Ini Daftar 26 Parpol Pemilik Akun Sipol KPU

Kini sudah ada 8 parpol peserta Pemilu 2019 melampaui Presidential Treshold (PT), 6 parpol peserta Pemilu Legislatif 2019 tidak melampaui PT, dan 12 parpol yang belum pernah jadi Peserta Pemilu Legislatif 2019.

 Jajaran KPU periode 2022-2027 dan semua komponen pendukung bertekad menyelesaikan isu-isu strategis yang menjamin kelancaran penyelenggaraan Pemilu 2024. (kpu.go.id)

SOLOPOS.COM - Jajaran KPU periode 2022-2027 dan semua komponen pendukung bertekad menyelesaikan isu-isu strategis yang menjamin kelancaran penyelenggaraan Pemilu 2024. (kpu.go.id)

Solopos.com, JAKARTA–Sebanyak 26 partai politik (Parpol) dinyatakan telah memiliki akun di Sistem Informasi Partai Politik (Parpol) hingga Selasa (28/6/2022).

Komisioner KPU Idham Holik menyebutkan per pukul 10.00 WIB hari ini, belum ada tambahan partai yang mengajukan akses ke sistem Sipol milik KPU itu.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Kini sudah ada 8 parpol peserta Pemilu 2019 melampaui Presidential Treshold (PT), 6 parpol peserta Pemilu Legislatif 2019 tidak melampaui PT, dan 12 parpol yang belum pernah jadi Peserta Pemilu Legislatif 2019.

“Jadi total jumlah parpol yang sudah memiliki akun Sipol adalah sebanyak 26 parpol,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (28/6/2022).

Sebelumnya, pada Jumat (24/6/2022), KPU sudah merilis Sipol.

Baca Juga: 21 Parpol Ajukan Akses ke Sipol KPU, Untuk Apa?

Sistem ini berguna untuk menampung berbagai dokumen persyaratan Parpol sebelum jadi calon peserta resmi Pemilu 2024.

Adapun jadwal pendaftaran parpol sebagai peserta Pemilu 2024 akan dibuka pada 1 hingga 14 Agustus 2022 mendatang.

Sehingga aktivasi Sipol ini sangat penting untuk melanjutkan keikutsertaan setiap parpol.

Nantinya pada 14 Desember 2022, KPU mengumumkan finalisasi partai politik yang resmi telah terdaftar menjadi peserta Pemilu 2024 kepada publik.

Ini 26 Parpol yang sudah miliki akun di Sipol KPU:

1. Partai Golongan Karya
2. Partai Bhinneka Indonesia
3. Partai Hati Nurani Rakyat
4. Partai Bulan Bintang
5. Partai Swara Rakyat Indonesia
6. Partai Rakyat Adil Makmur
7. Partai Persatuan Indonesia
8. Partai Demokrat
9. Partai Nasdem
10. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
11. Partai Solidaritas Indonesia
12. Partai Keadilan dan Persatuan
13. Partai Ummat
14. Partai Gelombang Rakyat Indonesia
15. Partai Kebangkitan Nusantara
16. Partai Pandu Bangsa
17. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
18. Partai Republikku
19. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
20. Partai Pergerakan Kebangkitan Desa
21. Partai Garda Perubahan Indonesia
22. Partai Gerakan Indonesia Raya
23. Partai Amanat Nasional (PAN)
24. Partai Negeri Daulat Indonesia
25. Partai Buruh
26. Partai Berkarya

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul 26 Partai Politik Miliki Akun Sipol Pemilu 2024, Ini Daftarnya!

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Solopos Hari Ini: Misteri Motif Berdarah

      Meski Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua (Brigadir J), namun motif pembunuhan hingga kini masih menjadi misteri.

      PSN Tambah 13, Jangan Abaikan Urusan Lingkungan Hidup

      Pemerintah merilis 13 proyek strategis nasional (PSN) baru. Praktik realisasi PSN sering kali mengabaikan aspek lingkungan hidup. Sering pula mengabaikan kepentingan warga terdampak atas ruang hidup yang nyaman.

      Pengacara Keluarga Usulkan Brigadir J Jadi Pahlawan Kepolisian

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Guru TK Meninggal di Kamar Mandi, Diduga Dibunuh

      Jenazah guru TK itu ditemukan di kamar mandi rumahnya oleh ibu kandungnya.

      Rumdin Ferdy Sambo Diusulkan Jadi Museum Pengingat Kejahatan

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Timsus Kapolri Sempat Stagnan, Terbantu Berkat Pengakuan Bharada E

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Jejak Berdarah Duren Tiga Akhiri Karier Moncer Ferdy Sambo

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Kasus Ferdy Sambo Disorot Media Malaysia, Singapura dan Australia

      Media dari Singapura, Malaysia dan Australia mengulas berita penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap anak buahnya, Brigadir J.

      Jaksa Yakin Hakim Bakal Hukum Motivator Julianto Eka Putra

      Terdakwa Julianto Eka Putra telah dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

      Pengacara Sebut Asmara Polwan dan Ferdy Sambo, Benarkah Rita Yuliana?

      Pada pertengahan Juli lalu nama AKP Rita Yuliana viral di media sosial karena dikaitkan dengan kasus tewasnya Brigadir J.

      Bharada E: Jika Tidak Menembak, Saya yang Ditembak

      Jika tidak menembak, Bharada E yakin dirinya yang akan ditembak hingga mati.

      Ekosistem Teknologi Kemendikbudristek Wujudkan Transformasi Pendidikan

      Saat ini ada sejumlah platform yang sudah ada pada ekosistem teknologi pendidikan Kemendikbudristek Indonesia.

      Pembunuhan Brigadir J karena Kisah Asmara Ferdy Sambo Terbongkar?

      Ferdy Sambo diduga terlibat kisah asmara dengan seorang polwan sehingga memicu perselisihan dengan istrinya, Putri Candrawathi. 

      Pilpres 2024, Ganjar akan Kalah Jika Tak Diusung PDIP

      Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belum mendapat restu untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

      Daerah Ini Warganya Sering Bersepeda Motor Tanpa Helm

      Direktur Lalu lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, Rabu (10/8/2022), mengatakan sejak Juli 2022 hingga 8 Agustus 2022 polisi menilang 208 pengendara tidak menggunakan helm.