Kategori: Bisnis

Ingin Hemat Air di Rumah, Begini Caranya


Solopos.com/Nana Krisdianti

Solopos.com, SOLO -- Rumah hemat energi dengan fasilitas yang mumpuni merupakan salah satu dari daftar kriteria terbaik dalam membeli rumah. Salah satu di antaranya yaitu dapat menghemat air.

Menghemat air menjadi alasan karena jumlah air bersih yang layak pakai semakin hari semakin bekurang. Keuntungan lain yang diperoleh yaitu dapat menekan pengeluaran tagihan listrik rumah tangga.

Menurut Rumah.Com, ada beberapa produk dan fasilitas yang dapat membantu mewujudkan rumah hemat energi air.

Rumah Lebih Sehat Dengan Cross Ventilation, Seperti Apa?

1.Sensor air
Shower dan toilet perlu dilengkapi dengan sensor air yang dapat menghitung berapa banyak air yang digunakan. Anda perlu memperhatikan label yang terpasang pada produk tersebut, sehingga dalam pembelian dan pemasangannya cocok sebagai perwujudan konsep rumah hemat energi.

2.Keran air
Keran air dengan label hemat energi lebih efisien dalam menghemat air dibanding keran air biasa. Hal itu karena keran standar mengeluarkan 2,2 galon air per menit. Sedangkan keran berlabel hemat air, dapat menghemat hingga 30%. Dalam setahun bahkan dapat menghemat hingga 700 galon air atau setara dengan 40 kali mandi.

3.Toilet
Penggunaan air di toilet terhitung paling besar, mencapai 30% dari kebutuhan air rumah tangga. Toilet berbasis hemat energi, biasanya identik dengan tombol-tombol siram ganda atau dual flush. Keuntungannya, penggunaan air lebih sedikit dibandingkan toilet bilas biasa.

Rumah Lebih Sehat Dengan Cross Ventilation, Seperti Apa?

Menghemat pengeluaran rumah tangga

4.Penggunaan air hujan
Kebiasaan menghemat air perlu diterapkan agar ketersediannya tetap terjaga. Salah satunya dengan memanfaatkan air hujan yang turun berlimpah. Pemanfaatan sumber daya alam ini tentunya menjadikan pengeluaran rumah tangga lebih hemat nantinya.

5.Mandiri dalam mendesain taman dan kebun
Kebutuhan air untuk tanaman tergantung model atau desain kebun atau taman itu sendiri. Pemilihan irigasi yang tepat perlu dilakukan, sehingga dapat mencegah pemborosan air. Irigasi yang mengusung konsep hemat energi lebih dianjurkan. Terlebih tipe irigasi tetes atau percik yang lebih minimal lagi dalam penggunaan air.
Selain itu pemilihan tanaman juga menjadi faktor penting dalam menghemat air. Pilihlah tanaman hijau atau pohon yang kebutuhan airnya lebih sedikit. Tanaman lokal yang daya adaptasinya sudah terjamin di lingkungan rumah Anda dapat dijadikan sebagai pilihan utama.

Share
Dipublikasikan oleh
Ivan Indrakesuma