Tutup Iklan

Ini Dia Juara Mas Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2021

Zaki Adi Saputra dan Fransiska Ervin P.N terpilih sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2021 yang diselenggarakan Pemkab Sukoharjo.

 Zaky Adi Saputra dan Fransiska Evi Ayu Puspita terpilih sebagai Mbak dan Mas Duta Wisata Sukoharjo 2021 di Auditorium Gedung Menara Wijaya, Setda Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (23/10/2021). (Istimewa/Humas Pemkab Sukoharjo)

SOLOPOS.COM - Zaky Adi Saputra dan Fransiska Evi Ayu Puspita terpilih sebagai Mbak dan Mas Duta Wisata Sukoharjo 2021 di Auditorium Gedung Menara Wijaya, Setda Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (23/10/2021). (Istimewa/Humas Pemkab Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO– Zaki Adi Saputra dan Fransiska Ervin P.N terpilih sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2021 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo di Auditorium lantai 10 Gedung Menara Wijaya Setda Kabupaten Sukoharjo Sabtu (23/10/2021).

Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Sukoharjo disiarkan secara daring melalui youtube Kabupaten Sukoharjo. Pelaksanaan pemilihan juga dilakukan dengan protokol kesehatan atau prokes ketat dan dilakukan dengan singkat serta terbatas.

Setelah melalui seleksi ketat, sebanyak 10 pasangan bersaing di tahap final. Mereka diuji pengetahuan terkait pariwisata, potensi, dan strategi untuk mepromosikan wisata dan potensi lokal di Sukoharjo.

Setelah melalui berbagai tahap, finalis perwakilan Kecamatan Kartasura, Zaki Adi Saputra keluar sebagai juara pertama Mas Duta Wisata Sukoharjo dan Fransisca Ervin P.N perwakilan dari kecamatan Mojolaban keluar sebagai juara pertama Mbak Duta Wisata Sukoharjo.

Baca juga: Jos! Polres Sukoharjo Tercepat Kedua Salurkan Bantuan Untuk PKL

Plt. Sekretaris Disdikbud Sukoharjo, Endang Hariyanti, mengatakan pemilihan mas dan mbak Duta Wisata Sukoharjo merupakan agenda rutin untuk mencari sosok generasi muda yang berwawasan, berkepribadian disiplin dan mandiri. Dia mengatakan, seleksi sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dengan jumlah pendaftar sebanyak 72 orang dengan rincian 28 peserta putra dan 44 peserta putri.

“Tujuan penyelenggaraan pemilihan Duta Wisata ini, kami ingin mencari sosok muda yang bisa memajukan industri pariwisata dan hal lainnya di Sukoharjo. Kami ingin nantinya pemenang yang terpilih bisa mengenalkan potensi di Sukoharjo di kancah regional, nasional dan internasional,” ucap dia dalam sambutan.

Baca juga: BMKG Perkirakan Cuaca Buruk Landa Soloraya, Waspada Banjir & Longsor

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyambut baik kembali dilaksanakannya pemilihan Duta Wisata Sukoharjo. Dia berharap para juara bisa membantu Pemkab Sukoharjo mempromosikan potensi wisata dan produk lokal unggulan Sukoharjo. Dia juga mendorong para generasi muda untuk terus berekspresi secara kreatif melalui berbagai hal.

“Kami selalu mendorong generasi muda untuk terus berkembang. Dengan adanya pemilihan ini kami harapkan para juara bisa membantu mempromosikan dan berdampak pada meningkatnya ekonomi di sektor pariwisata,” jelas dia.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

3.065 Guru Honorer di Sragen Berebut 807 Formasi PPPK

Pada seleksi PPPK tahap I di Sragen hanya terisi 782 lowongan, sehingga digelar seleksi tahap II untuk mengisi 807 lowongan yang tersisa.

Solo Hari Ini: 6 Desember 2014, Berpulangnya Sang Pengusaha Sukses

Tujuh tahun lalu, tepatnya pada 6 Desember 2014, seorang pengusaha sukses asal Solo berpulang. Dia adalah Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS) Food, Priyo Hadi Sutanto, yang mengembuskan napas pada usia 64 tahun.

Semester Genap Dimulai 20 Desember, Siswa Karanganyar Tak Libur Nataru

Disdikbud Karanganyar memastikan pembelajaran siswa untuk semester genap dimulai 20 Desember 2021. Sistem pembelajarannya akan dilakukan secara daring alias pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Wahana Baru Wisata Batu Putih Bayat Klaten Ditarik Lagi ke Gudang

Saat ini rata-rata pengunjung Wisata Batu Putih per hari hanya 50 orang.

Jembatan Terpanjang se-Jateng untuk Mendukung Agropolitan Miri Sragen

Kehadiran jembatan penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri, Sragen, bakal memudahkan mobilitas warganya yang selama ini harus melintasi wilayah Boyolali untuk bisa ke Sragen kota.

Waktu Pembangunan Fisik Jembatan Terpanjang se-Jateng Belum Pasti

Besarnya anggaran pembangunan jembatan terpanjang se-Jatenng membuat Pemkab Sragen harus mencari dukungan anggaran ke pemerintah pusat dan provinsi.

Sragen Bakal Punya Jembatan Terpanjang di Jateng, Kini Pembebasan Lahan

Pemkab Sragen akan membangun jembatan terpanjang di Jawa Tengah penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri. Tahun ini baru memasuki tahap pembebasan lahan.

Ada MCK Kuno Era Mangkunagoro VII di Kestalan Solo, Begini Sejarahnya

Ponten atau MCK kuno di pinggir Kali Pepe, Kestalan, Solo, yang merupakan peninggalan era Mangkunagoro VII terlihat megah dengan arsitektur gaya Eropa.

119 ODHA Karanganyar Putus Pengobatan

Dinkes Karanganyar menyebut orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang pengobatannya belum tuntas sangat berisiko menularkan virus kepada orang lain.

LPQ Al-Amin Denokan Sukoharjo Kenalkan Lingkungan Anak lewat Outbound

Kegitan ini untuk mengenal lingkungan sekitar, meningkatkan interaksi sesama santri, dan membangun hubungan antara pendidik dan santri.

Seleksi Perangkat Desa Wonogiri, Sekolah Sediakan Komputer Cadangan

CAT serentak untuk pengisian perangkat desa di Wonogiri bakal digelar di 54 sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan.

WCC Solo Jadi Wadah Terbesar Pesepeda Wanita Soloraya

Women's Cycling Community (WCC) menjadi wadah terbesar pesepeda wanita Soloraya.

Pemkab Sragen Gulirkan Sekolah Unggulan di Saat Ada SD Ambruk

Bupati Sragen mengakum belum meninjau langsung sekolah yang atapnya ambruk. Ia meminta Disdikbud Sragen untuk memetakan kondisi sekolah yang rusak.

Bakul Tengkleng di Solo Baru Viral Karena Ngepruk Harga, Ini Lokasinya

Warung kaki lima yang menjual tengkleng di Gogrol, Solo Baru, Sukoharjo, mendadak viral karena mematok harga yang dianggap tidak masuk akal kepada pembeli.

Kasus Covid-19 pada Ibu Hamil di Karanganyar Tinggi

Dari 5.356 ibu hamil di Karanganyar, sebanyak 263 di antaranya terkonfirmasi Covid-19. Sementara angka kematian ibu hamil tahun ini meningkat dua kali lipat ketimbang sathu lalu.