Ini Cerita Anak Korban Tertembak Senjata Anggota Polisi di Semarang

Warga berinisial S tertembak senjata jenis airsoft gun yang dibawa Briptu RS di Semarang. Anak korban, Nurokhmah, 25 tahun bercerita mengenai kejadian tersebut.

 Anak korban Sobirin, Nurokhmah. (Solopos.com-Adhik Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Anak korban Sobirin, Nurokhmah. (Solopos.com-Adhik Kurniawan)

Solopos.com, SEMARANG – Warga bernama Sobirin tertembak senjata jenis airsoft gun yang dibawa Briptu RS di Semarang saat bertikai dengan kerabatnya. Anak korban, Nurokhmah, 25 tahun bercerita mengenai kejadian tersebut.

Peristiwa di Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Kota Semarang itu terjadi saat korban Sobirin berupaya melerai keributan antara Briptu RS dan kerabatnya SY yang dipicu masalah keluarga, Rabu (18/5/2022) malam.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Saya lagi diluar, terus ada ribut-ribut. Terus bapak saya nyoba misah lah, terus kok ada orang bilang ada yang ketembak, saya lari [mengecek],” kata Nurokhmah, saat ditemui dikediamanya, Kamis (19/5/2022).

Sesampainya ditempat keributan yang berada didepan rumahnya itu, Nurokhmah kaget ternyata yang terkena tembak adalah bapaknya. Ayahnya saat itu langsung dibawa menggunakan sepeda motor ke rumah sakit.

“Pas itu juga kaget kok yang nangis ibu saya, nah ternyata bapak yang tertembak. Tapi pas bapak dibawa ke RS itu pakai apa kurang tau, karena tau-tau sudah diangkat sepeda motor,” beber dia.

Baca juga: Bobol Sekolahan Hingga Kantor, Remaja di Banyumas Ini Ditangkap Polisi

Sebelum itu, Nurokhmah juga sempat mendengar suara tembakan sebanyak tiga kali. Namun, ia mengira suara tersebut adalah petasan.

Kendati demikian, Nurokhmah tak bisa menggambarkan secara pasti dimana peluru itu mengenai bapaknya. Sebab, saat itu ayahnya langsung dibawa menggunakan sepeda motor.

“Kurang tau pastinya tertembak antara kaki kanan atau kiri. Soalnya pas kena tembakan, langsung dibawa (naik motor) dan saya baru sampe,” imbuh dia.

Baca juga: Mobil Avanza Tabrak Karimun di Flyover Jatingaleh, Ini Kronologinya

Nurokhmah pun tidak menampik bila ada seorang polisi saat itu. Disebutkan juga keributan antara Briptu RS dan salah seorang kerabatnya berinisial SY itu karena permasalahan keluarga.

“Iya, polisi yang nembak. Tapi tiba-tiba ditembaknya kenapa kurang tau. Intinya bapak saya mau misah, soale kan, masih sama-sama sodara sendiri, mbok ya jangan tukaran [berantem], makanya dipisah,” tutup dia.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

+ PLUS Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

Upaya perlindungan mangrove sebagai ekosistem blue carbon tidak hanya mampu mengurangi emisi dan peningkatan simpanan carbon benefit tetapi juga memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkini

Miris! Perempuan Perampok Pengemudi Ojol di Semarang Masih Remaja

Pelaku perampokan sepeda motor ojek online di Semarang ternyata perempuan yang masih berusia belasan tahun atau remaja.

Wow! Selamatkan Puluhan Sumber Mata Air, Pria Pemalang Raih Kalpataru

Kisah inspiratif datang dari pria Pemalang yang mendapat penghargaan Kalpataru atas dedikasinya dalam konservasi lingkungan hidup dan menyelamatkan puluhan sumber mata air.

Anggota DPRD Jateng: Jangan Sampai Anggota Karang Taruna Nganggur

Menurut anggota DPRD Jateng Baginda Muhammad Mahfuz anggota karang taruna harus bisa menunjukan kemampuan yang bermanfaat.

Polisi Ringkus Perempuan Perampas Motor Ojek Online di Semarang

Aparat Polrestabes Semarang dikabarkan telah meringkus perempuan yang melakukan penganiayaan dan perampasan sepeda motor pengemudi ojek online.

Mantap! Temanggung Surplus Cabai hingga Agustus 2022

Produksi cabai di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), mengalami surplus hingga bulan Agustus 2022 nanti.

Apes! Motor Dirampas, Driver Ojol di Semarang Malah Dihajar Massa

Kisah tragis datang dari seorang pengemudi ojek online di Kota Semarang yang menjadi korban perampasan dan pengeroyokan oleh warga.

Perawatnya Dituduh Lecehkan Pasien, RSUD RA Kartini Jepara Lapor Polisi

RSUD RA Kartini Jepara akhirnya melaporkan pemilik akun @UpWanita atas kasus pencemaran nama baik akibat unggahan di Twitter yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual perawat rumah sakit itu.

54 Anggota Polres Grobogan Naik Pangkat Pas HUT Bhayangkara

Bertepatan HUT ke-76 Bhayangkara, sebanyak 54 anggota Polres Grobogan mendapatkan kenaikan pangkat.

Tjahjo Kumolo Wafat, Ini Tempat Kuliner Favoritnya di Semarang

Semasa hidupnya, Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, memiliki sederet tempat kuliner favorit di Kota Semarang.

Ini Daftar Pejabat Hasil Seleksi Yang Dilantik Bupati Grobogan

Bupati Grobogan Sri Sumarni melantik pejabat untuk Jabatan Pemimpin Tertinggi (JPT) Pratama Pemkab Grobogan.

Wow! Merti Dusun di Bandungan Catatkan Transaksi Ekonomi Rp300 Juta

Acara Merti Dusun Kedungwangan, Desa Banyukuning, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, mampu mencatatkan transaksi ekonomi sekitar Rp300 juta.

Bandara Ahmad Yani Semarang Tambah Rute Penerbangan

Bandara Ahmad Yani Semarang menambah rute perjalanan atau penerbangan.

HUT Bhayangkara, 51 Polisi di Magelang Naik Pangkat

Sebanyak 51 aparat polisi Polres Magelang menerima kenaikan pangkat saat HUT Bhayangkara ke-76.

Kabar Duka, Calon Haji asal Jepara Meninggal di Tanah Suci

Kabar duka datang dari Tanah Suci, di mana calon haji asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) meninggal dunia.

Geruduk Balai Kota Semarang, GPK Minta Izin Holywings Dicabut

Gerakan Pemuda Ka'bah atau GPK Jawa Tengah (Jateng) menggelar aksi agar izin operasi Holywings di Kota Lama Semarang dicabut.