Tutup Iklan

INFRASTRUKTUR SOLO : Sky Bridge Dilengkapi Travelator dan Penjagaan 24 Jam

INFRASTRUKTUR SOLO : Sky Bridge Dilengkapi Travelator dan Penjagaan 24 Jam

SOLOPOS.COM - Desain Sky Bridge Terminal Tirtonadi-Solo Balapan tampak depan. (Dishubkominfo Solo)

Infrastruktur Solo,  sky bridge menghubungkan Terminal Tirtonadi dengan Stasiun Solobalapan.

Solopos.com, SOLO -- Pengelola Terminal Tirtonadi mengusulkan fasilitas travelator dan penjagaan selama 24 jam untuk menunjang operasional jembatan layang (sky bridge) penghubung  terminal dengan Stasiun Solobalapan.

Kepala UPTD Terminal Tirtonadi, Eko Agus Susanto, mengusulkan tangga manual sebagai akses utama menuju sky bridge diganti travelator untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna.

“Saat ini tangga naik tingginya sekitar 12 meter. Cukup curam. Kami mengusulkan agar tahun depan ditambah fasilitas travelator. Kemiringannya dibuat selandai mungkin sehingga difabel yang menggunakan kursi roda dan warga lansia bisa lewat dengan nyaman,” terang dia saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (21/10/2016) siang.

Selain travelator, Eko mengusulkan pengadaan penjaga keamanan sky bridge sebanyak 20 orang yang dibagi menjadi tiga sif untuk mengamankan jembatan layang selama 24 jam sehari. “Kami ingin tempatkan petugas selama 24 jam untuk memberikan jaminan keamanan bagi pengguna sky bridge,” jelasnya.

Ihwal anggaran, dia menyebut pengadaan travelator dan penjagaan selama 24 jam sudah masuk dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017. “Sudah masuk ke KUA-PPAS. Kami usulkan Rp21 miliar di APBD 2017,” bebernya.

Anggaran itu termasuk untuk terminal sisi barat. “Tahun depan, kami ingin memperbarui sistem pendingin udara di terminal sisi barat. Di sana pakai AC split. Kami ingin ganti menjadi AC central seperti terminal sisi timur. Selain itu, anggaran juga digunakan untuk gaji tenaga outsource, membayar tagihan listrik Rp250 juta/bulan, dan lain-lain,” ungkapnya.

Perwakilan kontraktor dari PT Karsa Bayu Bangun Persada, Wawan, mengemukakan saat ini pembangunan sky bridge sudah mencapai 85%. “Pemasangan atap hari ini selesai. Tinggal pemasangan keramik di lantai jembatan dan pemasangan kaca samping jembatan. Harapan kami sesuai target Desember nanti semuanya bisa selesai,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Lokasi Pendidikan Anak-Anak Perusak Makam Mojo Solo Tak Berizin, Kemenag Jateng: Bubarkan!

Kemenag memastikan tempat pendidikan anak-anak pelaku perusak makam di Mojo, Pasar Kliwon, Solo, tidak berizin dan harus dibubarkan.

Nilai Transaksi Pasar Modal di Soloraya Turun, Kenapa?

Jumlah investor di Soloraya naik signifikan pada semester I tahun 2021, meski nilai transaksi turun karena kondisi pasar modal kurang bagus.

PO Ini Operasikan Bus Premium, Salah Satunya Berpusat di Palur

Bus-bus kelas premium jadi cara sejumlah PO untuk menggaet penumpang saat berpergian, salah satunya PO itu ada di Palur Karanganyar.

Pencurian Toko Ponsel di Madiun Terekam CCTV, Pelaku Kenakan Masker

Aksi pencurian terekam dalam CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di dalam toko ponsel Majuhardware, Caruban, Kabupaten Madiun.

Nongkrong Berkerumun di Klaten, Siap-Siap Jadi Sasaran Swab Antigen

Pemkab Klaten akan melakukan tes swab antigen terhadap warga yang ketahuan nongkrong berkerumun dan melewati batas jam malam.

Fascino 125, Skutik Berfitur Hybrid dari Yamaha

Pabrikan sepeda motor Yamaha mengeluarkan sepeda motor skuter matik berfitur hybrid pada Fascino 125.

Ikut Rewangan Akikahan, 8 Keluarga di Purbayan Baki Sukoharjo Kena Covid-19

Delapan keluarga di satu perumahan di kawasan Purbayan, Baki, Sukoharjo, terpapar Covid-19 setelah ikut rewangan akikah.

Ketua GP Ansor Solo Dukung Gibran Tutup Lokasi Pendidikan Anak-Anak Pelaku Perusakan Makam

Ketua GP Ansor Solo, Arif Syarifuddin, menyayangkan aksi perusakan makam yang dilakukan oleh anak-anak seusia sekolah dasar.

Tepeng Steven and Coconut Treez Dimakamkan, Instagram Banjir Ucapan Duka

Sebelum dimakamkan, diketahui Tepeng Steven and Coconut Treez itu berjuang melawan corona.

Jangan Kecele! Tempat Wisata di Boyolali Tutup Sepekan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali kembali menutup semua tempat wisata di wilayah Boyolali selama sepekan mulai Selasa (22/6/2021).

Kelelahan Mendaki, Gadis 17 Tahun Asal Solo Digendong Turun Gunung Lawu

Gadis asal Kota Solo, B, 17, terpaksa digendong turun dari Gunung Lawu karena kelelahan saat mendaki bersama rombongannya.

Dari Hajatan Hingga Kerja Bakti, Ini Daftar Klaster Covid-19 yang Masih Aktif di Boyolali

Sejumlah klaster di Kabupaten Boyolali dengan kasus yang cukup besar masih aktif. Klaster itu bermula dari kegiatan warga seperti hajatan hingga kerja bakti.