INFRASTRUKTUR SOLO : Menhub Puji Fasilitas Modern di Terminal Tirtonadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) meninjau Terminal Tirtonadi seusai Peresmian Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi dan Fasilitas Integrasi Moda Transportasi Terminal Tirtonadi-Stasiun Solo Balapan di Terminal Tirtonadi, Solo, Selasa (27/12/2016). (Nicolaus Irawan/JIBI/Solopos)

Infrastruktur Solo, Menteri Perhubungan menjajal sejumlah fasilitas di Terminal Tirtonadi.

Solopos.com, SOLO -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memuji kondisi dan fasilitas modern di Terminal Tirtonadi, Solo, yang dinilai sekelas bandara. Menhub berharap peningkatan kualitas pelayanan terminal bus tersebut bisa mengembalikan minat masyarakat menggunakan jasa transportasi bus.

Hal itu disampaikan Menhub di sela Persemian Terminal Tipe A Tirtonadi dan Fasilitas Integrasi Antarmoda Transportasi Terminal Tirtonadi-Stasiun Solo Balapan, Selasa (27/12/2016) siang. Dalam kesempatan tersebut, Budi Karya menjajal pembelian tiket elektronik (e-ticketing) bus tujuan Solo-Surabaya serta fasilitas e-gate.

“Saya apresiasi, terminalnya sudah kempling, e-ticketing sudah jalan, masuk lewat e-gate, sampai naik bus. Ini lompatan yang baik. Kita tahu saat ini bus agak ditinggalkan. Tapi kalau terminalnya sudah seperti ini, orang akan kembali ke bus,” terang dia.

Menhub menyebut peluang pasar bus masih potensial. Transportasi publik tersebut bisa menjangkau berbagai wilayah yang sulit diakses moda lainnya. Terlebih ke depan Terminal Tirtonadi terkoneksi langsung ke Stasiun Solo Balapan serta Bandara Adi Soemarmo lewat fasilitas penunjang integrasi antarmoda jembatan layang (sky bridge) serta kereta api bandara.

“Teman-teman kita yang dari ujung seperti Klaten, Wonogiri, Sragen, atau Madiun bisa menumpang bus lalu lewat sky bridge menuju Stasiun Solo Balapan, lalu naik kereta api ke Bandara Adi Soemarmo. Begitu juga sebaliknya. Tanpa ada crossing. Ini bisa jadi ide untuk kota lainnya,” jelas dia.

Budi Karya mewanti-wanti pengelola Terminal Tirtonadi agar menjaga kualitas pelayanan serta bangunan yang digelontor anggaran Rp186 miliar itu. “Terminalnya sudah kayak bandara. Kepada pengelola, amanah terminal percontohan di Indonesia ini saya harapkan tetap dirawat dengan baik,” pesan dia.

Budi Karya didampingi Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro turut meninjau hasil pembangunan sky bridge dari Terminal Tirtonadi maupun Stasiun Solo Balapan. Menhub mengapresiasi hasil pembangunan fasilitas integrasi antarmoda tersebut meskipun belum tuntas.

Dirut PT KAI Edi Sukmoro menyatakan pembangunan sky bridge sepanjang 223 meter dan lebar 4,2 meter serta tinggi 6,7 meter yang ditangani dan dibiayai PT KAI rampung Januari mendatang. “Januari nanti selesai. Di sini pembangunan baru berjalan dua bulan. Pembangunan ini kami buat untuk jangka panjang, paling tidak usianya bisa puluhan tahun, jadi harus benar-benar berkualitas,” jelas dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom