atas dugaan kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) mengaku tidak kenal dengan hakim agung.

      Kasus Pembunuhan PNS Semarang Belum Terungkap, 3 Saksi Minta Perlindungan LPSK

      LPSK mengungkap ada tiga saksi dalam kasus pembunuhan PNS Kota Semarang, Iwan Boedi, yang mengajukan permohonan perlindungan.

      Pengacara Semarang Tersangka Suap MA Beri Pernyataan Tertulis, Begini Isinya

      Pengacara asal Semarang, Yosep Parera, yang menjadi tersangka kasus dugaan suap hakim agung Mahkamah Agung (MA) memberikan pernyataan tertulis atas kasus yang tengah menjeratnya.

      Pandemi Melandai, Kunjungan Wisatawan Candi Borobudur Penuhi Target

      Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur pada tahun 2022 ini diklaim telah memenuhi target, yakni 1,2 juta orang.