Tutup Iklan

Ini Bukti Orang Indonesia Suka Makan Mi Instan

Orang Indonesia makan mi instan rata-rata 1 bungkus tiap pekan. Indonesia berada di bawah Korea Selatan untuk konsumsi per kapita mi instan.

 Ilustrasi makan mi instan (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi makan mi instan (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Tidak bisa dimungkiri, mi instan menjadi makanan favorit orang Indonesia. Kebiasaan makan mi instan ini terbukti dari data yang menyebutkan rata-rata tiap penduduk Indonesia makan 1 bungkus mi instan tiap 1 pekan.

Berdasarkan data World Instant Noodles Association (WINA), sebagaimana dikutip dari laman instantnoodles.org, beberapa waktu lalu, konsumsi mi instan di Indonesia mencapai 12,54 miliar bungkus pada 2018 lalu. Bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, WINA menyebut konsumsi mi instan di Indonesia cenderung menurun.

Pada 2014 misalnya. Kala itu, 13,42 miliar bungkus mi instan terjual di Tanah Air. Tahun berikutnya, jumlahnya menurun menjadi 13,20 miliar bungkus. Pada 2016 kembali turun menjadi 13,01 miliar bungkus dan menjadi 12,62 miliar pada 2017.

Meski terus menurun, Indonesia selalu berada di urutan kedua negara dengan pengonsumsi mi instan. WINA mencatat konsumsi per kapita mi instan di Indonesia tetap tinggi. Pada 2015 lalu, konsumsi per kapita mi instan yaitu 51 bungkus.

Jamu Jahe Dan Temulawak Bukan Penangkal Virus Corona

Artinya bila dirata-rata, semua penduduk Indonesia makan mi instan satu bungkus tiap pekan. Pada 2018 lalu, konsumsi per kapita mi instan turun tipis menjadi 49 bungkus.

Konsumsi per kapita mi instan di Indonesia hanya kalah dari Korea Selatan yaitu 74 bungkus. Tiongkok yang berada di urutan teratas sebagai pengonsumsi mi instan tertinggi di dunia, konsumsi per kapitanya hanya 28 bungkus.

Sementara itu, dalam Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) memotret kebiasaan makan mi instan atau makanan instan lainnya. Tercatat 58,5% penduduk Indonesia mengonsumsi mi instan/makanan instan lainnya sebanyak 1-6 bungkus per pekannya.

Bahkan ada 7,8% penduduk Indonesia yang mengonsumsi mi instan lebih dari satu bungkus setiap harinya. Sisanya, 33,8% mengonsumsi mi instan kurang dari 3 bungkus per bulannya.

Merata di Semua Usia

Konsumsi mi instan ini merata di semua umur mulai 3 tahun sampai 65 tahun. Konsumsi mi instan 1-6 bungkus per pekan paling tinggi di kalangan remaja yaitu usia 10-14 tahun dan 15-19 tahun. Di usia 10-14 tahun, 68,3% mengonsumsi mi instan sebanyak 1-6 bungkus per pekan. Sedangkan di usia 15-19 tahun, mencapai 64,8%.

Sedangkan konsumsi mi instan semakin menurun di kalangan usia tua. Untuk kelompok umur di atas usia 65 tahun, 61,1% memakan mi instan kurang dari 3 bungkus per bulan.

Ini Jenis Masker Untuk Cegah Penularan Virus Corona

Berikut kebiasaan makan mi instan/makanan instan lainnya di Indonesia sebagaimana dikutip dari Riskesdas 2018 yang dilakukan Kementerian Kesehatan.

