Tutup Iklan

Inggris dan Jerman Tak Akui Kemerdekaan Catalonia

Inggris dan Jerman Tak Akui Kemerdekaan Catalonia

SOLOPOS.COM -

Jubir Inggris mengatakan deklarasi itu didasarkan pada pemungutan suara yang ilegal.

Solopos.com, LONDON – Inggris dan Jerman tidak akan mengakui kemerdekaan Cataloni. Inggris dan Jerman kopak menyebut pernyataan kemerdekaan Catalonia hanya sepihak dan menolak hasil  pemungutan suara oleh parlemen itu.

Penolakan Inggris dinyatakan oleh uru bicara kantor perdana menteri, Jumat (27/10/2017). Juru bicara mengatakan deklarasi itu didasarkan pada pemungutan suara yang sebelumnya telah dinyatakan ilegal.

"Kerajaan Inggris tidak dan tidak akan mengakui pernyataan kemerdekaan sepihak yang dilakukan oleh parlemen wilayah Catalonia," kata juru bicara seperti dilansir Reuters, Sabtu.

Senada, juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert mengatakan Berlin memperhatikan perkembangan situasi tersebut dengan keprihatinan.

Jerman pada Rabu (25/10/2017) mengatakan mendukung pemerintah Spanyol dalam persengketaan Madrid dengan para separatis di Catalonia dan Jerman tidak akan mengakui kemerdekaan hasil pemungutan suara oleh parlemen Catalonia.

Pemerintah Jerman menganggap bahwa pernyataan kemerdekaan secara sepihak merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kedaulatan dan kesatuan wilayah Spanyol.

Pemerintah Spanyol pada Jumat menerapkan pemerintahan langsung terhadap Catalonia, menggugurkan status ekonomi wilayah itu kurang dari satu jam setelah parlemen Catalonia menyatakan kemerdekaan wilayah tersebut.

"Pemerintah Jerman tidak mengakui pernyataan kemerdekaan seperti itu," kata juru bicara.

Berlin mendukung "sikap jelas" Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy dalam upayanya mengembalikan ketertiban ketenangan dan ketertiban.

"Kami berharap bahwa semua pihak terkait akan memanfaatkan kemungkinan yang masih ada untuk melakukan dialog dan menurunkan ketegangan," tambahnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Menag Sikapi Keputusan Haji 2021 Arab Saudi

Menteri Agama Yaqaut Cholil Qoumas menyatakan pemerintah tidak lagi fokus pada penyelenggaraan ibadah haji 2021 setelah keputusan Arab Saudi.

Angka Kematian Akibat Covid-19 di India Diragukan

Angka kematian resmi akibat virus corona di India semakin diragukan, seperti di Bihar yang temuan ribuan kasus Covid-19 tidak dilaporkan.

15 Anggota KKB Papua Dilumpuhkan, 4 Tewas Ditembak

Satgas Nemangkawi menundukkan kelompok kriminal bersenjata atau KKB yang diklasifikasikan teroris di Papua.

Film Hong Kong Bakal Dikekang UU Keamanan Nasional

Hong Kong menginstruksikan sensor film apa pun yang dinilai bertentangan dengan UU Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh China tahun lalu.

Songsong Pilkada 2024, Puan Maharani Konsolidasikan PDIP di Jatim

Baliho bergambar Ketua DPR Puan Maharani bermunculan di Jawa Timur menjelang Pemilihan Presiden 2024 dan Pilkada 2024.

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.