Festival Ayo Membaca (FAM) 2019. (Solopos)

Solopos.com, SOLO -- Juri lomba majalah dinding (mading) tiga dimensi dalam rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2019 telah memutuskan 10 sekolah finalis yang akan melaju ke babak final yang bakal digelar pada 30 Oktober di Solo Grand Mall (SGM).

Selama tiga hari, yakni Kamis-Sabtu (24-26/10), tim juri akan mengunjungi 10 SMA/SMK sederajat yang lolos penjurian tahap awal tersebut. Ketua Panitia FAM 2019, Kaled Hasby Ashshidiqy, mengatakan pada Rabu (23/10) sore tim juri telah menilai unggahan belasan peserta lomba mading tiga dimensi dengan tema Milenial Melek Ekonomi dan Keuangan Digital di media sosial Instagram.

Diqy, sapaan akrab Kaled, menilai secara umum karya peserta lomba mading bagus dan menarik. Finalis lomba mading tiga dimensi FAM 2019 adalah SMAN1 Sambungmacan Sragen, SMA Assalaam Sukoharjo, SMKN 3 Solo, SMA MTA Solo, SMA Warga Solo, SMA Islam Diponegoro Solo, dan SMAN 2 Solo. Selain itu, ada SMA Kerjo Karanganyar, SMA Pengda 2 Karanganyar, dan SMAN 1 Nganjuk.

Diqy mengapresiasi beberapa sekolah yang mengolah tema sedemikian rupa sehingga lebih bermakna. “Ada sekolah yang mengadakan survei untuk mendapatkan materi mading tiga dimensi. Menurut kami ini menarik dan menunjukkan betapa anak muda, pelajar SMA/SMK sederajat, masa kini sudah sangat memahami hadirnya era ekonomi dan keuangan digital,” jelas dia saat ditemui Espos di Solo, Rabu.

Sekolah peserta lomba ini tak hanya membuat mading tiga dimensi mereka menarik dan unik, namun juga menjadikan momentum lomba ini sebagai ajang edukasi ekonomi dan keuangan digital. Misalnya, ada sekolah yang mengemas mading tiga dimensi dalam bentuk pameran yang bisa disimak seluruh keluarga besar sekolah.

Terkait penjurian, Diqy menjelaskan tim juri yang terdiri atas panitia FAM 2019 dan Bank Indonesia Solo akan mendatangi sekolah selama tiga hari. Setiap sekolah bakal dikunjungi selama 30 menit. Selama kunjungan itu panitia akan membuat video yang selanjutnya bakal diunggah di akun Youtube Solopos TV.

“Saat kunjungan juga akan ada sesi wawancara untuk menjelaskan konsep mading dan pengenalan sekolah secara umum. Kami akan membuat satu video di Youtube untuk setiap sekolah finalis. Sekolah dengan like terbanyak berhak meraih pemenang terfavorit,” ujar dia.

Diqy optimistis puncak acara FAM 2019 yang juga merupakan babak final lomba mading tiga dimensi akan menyuguhkan banyak kejutan seperti karya para peserta pada penilaian tahap awal ini.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten