Ini Dia 5 Tempat Paling Angker di Semarang

Kota Semarang tak hanya memiliki sederet tempat wisata. Ibu Kota Jawa Tengah (Jateng) ini juga menyimpan sejumlah tempat-tempat angker yang dipercaya dihuni hantu atau makhluk halus.

 Lawang Sewu. (Instagram-@abednego.wibowo21)

SOLOPOS.COM - Lawang Sewu. (Instagram-@abednego.wibowo21)

Solopos.com, SEMARANG — Perayaan Halloween memang bukan sebuah tradisi di Indonesia. Meski demikian, seiring berkembangnya zaman banyak orang-orang di Indonesia yang merayakan Hallowen yang diperingati setiap tanggal 30 Oktober itu.

Hallowen yang di sejumlah negara diperingati sebagai hari untuk mengenang orang yang telah meninggal dunia itu pun identik dengan hal-hal yang menyeramkan seperti hantu, makhluk halus, dan lain-lain.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Nah, di Kota Semarang ada beberapa lokasi yang dipercaya merupakan tempat yang menyimpah sederet kisah misteri, menyeramkan, atau angker.

Bahkan, sejumlah orang yang tergabung dalam komunitas Semarangker, kerap mendatangi tempat itu hanya untuk sekadar menguak misteri maupun uji nyali.

Ketua Semarangker, Pamuji Yuono, mengatakan selama ini banyak tempat angker di Semarang yang kerap dikunjungi komunitasnya. Bukan untuk mengamini bahwa tempat itu angker, namun kunjungan anggota Semarangker lebih untuk menguak misteri dan memecahkan mitos yang selama ini dipercaya secara turun menurun.

“Tujuan Semarangker itu bukan untuk mempercayai mitos. Kita justru tertantang untuk memecahkan mitos dan misteri yang selama ini dipercaya masyarakat. Kita ingin membuktikan bahwa semua itu bergantung pada iman yang kita miliki,” ujar Pamuji saat dijumpai Semarangpos.com di markas Semarangker, Jl. Lamper Raya, Kota Semarang, Selasa (29/10/2019).

Penasaran tempat mana saja yang dipercaya sebagai tempat angker di Kota Semarang? Simak daftarnya.

  1. Hotel Sky Garden di Bukit Gombel
Ilustrasi Hotel Sky Garden di Gombel Semarang. (Instagram @semarangker.official)

Bukit Gombel selama ini memang dikenal sebagai tempat yang angker di Semarang. Bahkan berdasarkan acara On The Spot di Trans 7, Gombel merupakan satu dari tujuh tempat angker di Indonesia.

Keangkeran Gombel tak terlepas dari banyaknya kisah misteri yang berasal dari tempat itu. Bahkan, menurut mitos Gombel merupakan asal mahkluk halus Wewe Gombel.

Menurut Pamuji salah satu lokasi paling angker di Gombel terletak di kawasan Hotel Sky Garden. Hotel yang mangkrak sejak 1982 atau 37 tahun silam itu dipercaya menjadi sarang tempat makhluk halus, mulai dari Wewe Gombel, Kuntilanak, hingga pocong.

“Di Gombel berbagai sudut tempatnya memang angker. Di situ kan jadi salah satu titik paling horor di Indonesia. Kalau menurut saya, angkernya sih karena bangunan tua dan sudah lama tidak terawat,” ujar Pamuji.

Baca juga: Misteri Sendang Nganten Di Bukit Gombel Semarang

  1. Lawang Sewu
Lorong dekat tangga menuju ruang bawah tanah Lawang Sewu, Kota Semarang, Jateng. (Facebook.com-Rio Hernandes)
Lorong dekat tangga menuju ruang bawah tanah Lawang Sewu, Kota Semarang, Jateng. (Facebook.com-Rio Hernandes)

Tempat lain di Semarang yang dipercaya horor tak lain adalah Museum Lawang Sewu. Menurut Pamuji, lokasi paling seram di Lawang Sewu berada di ruang bawah tanah atau lantai basement.

Tempat itu dipercaya angker karena bekas ruang tahanan pada masa penjajahan Belanda. Letaknya yang gelap, pengap, dan di ruang bawah tanah yang sempit, dipercaya banyak memakan ratusan korban dari kalangan tahanan.

