Ini Dia Identitas Para Pemotor Ugal-Ugalan yang Bawa Sajam di Sragen

Polres Sragen menetapkan tiga remaja dalam aksi ugal-ugalan naik sepeda motor sambil membawa senjata tajam. Aksi mereka terekam video dan viral.

 Polisi menunjukkan barang bukti dalam aksi konvoi ugalan-ugalan membawa senjata di Sragen yang sempat viral di media sosial saat jumpa pers di Mapolres setempat pada Jumat (18/11/2022). (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

SOLOPOS.COM - Polisi menunjukkan barang bukti dalam aksi konvoi ugalan-ugalan membawa senjata di Sragen yang sempat viral di media sosial saat jumpa pers di Mapolres setempat pada Jumat (18/11/2022). (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

Solopos.com, SRAGEN — Polres Sragen menetapkan tiga tersangka dalam aksi pengendara motor ugal-ugalan sambil bawa senjata tajam (sajam) di Sragen yang videonya sempat viral di media sosial.

Wakapolres Sragen, Kompol Iskandar, mewakili Kapolres AKBP Piter Yanottama mengatakan ketiga tersangka tersebut masih remaja. Mereka adalah  D, 18, warga Masaran;  G, 15, warga Sidoharjo; dan D, 14, warga Kedawung. Sebelum menetapkan tiga tersangka tersebut, polisi sempat menangkap sembilan orang yang diduga pelaku dalam konvoi ugal-ugalan tersebut.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Pada Sabtu [12/11/2022] sekitar pukul 21.00 WIB, para remaja ini berkumpul di angkringan Raharja. Kemudian pada Minggu [13/11/2022 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, remaja tersebut konvoi di jalan. Setibanya di ring road utara, tepatnya di depan Hotel Palma Sragen, para pelaku ini melancarkan aksi dengan cara mengayun-ayunkan senjata tajam berupa celurit ataupun tongkat pemukul ke warga yang berpapasan,” terang Iskandar saat jumpa pers di Mapolres, Jumat (18/11/2022).

Video aksi mereka diambil oleh salah satu dari remaja itu sendiri, kemudian diviralkan. Tujuannya untuk menunjukkan eksistensi mereka di Sragen.

Baca Juga: Viral Video Pemotor Ugal-Ugalan Bawa Sajam di Sragen, Polisi: Sudah Ditangkap

Kasatreskrim Polres Sragen, AKP Lanang Teguh Pambudi, mengatakan sebelum beraksi di ring road utara, para remaja tersebut sempat diolok-olok saat nongkrong di angkringan.

“Pada Sabtu pukul 21.00 WIB,  tiga pelaku dan enam temannya nongkrong di angkringan Raharja. Tidak lama kemudian ada gerombolan lainnya yang mengendarai sepeda motor yang berjumlah sekitar sepuluh orang yang lewat di depan angkringan tersebut,” terang Lanang.

Salah satu tersangka, yakni D, tidak terima dengan gerombolan tersebut dan menyuruh G  umfuk mengambil celurit di rumahnya. Sementara D mengambil tongkat baseball yang berada di gerobak angkringan tersebut.

“Setelah itu, semuanya melakukan konvoi untuk mencari gerombolan tersebut dari angkringan menuju ke timur sampai di simpang tiga RSUD, kemudian belok kiri menuju ring road utara,” terang Lanang.

Baca Juga: Polisi Tangkap 7 Pemuda Terkait Video Viral Pemotor Ugal-Ugalan di Jalan

Tongkat baseball tersebut juga remuk karena diayunkan ke badan truk. Hal ini bertujuan untuk menakuti orang yang berpapasan. Namun tidak ada korban dalam kejadian ini. Saat ini belum ada penahanan para tersangka.

Sementara itu, barang bukti dalam aksi ini adalah satu sabit warna hitam, satu buah tongkat baseball warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Vario , dan satu unit sepeda motor Scoopy warna hitam merah.