Aceh
7,5% lebih dari satu bungkus/hari
55,3% 1-6 bungkus/pekan
37,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sumatra Utara
4,6% lebih dari satu bungkus/hari
48,7% 1-6 bungkus/pekan
46,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sumatra Barat
3,0% lebih dari satu bungkus/hari
46,5% 1-6 bungkus/pekan
50,6% kurang dari 3 bungkus/bulan

Riau
5,6% lebih dari satu bungkus/hari
61,0% 1-6 bungkus/pekan
33,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jambi
5,6% lebih dari satu bungkus/hari
61,0% 1-6 bungkus/pekan
33,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sumatra Selatan
14,7% lebih dari satu bungkus/hari
63,8% 1-6 bungkus/pekan
21,5% kurang dari 3 bungkus/bulan

Bengkulu
5,6% lebih dari satu bungkus/hari
60,5% 1-6 bungkus/pekan
33,9% kurang dari 3 bungkus/bulan

Lampung
5,4% lebih dari satu bungkus/hari
60,4% 1-6 bungkus/pekan
34,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Bangka Belitung
9,1% lebih dari satu bungkus/hari
63,2% 1-6 bungkus/pekan
27,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kepulauan Riau
6,0% lebih dari satu bungkus/hari
62,2% 1-6 bungkus/pekan
31,8% kurang dari 3 bungkus/bulan

DKI Jakarta
6,3% lebih dari satu bungkus/hari
60,3% 1-6 bungkus/pekan
33,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jawa Barat
10,8% lebih dari satu bungkus/hari
65,1% 1-6 bungkus/pekan
24,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jawa Tengah
3,8% lebih dari satu bungkus/hari
58,9% 1-6 bungkus/pekan
37,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

DI Yogyakarta
3,9% lebih dari satu bungkus/hari
56,8% 1-6 bungkus/pekan
39,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jawa Timur
4,6% lebih dari satu bungkus/hari
52,7% 1-6 bungkus/pekan
42,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Makan Mi Instan Banyak

Banten
10,6% lebih dari satu bungkus/hari
64,1% 1-6 bungkus/pekan
25,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Bali
4,4% lebih dari satu bungkus/hari
47,2% 1-6 bungkus/pekan
48,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Nusa Tenggara Barat
8,5% lebih dari satu bungkus/hari
61,3% 1-6 bungkus/pekan
30,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Nusa Tenggara Timur
6,0% lebih dari satu bungkus/hari
52,8% 1-6 bungkus/pekan
41,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Barat
9,8% lebih dari satu bungkus/hari
61,5% 1-6 bungkus/pekan
28,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Tengah
13,1% lebih dari satu bungkus/hari
61,1% 1-6 bungkus/pekan
25,8% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Selatan
8,9% lebih dari satu bungkus/hari
60,1% 1-6 bungkus/pekan
31,1% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Timur
10,7% lebih dari satu bungkus/hari
61,4% 1-6 bungkus/pekan
28,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Utara
10,4% lebih dari satu bungkus/hari
56,3% 1-6 bungkus/pekan
33,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kebiasaan Makan Mi Instan di Sulawesi

Sulawesi Utara
5,2% lebih dari satu bungkus/hari
49,4% 1-6 bungkus/pekan
45,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Tengah
10,4% lebih dari satu bungkus/hari
59,3% 1-6 bungkus/pekan
30,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Selatan
15,3% lebih dari satu bungkus/hari
59,4% 1-6 bungkus/pekan
25,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Tenggara
20,7% lebih dari satu bungkus/hari
58,3% 1-6 bungkus/pekan
21,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Gorontalo
4,7% lebih dari satu bungkus/hari
55,2% 1-6 bungkus/pekan
40,1% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Barat
17,3% lebih dari satu bungkus/hari
56,1% 1-6 bungkus/pekan
26,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Maluku
12,9% lebih dari satu bungkus/hari
59,1% 1-6 bungkus/pekan
28,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Maluku Utara
17,8% lebih dari satu bungkus/hari
54,5% 1-6 bungkus/pekan
27,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Papua Barat
15,0% lebih dari satu bungkus/hari
52,6% 1-6 bungkus/pekan
32,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Papua
13,1% lebih dari satu bungkus/hari
51,8% 1-6 bungkus/pekan
35,1% kurang dari 3 bungkus/bulan

Itulah potret kebiasaan makan mi instan di tiap provinsi di Indonesia. Bagaimana dengan Anda?