“Karena lokasinya kan pengap, gelap, dan jarang disentuh manusia jadi dipercaya dihuni makhluk halus. Tapi, enggak tahu sekarang. Katanya setelah direnovasi jadi bagus. Yang seram ganti tiket masuknya,” kelakar Pamuji.

  1. Watu Kunti

Di dalam Hutan Tinjomoyo, ungkapnya juga terdapat tempat yang konon sangat angker. Pamuji bilang tempat itu bernama Waru Kunti. Letaknya yang berada jauh dari keramaian, membuat Watu Kunti sering dipakai untuk tempat pemujaan bagi segelintir warga.

“Kita pernah gelar tur umum ke sana. Dulunya Watu Kunti itu dipakai untuk pemujaan warga yang ingin naik pangkat, mencari pelarisan, jodoh, dan lain-lain. Tapi, Semarangker selalu tertantang untuk melawan mitos yang berkembang di masyarakat selama tidak melanggar norma agama,” bebernya.

Watu Kunti, lanjut Pamuji, berwujud batu besar. Lokasinya berada di dalam Hutan Tinjomoyo. Orang-orang yang percaya, Watu Kunti dihuni makhluk halus berwujud kuntilanak.

  1. Villa Singontoro
Villa Singontoro di Semarang (Youtube @Joe Kal)

Berbentuk sebuah bangunan kuno zaman kolonial, Villa Singontoro terletak di kawasan Tanah Putih, Kecamatan Candisari.

Villa Singontoro merupakan rumah tua yang sudah lama tidak berpenghuni. Menurut Pamuji, saking seramnya, Villa Singontoro pernah dijadikan lokasi uji nyali sebuah acara televisi swasta.

Baca juga: Asal Usul Gunung Brintik Semarang & Sosok Perempuan Berambut Keriting

“Konon rumah itu juga sering didatangi orang untuk mencari pesugihan. Tapi, menurut saya, rumah itu seram karena memang sejak lama tidak dihuni,” ujarnya.

  1. Rumah Spanyol

Satu lagi lokasi atau tempat yang dianggap angker menurut Semarangker. Lokasi itu berbentuk bangunan tua yang terletak di kawasan Gajah Mungkur, Kota Semarang. Rumah tua itu sering disebut dengan nama Rumah Spanyol.  

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Tiap Tahun Penduduk Indonesia Buang Porsi Makan 125 Juta Orang

+ PLUS Tiap Tahun Penduduk Indonesia Buang Porsi Makan 125 Juta Orang

Data Program Lingkungan PBB (UNEP) menyebut Indonesia menjadi negara yang paling banyak menghasilkan sampah makanan di Asia Tenggara yang setara dengan porsi makan 61 juta hingga 125 juta orang atau 29-47% populasi.

Berita Terkini

Pelajar SMP Kudus Sajikan Barongsai saat Sincia

<strong>Semarangpos.com, KUDUS —</strong> Ratusan pelajar SMP Kanisius Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (24/1/2020), menggelar sincia atau perayaan Tahun Baru 2571 Imlek dengan menggelar atraksi barongsai, liong, wushu, dan membagi-bagikan kue keranjang.

Kirab Merah Putih di Batang Dibalut Haul Tokoh Utama

<strong>Semarangpos.com, BATANG —</strong> Pemerintah Kabupaten Batang, Minggu (26/1/2020) siang, memperingati haul tokoh ulama setempat, Ki Ageng Kunci Subah atau Kiai Ismail Abdul Hadi. Ratusan warga Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah mengikuti <em>Kirab Merah Putih</em> yang dihelat dalam rangkaian acara itu.

KKP Semarang Siapkan Ruang Isolasi Korban Virus Corona di Bandara Semarang

<strong>Semarangpos.com, SEMARANG —</strong> Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang menyiapkan ruang isolasi di Bandara Internasional Jenderal Besar Ahmad Yani Semarang demi mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus corona (novel Coronavirus/nCov) dari penumpang yang terindikasi menderita penyakit serupa pneumonia berat.

