Ingat! Tempat Wisata di Boyolali Masih Belum Boleh Buka Lur

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali belum membuka tempat wisata selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini.

 Objek wisata Umbul Pengging di Boyolali, Jawa Tengah. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

SOLOPOS.COM - Objek wisata Umbul Pengging di Boyolali, Jawa Tengah. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali belum membuka tempat wisata selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini. Meski begitu persiapan dan langkah antisipasi mulai dilakukan jika nantinya lokasi wisata bisa dibuka.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Supana, menjelaskan untuk saat ini pembukaan destinasi wisata masih mengacu pada aturan yang ada. Di antaranya adalah Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dan Instruksi Bupati Boyolali terkait penanganan Covid-19.

Baca Juga: Warga Terdampak Hujan Abu Merapi Tlogolele Boyolali Dibantu Gabah 4,95 Ton

Berdasarkan Instruksi Bupati Boyolali Nomor 12/2021, disebutkan fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya seperti tempat hiburan, karaoke, warnet, game online dan kegiatan usaha sejenis lainnya, ditutup sementara.

“Jadi untuk saat ini sesuai aturan yang ada, seperti itu [tutup sementara],” kata dia, Selasa (21/9/2021).

Sementara saat ini setiap pengelola destinasi wisata sudah diarahkan untuk melakukan persiapan, guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu pemerintah mengizinkan pembukaan destinasi wisata.

“Persiapan sementara, untuk pengelola destinasi itu sekarang sudah melakukan simulasi-sumulasi. Mengantisipasi manakala destimasi wisata diizinkan dibuka. Simulasi dalam arti sesuai prokes [protokol kesehatan] ketat,” lanjut dia.

Baca Juga: 18 SMK di Boyolali Gelar PTM, Ada yang Diawali Vaksinasi Pelajar

Untuk sementara ini destinasi wisata yang dibolehkan dibuka dengan protokol kesehatan dan pembatasan adalah wisata kuliner. “Menurut instruksi Bupati 11/2021, sekarang untuk kuliner, rumah makan, baik yang diobyek wisata maupun di luar, diijinkan dengan prokes ketat dan pembatasan. Seperti di Waduk Cengklik, Tlatar, itu yang kuliner tidak dilarang. Kalau yang dilarang adalah objek, terutama wisata air sebab berpotensi untuk membuka masker,” jelas dia.

Menurutnya dalam rangka penanganan Covid-19, protokol kesehatan harus selalu ditekankan, termasuk di lokasi wisata nantinya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.

Kisah Beras Delanggu yang Kini Tinggal Nama

Beras Delanggu kini tinggal nama brand. Tidak ada petani di Delanggu, Klaten, yang menanam beras raja lele yang dikenal pulen dan enak.

Sayangkan Komentar Rudy Soal Celeng, Dencis: Seharusnya Menyejukkan

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, menilai pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memperkerus suasana.

Kata Dencis Soal Sanksi Kader yang Dukung Ganjar Pranowo

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Denny Nurcahyanto, menyebut pihaknya tak berhak memberikan sanksi bagi kader yang melanggar instruksi partai.

Rem Blong, Mobil 5 Penumpang Nyungsep ke Parit di Tawangmangu

Mobil Honda Mobilio hilang kendali dan nyungsep di parit setelah diduga mengalami rem blong di Tawangmangu. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Dilantik, Asproksi Jateng Komitmen Pasarkan Produk Kesehatan Lokal

Pengurus Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) Jateng dilantik. Mereka berkomitmen untuk mendukung pemasaran produk kesehatan lokal.

Hari Pangan Sedunia, Perpadi Bagikan Beras Gratis ke Warga Delanggu

DPC Perpadi Klaten membagikan 800 paket beras secara gratis kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Delanggu, Sabtu (16/10/2021) sebagai rangkaian memperingati Hari Pangan Sedunia.

3 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Antarwaktu, Ini Tahapannya

Ketiga desa yang melaksanakan pilkades antarwaktu yakni Desa Gedangan di Kecamatan Grogol, Desa Trosemi di Gatak, dan Desa Puhgogor di Bendosari.

Geger, Pengunjung Meninggal Saat Belanja di Pasar Jungke Karanganyar

Seorang warga Tasikmadu, Karanganyar, meninggal mendadak saat berbelanja di Pasar Jungke. Korban sempat terjatuh sebelum meninggal dunia.

Sabar Dulu, Pengumuman Hasil Ujian SKD CPNS Sukoharjo Tunggu Ini

Ujian SKD CPNS Sukoharjo sudah selesai dilaksanakan, namun terkait jadwal pengumuman masih menunggu informasi lebih lanjut dari panitia pusat.

Siap-siap! Ada Pemadaman Listrik di Boyolali Hari Ini (16/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Boyolali hari ini, Sabtu (16/10/2021) yang berlangsung selama lima jam. Ini daerah yang terdampak.

Aturan Baru! Jagong dan Berwisata di Sukoharjo Syaratnya Sudah Vaksin

Pemkab Sukoharjo mensyaratkan wajib sudah divaksin bagi warga yang hendak menggelar dan menghadiri hajatan serta masuk ke tempat wisata.

Pemadaman Listrik Solo Hari Ini (16/10/2021), Daerahmu Terdampak?

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo hari ini, Sabtu (16/10/2021) yang berlangsung selama tiga jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Keraton Solo Ditegur Kemendikbud, Gibran: Dirjen Cipta Karya Sudah Cek

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah membahas rencana revitalisasi Keraton Solo dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR.