INFRASTRUKTUR SEMARANG : Netizen Ingin Lahan Bekas Wonderia Segera Dimanfaatkan
Wahana Permainan Wonderia di Jl. Sriwijaya, Tegalsari, Candisari, Kota Semarang, Jateng. (Wonderia-semarang.blogspot.com)

Infrastruktur berupa lahan bekas wahana permainan Wonderia disarankan segera dimanfaatkan.

Solopos.com, SEMARANG – Wahana permainan Wonderia di Jl. Sriwijaya, Tegalsari, Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang beberapa waktu lalu karena masalah finansial yang tak kunjung usai. Meskipun Wonderia dikelola pihak swasta, lahan tempat berdirinya taman rekreasi itu merupakan infrastruktur milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Khalayak pengguna Internet (netizen) yang mengetahui Wonderia sudah ditutup menyarankan agar lahan bekas wahana permainan itu segera dimanfaatkan Pemkot Semarang. Mereka menganggap Kota Semarang membutuhkan taman yang dapat digunakan masyarakat untuk berekreasi.

Saran netizen itu ramai dilontarkan di grup Facebook Media Informasi Kota Semarang, Rabu (22/2/2017). "Mas Wali Kota Hendrar Prihadi saya usul lahan bekas Wonderia dibuat taman tematik. Misalnya Taman Sambat atau Taman Manajemen Emosi. Taman ini diperkhususkan untuk menampung emosi warga Kota Semarang, istilah agak kerennya taman wisata relaksasi hati," tulis pengguna Anton Sudibyo di dinding grup.

Pendapat Anton Sudibyo itu tak sedikit menerima komentar netizen yang setuju jika lahan bekas Wonderia segera dimanfaatkan. Mereka menganggap lahan seluas itu sangat disayangkan jika nantinya terbengkalai.

Netizen lain lantas menyayangkan rencana pembangunan Trans Studio di Wonderia beberapa waktu silam batal terealisasi. Kini netizen menyesali penolakan pembangunan Trans Studio di infrastruktur milik Pemkot Semarang itu.

"Dulu diwacanakan Trans Studio banyak yang menolak, termasuk TS itu, pemerintah sudah bersusah payah akhirnya kandas juga," tulis pengguna akun Rahmulyo Adi Wibowo.

Mekipun netizen menginginkan agar lahan tersebut segera dimanfaatkan untuk kepentingan publik, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi justru belum memikirkan pemanfaatan salah satu infrastruktur di Kota Semarang itu.

Seperti diberitakan Semarangpos sebelumnya, Hendi—sapaan akrab sang wali kota—baru akan memikirkan rencana pemanfaatan aset Kota Semarang itu setelah enam bulan ke depan. Hendi juga berencana akan mengajak masyarakat untuk berembug mengenai pemanfaatan lahan eks-Wonderia. Ia mengungkapkan tak menutup kemungkinan akan dibangun Trans Studio jika memang masyarakat menginginkannya.

Sebelumnya, di lahan tersebut berdiri wahana permainan Wonderia. Namun karena pihak PT Semarang Arsana Rekreasi Trusta (Smart) menunggak sejumlah royalti dan pajak senilai miliaran rupiah, sarana rekreasi itu disegel Satpol PP Kota Semarang. Bukan hanya itu, pemkot bahkan telah memutus kontrak yang terjalin dengan PT Smart dalam pengelolaan infrastruktur di Semarang tersebut. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom