Anggota Linmas berjaga di Taman Tirtonadi Solo, belum lama ini. Lahan Taman akan dikepras untuk pembangunan Jembatan Tirtonadi (JIBI/dok)

Infrastruktur Solo, Pemkot akan membangun dua jembatan untuk kendaraan dan satu jembatan gantung untuk pejalan kaki.

Solopos.com, SOLO -- Setelah sempat tertunda, proyek pembangunan jembatan Tirtonadi dipastikan segera dikerjakan pada tahun depan. Sesuai rencana, ada dua paket pekerjaan meliputi pembangunan jembatan baru Tirtonadi untuk kendaraan dan jembatan gantung untuk pejalan kaki.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Yulistianto menerangkan pembangunan jembatan Tirtonadi selama ini terganjal proses pembebasan lahan milik warga. Namun, saat ini proses pembebasan lahan telah rampung. (Baca juga:  Sejumlah Rumah Terkena Proyek Jembatan Tirtonadi)

“Sudah klir [pembebasan lahan]. Jadi tahun depan bisa dikerjakan,” kata Budi ketika dijumpai wartawan di Balai Kota, Selasa (27/12/2016).

Sedikitnya ada lima hunian warga yang terdampak pembangunan jembatan tersebut. Hunian itu berada sisi utara jembatan. Anggaran pembebasan lahan sepenuhnya ditanggung Pemkot. Appraisal (penaksiran) ganti rugi bangunan sudah dilakukan sejak 2015 lalu.

“Kami tidak tahu anggaran pembangunan jembatan itu [Tirtonadi] berapa. Karena nanti proyek jembatan ditangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat [PUPR]. Yang jelas proyek mulai dikerjakan 2017,” katanya.

Pemkot sudah meminta pemilik bangunan segera meninggalkan lokasi dan membongkar bangunan tersebut. Saat ini, Pemkot masih menunggu koordinasi lanjutan dengan Kementerian PUPR terkait pelaksanaan pembangunan jembatan Tirtonadi.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga segera disiapkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo). Rekayasa lalu lintas ini dinilai penting guna meminimalkan kemacetan saat proses pembangunan jembatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Endah Sitaresmi Suryandari mengatakan proyek pembangunan jembatan sesuai rencana dikerjakan multiyears. Dua paket pekerjaan dari pemerintah pusat untuk pembangunan jembatan Tirtonadi, meliputi pembangunan jembatan baru Tirtonadi dan jembatan gantung.

Sesuai rencana, jembatan Tirtonadi akan menjadi twin. Sekarang baru ada satu, namun nanti dibuat satu jembatan lagi di sisi barat jembatan lama. “Setelah jembatan baru dibangun, jembatan lama gantian yang diperbaiki,” katanya.

Sedangkan jembatan gantung, menurut Sita, akan dibangun di sisi barat jembatan baru. Jembatan gantung ini dibangun khusus bagi pejalan kaki dengan mengadopsi jembatan gantung New Selo Boyolali.

Harapannya, jembatan tersebut mampu menjadi magnet destinasi wisata baru di Kota Bengawan. Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan taman Tirtonadi bakal terdampak  pembangunan jembatan dan akan dipugar.

“Taman akan dikemas dengan lebih baik lagi karena nanti di sana menjadi destinasi wisata air kalau embung sudah dibangun,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten