Ingin Tampil Beda, Desa Ngabeyan Klaten Dihuni Banyak Patung Hewan

Banyak patung hewan menghiasi Desa Ngabeyan, Karananom, Klaten.

 Patung hewan menghiasi depan Kantor Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Klaten, Rabu (26/1/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Patung hewan menghiasi depan Kantor Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Klaten, Rabu (26/1/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN—Setahun terakhir, Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Klaten, bersolek. Patung-patung hewan menghiasi beberapa lokasi desa.

Pemandangan tersebut terutama di sepanjang jalan sederet dengan kantor desa. Ada patung kuda, ular, harimau, hingga hewan purba. Ada yang terpajang di taman tepi desa ada pula yang menjadi penghias gapura masuk kampung serta tepi sungai.

PromosiGunung Lawu Habitat Macan Tutul Jawa dan Peluang Jadi Taman Nasional

Muka kantor desa pun dihiasi patung-patung. Taman di depan kantor desa setempat dihiasi dengan patung-patung hewan yakni jerapah, gajah, dan hewan purba triceratops.

Baca Juga: Tanah Kas Desa Ngabeyan Klaten Terdampak Tol, Warga Ramai-Ramai Tawarkan Sawah Sebagai Pengganti

Kepala Desa Ngabeyan, Supriyadi, mengatakan patung-patung itu dipasang di beberapa lokasi desa sebagai penghias. “Hanya pelengkap saja biar berbeda dengan desa lain. Ini sudah dilengkapi sejak 2021 dan dilakukan secara swadaya oleh warga,” kata dia, Rabu (26/1/2022).

Supriyadi menjelaskan mayoritas patung-patung bikinan warga setempat. Materialnya menggunakan rangka besi yang kemudian ditutup dengan semen. “Total sekarang ada delapan patung. Pembuatnya warga kami namanya Supartiyoso yang memang memiliki keterampilan dalam membuat karya patung,” jelas dia.

Supriyadi mengatakan belum ada rencana menjadikan hiasan di sepanjang jalan desa itu menjadi daya tarik wisata. Hanya, keberadaan patung-patung yang dibikin semirip mungkin dengan bentuk aslinya tersebut kerap mengundang perhatian warga yang melintas. Tak jarang kawasan di sekitar patung itu menjadi tempat bermain anak-anak.

Baca Juga: 1,5 Ha Kas Desa Tergusur Tol, Desa Ngabeyan Malah Dapat Pengganti 4 Ha

Salah satu warga, Arin, 28, mengatakan kerap mengajak anaknya bermain ke kawasan sekitar patung di Desa Ngabeyan. “Karena lokasinya nyaman dan tidak terlalu ramai lalu lintas. Jadi aman buat anak kecil sekalian mengenalkan jenis-jenis hewan ke anak saya,” kata warga Dukuh Babrik, Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo itu.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Belum Ada Bintang Terang, Aja Kesusu…

+ PLUS Belum Ada Bintang Terang, Aja Kesusu…

Frasa ”aja kesusu” atau jangan terburu-buru yang dikemukakan Presiden Joko Widodo dalam acara Rapat Kerja Nasional Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (21/5/2022), adalah pesan yang berlaku umum, namun juga bisa ditafsirkan lebih sempit sesuai konteks dan ruangnya.

Berita Terkini

Gibran Dan Menhub Jajal KRL Solo Balapan-Palur, Sudah Siap Beroperasi?

Menhub Budi Karya Sumadi dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjajal jalur KRL Solo Balapan-Palur, Kamis (26/5/2022).

PMK Belum Pengaruhi Harga Daging Sapi di Wonogiri, Benarkah?

Merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) dinilai belum mempengaruhi harga daging sapi di Wonogiri.

PMK Mulai Serang Sapi Lokal Wonogiri, Ini Persebarannya?

Sebanyak lima ekor sapi lokal di Wonogiri mulai terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), Selasa (24/5/2022).

Serangan Jantung, Warga Karanganyar Meninggal di Pertapaan Pringgodani

Seorang pengunjung kawasan wisata religi pertapaan Pringgodani di Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Boyolali Hari Ini: 26 Mei 2015, Dirazia! Anak Punk Pamer Tato Doraemon

Tujuh tahun lalu, tepatnya 26 Mei 2015, Polres Boyolali menangkap enam anak punk lewat operasi cipta kondisi di sepanjang Jalan Raya Ampel sampai Sunggingan Boyolali Kota.

PMK & Penutupan Pasar Hewan Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi Sukoharjo

Harga daging sapi di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo tidak terpengaruh dengan merebaknya wabah PMK di beberapa daerah Soloraya maupun penutupan Pasar Hewan Bekonang.

Kisah 43 Calhaj Purwantoro ke Tanah Suci Berkat Program Talangan Haji

Di tahun 2022, Kecamatan Purwantoro memberangkatkan calon haji (calha) terbanyak se-Wonogiri, yakni mencapai 43 orang.

Ganjar Pranowo Ikuti Blusukan Jokowi di Solo, Terpisah Dari Rombongan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ikut blusukan Presiden Jokowi ke sejumlah lokasi di Solo namun memisahkan diri dari rombongan.

Menikahi Adik Jokowi, Segini Harta Kekayaan Ketua MK Anwar Usman

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman tengah menjadi sorotan seusai resmi menikah dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati pada Kamis (26/5/2022) di Solo.

Pedagang Sapi Wonogiri Ini Ketakutan saat Didatangi Polisi, Kenapa?

Pedagang sapi di Wonogiri mengaku tertekan dengan kehadiran aparat polisi saat proses pemeriksaan kesehatan yang diselenggarkan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) ternak di pasar hewan.

Pemain Srimulat Hil Yang Mustahal Kunjungi Griya Solopos, Ngapain Aja?

Sejumlah pemain film Srimulat: Hil Yang Mustahal mengunjungi Griya Solopos dalam rangkaian tur mereka di Solo, Kamis (26/5/2022).

Bukan Kaus, Jokowi Bagikan BLT Minyak Goreng di Pasar Mojosongo Solo

Presiden Joko Widodo membagikan bantuan modal usaha dan BLT minyak goreng kepada masyarakat saat berkunjung ke Pasar Mojosongo Solo pada Kamis (26/5/2022).

Kenaikan Isa Almasih, Begini Suasana di Gua Maria Marganingsih Bayat

Umat Katolik melaksanakan ziarah dan doa bersama di Gua Maria Marganingsih, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Kamis (26/5/2022).

Area Parkir Graha Saba Buana Solo Banjir Karangan Bunga, Dari Siapa?

Area parkir Graha Saba Buana Solo, Jawa Tengah penuh dengan karangan bunga ucapan selamat untuk pernikahan adik Jokowi, yakni Idayati, dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman.

Jijik! Sampah Menumpuk di Jembatan Sido Dadi Perbatasan Pedan-Trucuk

Tumpukan sampah terjadi di Jembatan Sido Dadi, Jl. Pedan-Trucuk, Kecamatan Pedan, Klaten, Selasa (24/5/2022).