Atas aksi para pelaku terancam maksimal sepuluh tahun penjara, karena dugaan pemilikan senjata tajam dan senjata pukul berdasarkan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1991.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Selain Parang, Batik Motif Slobog juga Wajib Dihindari Tamu Pernikahan Kaesang

      Selain parang/lereng, ada motif batik lain yang wajib dihindari untuk dikenakana oleh tamu acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, yaitu motif slobog.

      Korsleting, 1 Rumah di Permukiman Padat Penduduk Delanggu Klaten Terbakar

      Diduga akibat korsleting, satu rumah di tengah permukiman Dukuh Sanggrahan, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu terbakar, Jumat (9/12/2022) dini hari.

      Solopos Hari Ini: Pesta Raya Demokrasi di Desa

      Pemilihan kepala desa (pilkades) di Sukoharjo menjadi pesta rakyat dan dirayakan dengan cara yang khas.

      Presien Jokowi Ungkap Momen Iriana hingga Bobby Menangis saat Siraman Kaesang

      Presiden Jokowi mengungkapkan momen Kaesang Pangarep, Ibu Negara Iriana, dan Bobby Nasution menangis saat acara siraman jelang pernikahan Kaesang di Sumber, Solo, Jumat (9/12/2022).

      Kalahkan Solo, Penurunan Kemiskinan di Sragen 2022 Tertinggi Kedua di Soloraya

      Persentase penurunan kemiskinan di Sragen tahun ini menjadi yang tertinggi kedua di Soloraya. Bahkan, dibandingkan persentase penurunan kemiskinan rata-rata di Jateng, Sragen masih lebih tinggi.

      Belum Nyerah! Tuntas Subagyo Yakin PKR bakal Berlaga di Pemilu 2024

      Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, optimistis partainya bakal lolos dan bisa berlaga di Pemilu 2024.

      Bermodal Rp500.000, Mantan KPM PKH di Sragen Kini Miliki 3 Warung Mi Ayam

      Juragan mi ayam dengan label warung Pak Ndut itu menyatakan keluar dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH tahun lalu dan kini sukses dengan memiliki tiga warung mi ayam di wilayah Masaran.

      Janur Kuning Melengkung dan Kembar Mayang dalam Pernikahan Adat Jawa

      Puluhan janur kuning melengkung mulai dipasang menjelang pernikahan adat Jawa, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022), selain janur kuning, kembar mayang juga ikut dipasang.

      Realisasi Pendapatan Pajak 2022 di Sukoharjo Naik 16,91%

      Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sukoharjo Richard Tri Handoko menyebut capaian realisasi pajak daerah sampai dengan (30/11/2022) naik 16,91%.

      Bakesbangpol Karanganyar Gelar Penguatan Kerukunan Beragama, Ini Tujuannya

      Pertemuan bertujuan merawat kerukunan umat beragama dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan serta stabilitas negara.

      Ribuan Sukarelawan Jokowi akan Pakai Tanda Pengenal di Pernikahan Kaesang

      Saat ini terdata 13.000 orang lebih [sukarelawan] yang akan datang dan seluruhnya akan diberi tanda pengenal.

      Menang Lawan Petahana, Cakades Terpilih di Wonogiri Akan Rangkul Lawan

      Aris Wahyu Suryanto, mengatakan setelah dinyatakan terpilih dan mengalahkan cakades petahana nomor urut 2, Margono, akan berupaya membangun hubungan baik dengan pihak lawan

      Stok Darah PMI Karanganyar Hari Ini 9 Desember 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Karanganyar hari ini, Jumat (9/12/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Nyam, Festival Durian Lokal Digelar 4 Hari di Selogiri Wonogiri, Ini Jadwalnya

      Di antara durian lokal yang dijual, berasal dari Sumatra, Kalimantan, hingga beberapa daerah di Jawa. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp100.000/tiga buah hingga Rp120.000/buah.

      Diawali Menteri Nyirami Kaesang, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Terakhir

      Ada tujuh pasangan yang melakukan siraman kepada calon manten Kaesang yang merupakan keluarga Presiden Jokowi serta menteri, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md bersama istri.