BPBD Banyumas Cari Warga Tenggelam di Sungai Bener

<strong>Semarangpos.com, CILACAP —</strong> Tim search and rescue (SAR/pencarian dan pertolongan), Sabtu (25/1/2020), menggelar operasi untuk mencari seorang warga Desa Pekaja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di Sungai Bener.

Pekalongan & Batang Banjir, Warga Diungsikan BPBD

<strong>Semarangpos.com, PEKALONGAN —</strong> Hujan deras disertai angin kencang, sejak Sabtu (25/1/2020) malam hingga Minggu (26/1/2020), melanda Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Buntutnya, kedua wilayah itu pun kebanjiran sehingga warga harus diungsikan.

Bea Cukai Kudus Selamatkan Rp937,3 Juta Kerugian Negara

<strong>Semarangpos.com, KUDUS —</strong> Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus, Jawa Tengah mencatatkan Rp937,3 juta penyelamatan potensi kerugian negara melalui penindakan pelanggaran pita cukai rokok di sejumlah daerah.

Gubernur Jateng Bertekad Inovasi demi Penuhi Kekurangan Pegawai

<strong>Semarangpos.com, BATANG —</strong> Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (23/1/2020), hadir dalam <em>Peluncuran Mal Pelayanan Publik</em> di Kabupaten Batang. Dalam kesempatan itu, ia melontarkan tekadnya melakukan inovasi demi memenuhi kekurangan pegawai.

Temanggung Entaskan Kemiskinan Pakai Gebraks

<strong>Semarangpos.com, TEMANGGUNG —</strong> Dinas Sosial Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah melakukan Gerakan Bersama Menuju Keluarga Sejahtera (Gebraks) sebagai salah satu upaya mengentaskan kemiskinan.

Kemenag Banyumas Jadwalkan Rekaman Biometrik Calon Haji

<strong>Semarangpos.com, PURWOKERTO —</strong> Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadwalkan perekaman biometrik untuk pembuatan paspor bagi calon haji yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun 2020.

Ganjar Pranowo Ingantkan Toleransi Beragama Ada Sejak Zaman Nabi dan Wali

<strong>Semarangpos.com, SEMARANG —</strong> Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa toleransi antarumat beragama berupa sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan sudab ada sejak zaman nabi serta wali.

Aplikasi Sipapat Jadi Andalan Pati Mudahkan Pelayanan di Tingkat Desa

<strong>Semarangpos.com, PATI —</strong> Bupati Pati Haryanto membanggakan aplikasi Sistem Pengelolaan Potensi dan Administrasi Terpadu (Sipapat) yang diyakini bakal memudahkan pelayanan di tingkat desa karena terintegrasi dengan kabupaten.

Satpam Pura Kudus Raih Sertifikat Emas Mabes Polri

<strong>Semarangpos.com, KUDUS —</strong> Satuan Pengamanan PT Pura Group Kudus, Jawa Tengah meraih prestasi hingga diganjar sertifikat emas dari Mabes Polri. Satpam Pura Kudus dianggap telah menerapkan sistem manajemen pengamanan yang sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan kepolisian.

Barongsai Armed 11 Rayakan Sincia di Borobudur

<strong>Semarangpos.com, MUNGKID —</strong> Grup kesenian Barongsai Batalyon Armed 11/Guntur Geni Magelang meramaikan sincia atau perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1/2020).

Sincia 2571 Imlek, Ganjar Pranowo Mainkan Barongsai

<strong>Semarangpos.com, SEMARANG —</strong> Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampil bermain barongsai saat Sincia atau Perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1/2020).

Polres Banjarnegara Intensifkan Polisi Sahabat Anak, Ini Tujuannya…

<strong>Semarangpos.com, BANJARNEGARA —</strong> Polres Banjarnegara bertekad mengintensifkan program Polisi Sahabat Anak demi menumbuhkan kedisiplinan dan kesadaran hukum masyarakat sejak usia dini. Langkah itu dilakukan demi menanamkan kedisiplinan dan kepedulian lingkungan generasi muda.

Baru 16 OPD Pekalongan Berinovasi Layani Publik

<strong>Semarangpos.com, KAJEN —</strong> Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan inovasi pelayanan publik karena dari 72 OPD di pemkab itu, baru 16 di antaranya yang melakukan inovasi permudah layanan publik.