Tutup Iklan

INFRASTRUKTUR SEMARANG : Hendi Pamer Jalan di Tambakrejo, Netizen Mengkritik

INFRASTRUKTUR SEMARANG : Hendi Pamer Jalan di Tambakrejo, Netizen Mengkritik

SOLOPOS.COM - Jalan di kawasan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jateng sebelum diperbaiki (atas) dan sesudah diperbaiki (bawah). (Instagram-@hendrarprihadi)

Infrastruktur berupa jalan di Tambakrejo, Kota Semarang telah diperbaiki dan dipamerkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, namun hal itu memicu kritik yang dilayangkan netizen.

Solopos.com, SEMARANG – Jalur jalan di kawasan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), yang dulunya rusak, kini berubah menjadi mulus setelah diperbaiki. Perkembangan itu pun dipamerkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melalui akun Instagramnya, @hendrarprihadi, Rabu (4/10/2017).

Namun unggahan Hendi—sapaan akrab Hendrar Prihadi—itu justru memicu warga dunia maya (netizen) melayangkan kritik. Menurut netizen, jalur jalan di kawasan Tambakerjo itu tak dilengkapi drainase sehingga diperkirakan akan cepat rusak lantaran terkena banjir. "Jalan bagus itu biasa pak, tapi kalau ditambah saluran bagus itu baru luar biasa. Jadi jalannya awet apik. Hehehe," ungkap pengguna akun Instagram @puji728.

"Dikasih saluran air pak, percuma kalau gak ada saluran air jalannya bolong-bolong lagi," pinta pengguna akun Instagram @dahlunt.

"Kalau boleh saran ya pak @hendrarprihadi, setiap pembangunan jalan, drainase air juga diperhatikan. Air yang menggenangi aspal juga sifatnya merusak, karena mengikis," tulis pengguna akun Instagram @manik_veridoni.

Bahkan, ada juga netizen yang mengkritik kebiasan Hendi memamerkan perkembangan infrastruktur di Kota Semarang. Menurut mereka, orang nomor wahid di ibu kota Jateng itu perlu menyertakan perincian dana perbaikan infrastruktur, selain foto dulu dan sekarang, agar tak dianggap sebagai pencitraan semata.

"Mantap. Upload juga keuangan proyeknya dong pak. Buat transparansi. Jadi enggak kayak pencitraan doang upload before-after. Tapi memang realisasi program Bapak. Ada foto before-after, ada realisasi anggaran juga," tulis pengguna akun Instagram @chulilalba.

Meski banyak yang melontarkan kritik, tak sedikit juga yang berterima kasih kepada Hendi atas diperbaikinya jalan di kawasan Tambakrejo itu. Menurut sebagian netizen, wali kota Semarang itu telah menunjukkan kerja nyata selama ini.

Terlepas dari kritik netizen, Hendi menjelaskan perbaikan infrastruktur itu berawal dari protes. Sayang, ia tak mengungkapkan pihak-pihak yang melayangkan protes kepadanya. "Dari protes menjadi progres butuh proses," tulis Hendi singkat. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Ada 5.000 Vaksin Covid-19 untuk Pelaku UMKM & Ritel Karanganyar, Ini Link Pendaftarannya

Jatah vaksin Covid-19 dititipkan ke Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop dan UKM) Karanganyar.

Viral di Tiktok, Ini Lirik dan Terjemahan Lagu Meurindu - Rialdoni

Lirik dan terjemahan lagu meurindu milik penyanyi Aceh banyak dicari setelah viral di media sosial, yuk simak baik-baik di sini!

Gojek Luncurkan Festival Kuliner Solo, Catat Tanggalnya

Gojek berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo menghadirkan Festival Kuliner Solo (FKS) yang melibatkan ratusan mitra usaha Go Food.

Kasus Covid-19 Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar Masih Terus Bertambah, Total 113 Orang

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster pabrik sepatu di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, masih terus bertambah.

Begini Cara Mengajari Anak Berwirausaha Sejak Dini

Agar buah hati termotivasi jadi pengusaha, tak ada salahnya orang tua mengajari anak berwirausaha.

Tiga Cara Menikmati Croffle Hits dari Tjemilan oleh Kopi Soe

Sebagai kedai camilan favorit masyarakat, Tjemilan oleh Kopi Soe juga menghadirkan aneka varian croffle yang dinamai #Soeffle.

Tren Naik, Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tambah 88 Orang dalam Sehari

Kasus Covid-19 di Sukoharjo bertambah 88 orang dalam sehari pada Kamis (24/6/2021). Penambahan itu membuktikan tren penambahan kasus Covid-19 di Sukoharjo masih naik.

Bapas Solo Sebut Mediasi Kasus Perusakan Makam Oleh Anak-Anak Di Mojo Telah Selesai, Hasilnya?

Proses mediasi kasus perusakan makam Mojo, Pasar Kliwon, Solo, yang melibatkan 10 anak-anak sudah selesai dengan pendampingan Bapas.

Melonjak! Pemusalaran Jenazah Prosedur Covid-19 di Sukoharjo Capai 22 Orang dalam Sehari

Sebanyak 22 jenazah dimakamkan dengan prosedur Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo dalam sehari. Kondisi ini melonjak tajam dari biasanya empat jenazah.

Diduga Gegara Depresi, Perempuan asal Pati Terjun ke Sumur

Seorang perempuan di Pati diduga nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke sumur. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.