Berita Terkait

Espos Plus

Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

+ PLUS Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

Yang perlu diingat adalah manusia tidak bisa mencegah letusan gunung berapi, yang bisa dilakukan manusia hanyalah mengurangi risiko (risk reduction) akibat bencana letusan gunung berapi.

Berita Terkini

Doa Ketika Terjadi Gunung Meletus, Agar Terhindar dari Bahaya

Berikut ini terdapat bacaan doa yang bisa dilafalkan ketika ada bencana alam gunung meletus menurut ajaran Islam, agar terhindar dari bahaya.

Perempuan Cerdas Cenderung Sulit Jatuh Cinta, Ini Penyebabnya

Nah bagi Anda kaum pria yang sedang berusaha menaklukkan hati si dia, tak ada salahnya mengetahui terlebih dulu apa penyebab perempuan cerdas cenderung sulit jatuh cinta.

Vaksin Dosis Ketiga Covid-19 Ada yang Berbayar, Berapa Harganya?

Rencananya, penerapan vaksin dosis ketiga Covid-19 berbayar ini mulai Januari 2022.

Ketahui Penyebab Seseorang Bunuh Diri, Salah Satunya Depresi

Jika orang sering merasakan kegagalan berulang dan merasa putus asa, ini juga bisa menjadi penyebab bunuh diri. 

Gunung Semeru Erupsi, Warganet Serukan Pray for Lumajang di Twitter

Warganet menunjukkan kepedulian mereka terhadap warga Lumajang yang sedang mengalami musibah dengan bersama-sama menggunakan tagar pray for Lumajang di jagat Twitter.

Tagar Randy Bagus Hari Sasongko Trending di Twitter

Diketahui, Bripka Randy Bagus ini berdinas di Polres Pasuruan dan telah ditetapkan tersangka.

Waspadai Dampak Debu Vulkanik Seperti Dikeluarkan Gunung Semeru

Akademisi dan Praktisi Klinis, Ari Fahrial Syam mengimbau agar masyarakat mewaspadai dampak dari debu vulkanik seperti dikeluarkan Gunung Semeru.

Lakukan Ini Saat Tersesat di Gunung Seperti Dialami WNA Ukraina

Ada sejumlah hal bisa Anda lakukan saat mengalami tersesat di gunung.

Melihat Keindahan 5 Danau di Gunung Semeru yang Saat Ini Erupsi

Bukan hanya puncaknya yang bernama Mahameru yang menarik perhatian, melainkan sejumlah danau atau ranu di Gunung Semeru juga menyimpan pesona tersendiri.

Kematian Novia Widyasari Jadi Sorotan, Kata Diperkosa Trending Twitter

Kata diperkosa terkait kasus kematian Novia Widyasari trending di Twitter, begitu pula dengan tagar noviawidyasari yang telah menuai 4.805 tweet.

Lakukan Ini Saat Terjadi Letusan Gunung Berapi Seperti Gunung Semeru

Bagi warga yang hidup di sekitar gunung berapi biasanya sudah tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi letusan, namun lain halnya dengan wisatawan.

Mengenal Bahaya yang Timbul Akibat Letusan Gunung Berapi Seperti Semeru

Bagi warga yang hidup di sekitar harus pandai-pandai menyesuaikan diri dengan selalu waspada dan siap siaga terhadap bahaya letusan gunung berapi.

Galon Isi Ulang Disebut Mengandung BPA, Benarkah Berbahaya bagi Tubuh?

Di Amerika Serikat dan Uni Eropa, larangan kandungan BPA pada kemasan pangan diterapkan untuk produk bayi dan food contact material.

Ini Tanda-Tanda Tempat Kerja Toxic, Saatnya Keluar dari Pekerjaan

Lingkungan tempat kerja yang beracun atau toxic tentu bikin kita tidak nyaman bekerja dan menguras energi semata.

Intip Berbagai Aturan Karantina di Sejumlah Negara

Berikut berbagai aturan karantina di sejumlah negara yang perlu Anda ketahui.