INFRASTRUKTUR SEMARANG : Bina Marga Tolak Bayar Penuh 2 Proyek Jalan
Situasi Jl. Haji Sirajudin, Tembalang, Kota Semarang. (Panoramio.com)

Infrastruktur jalan baru di Kota Semarang tak membuat puas Bina Marga.

Solopos.com, SEMARANG — Dinas Bina Marga Kota Semarang menolak membayar penuh dua proyek jalan yang pengerjaannya dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi.

"Ada beberapa kegiatan [proyek jalan] yang tidak 100%. Artinya, pekerjaan tidak sesuai spesifikasi," kata Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Iswar Aminuddin di Semarang, Jumat (30/12/2016). Pernyataan itu ia kemukakan ketika memeriksa penyelesaian proyek pembangunan Jl.Woltermonginsidi untuk memastikan kesesuaian dengan target yang ditetapkan pada akhir tahun ini.

Dua proyek jalan di Kota Semarang yang dinilai pengerjaannya tidak sesuai spesikasi adaklah proyek Jl. Sirajudin di kawasan Tembalang, dan Jl. Zainuddin di kawasan Genuk, Semarang. "Jadi, pekerjaannya kami reject karena tidak sesuai spesifikasi, seperti ketebalan beton yang semestinya 20 centimeter, tetapi di beberapa titik ada yang 16 cm dan 17 cm," katanya.

Di lapangan, diakuinya pengerjaan dua proyek jalan itu memang sudah selesai, tetapi karena ada beberapa titik yang tidak sesuai spesifikasi maka tidak akan dibayar 100%. "Kami reject nol rupiah pada titik-titik atau lokasi yang tidak sesuai spesifikasi. Bukannya kami tidak mau [bayar], tetapi di bawah spesifikasi. Jadi, tidak kami bayarkan," katanya.

Namun, Iswar memastikan secara keseluruhan proyek pembangunan jalan di berbagai wilayah di Kota Semarang untuk tahun anggaran ini sudah memenuhi target dengan penyelesaian 100 persen. Ia mencontohkan pembangunan Jalan Woltermonginsidi yang menelan anggaran Rp26 miliar sudah selesai pengerjaannya, dan tinggal tersisa beberapa pekerjaan yang sifatnya untuk penyempurnaan.

"Kami harapkan hari ini pekerjaan [Jl. Woltermonginsidi] yang masuk dalam masa pemeliharaan harus diperbaiki. Ada penyempurnaan sedikit-sedikit yang harus diselesaikan," ungkapnya.

Demikian juga, kata dia, pengerjaan jalan di lokasi-lokasi yang lainnya saat ini sudah bisa dirampungkan, seperti di Jl. Prof. Suharso, Jl. Tlogosari Raya, serta jalan di kawasan Jabungan. "Ya, termasuk dua [proyek pembangunan] jalan yang di-reject tadi. Pengerjaannya memang sudah selesai, tetapi kan tidak sesuai atau di bawah spesifikasi yang ditentukan," pungkas Iswar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom