INFRASTRUKTUR KARANGANYAR : Proyek Peningkatan Jalan Tuban-Wonosari Mangkrak Ditinggal Kontraktor

 Sejumlah pengendara roda dua melaju di jalan Tuban-Wonosari pada Rabu (7/2/2018). (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Sejumlah pengendara roda dua melaju di jalan Tuban-Wonosari pada Rabu (7/2/2018). (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)

Proyek peningkatan jalan Tuban-Wonosari, Gondangrejo, Karanganyar, sudah sebulan mangkrak.

Solopos.com, KARANGANYAR — Proyek peningkatan jalan Tuban-Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, nyaris tak ada progres sejak peletakan batu pertama oleh Bupati Juliyatmono pada September 2017 lalu.

Pantauan Solopos.com, kondisi jalan itu belum banyak berubah apabila dibandingkan saat Juliyatmono meletakkan batu pertama pada pertengahan September tahun lalu. Kondisi jalan berlubang karena aspal mengelupas. Hal yang berbeda hanya pada beberapa ruas sudah terdapat cor beton.

Dari Plesungan ke utara hingga pertigaan dekat Balai Desa Wonosari belok ke barat. Cor beton pertama ada di jalan sisi kanan. Panjang cor beton sekitar enam meter. Terus ke barat sekitar 200 meter-300 meter, cor beton berikutnya di jalan sisi kiri.

Ke barat lagi menyusuri jalan menikung, ada dua lokasi cor beton. Cor beton terakhir utuh atau dibuat pada dua sisi jalan dan lebih panjang dibandingkan cor beton lainnya. Sejumlah pengendara roda dua, empat, maupun lebih berjalan perlahan.

Rata-rata kecepatan di bawah 60 kilometer per jam. Mereka berjalan zig-zag menghindari jalan cor beton. Pantauan Solopos.com, timbunan material tanah dan kerikil dipadatkan di ujung cor beton. Kemungkinan itu mengantisipasi pengendara yang nekat melintasi cor beton.

“Saya dan beberapa warga menguruk bagian ujung cor beton. Kasihan kalau ada pengendara lewat sini malam hari. Kalau enggak hafal medan bisa menabrak. Sudah banyak yang jatuh karena menabrak cor beton. Terakhir itu pelajar,” kata warga Dukuh Gemblong, Desa Wonosari, Supardi, saat ditemui wartawan di sekitar lokasi, Rabu (7/2/2018).

Menurut dia dan sejumlah warga yang berjualan di sekitar jalan Tuban-Wonosari, proyek jalan itu mangkrak sejak satu bulan lalu. Kontraktor tidak melanjutkan pekerjaan dan membereskan seluruh material.

“Kami semakin susah kalau hujan. Jalan tergenang. Harapan saya segera diperbaiki, dilanjutkan lagi proyeknya. Jangan acak-acakan begini. Ini bahaya kalau malam karena gelap tidak banyak penerangan jalan,” ujar dia.

September 2017 lalu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meresmikan proyek peningkatan jalan di dua lokasi, yakni jalan Tuban-Wonosari dan Malanggaten-Plalar. Dua paket peningkatan jalan itu menggunakan dana alokasi umum (DAU) 2017. Total nilai proyek Rp11,4 miliar.

Nilai kontrak paket peningkatan jalan Tuban-Wonosari Rp5,49 miliar. Panjang pekerjaan 3.190 meter. Lebar jalan empat meter akan ditambah menjadi lima meter. Penyedia jasa yang lolos lelang adalah PT Dipo Mulyo Mas Semarang. Masa pekerjaan 120 hari.

Saat itu, Bupati mengingatkan pemenang lelang agar tidak main-main mengerjakan proyek di Karanganyar. Dia meminta pengembang fokus dan cekatan.

“Saya enggak punya kepentingan apa-apa. Cepat, fokus, cekat-ceket. Keburu hujan malah repot. Aja apalan ngaspal diakhirkan. Iki dinggo NKRI. Ben berkah,” ungkap Juliyatmono saat memberikan sambutan kala itu.

Sementara itu, Camat Gondangrejo, Junaidi, membenarkan proyek peningkatan jalan Tuban-Wonosari mangkrak. Menurut dia, persoalan pada pihak ketiga. Mereka tidak bisa menyelesaikan pekerjaan.

Junaidi mengklaim pemerintah desa dan kabupaten sudah berupaya mengingatkan kontraktor agar lekas menyelesaikan pekerjaan. “Pekerjaan tidak bisa diselesaikan. Mereka merasa enggak mampu. Kami upaya ingatkan mereka supaya lekas diselesaikan. Itu akses utama dari Wonosari menuju Dayu, Krendowahono, Tuban, dan Kragan,” ujar Junaidi saat ditemui wartawan seusai menghadiri acara di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu.

Dia menyampaikan pekerjaan jalan akan berlanjut pada 2018. Menurut dia, Pemkab mengalokasi dana pada APBD Perubahan 2018. “Tetapi sebelumnya akan ada audit. Pemkab putus kontrak dengan pengembang sebelumnya. Lalu nanti lelang ulang.”

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Hujan Deras, Wilayah Setabelan Solo Tergenang Luapan Anak Kali Pepe

Meluapnya anak Kali Pepe akibat tidak muat menampung air

Tega! Pria Ponorogo Aniaya Ibu Kandung Gara-Gara Uang Penjualan Kayu

Polisi menangkap seorang pria di Dukuh Pondok, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Katimun, 55, karena tega menganiaya ibu kandungnya sendiri gara-gara uang bagi hasil penjualan kayu.

Puan Dijadwalkan Hadiri Peresmian Jembatan Gantung Girpasang

Selain ke Girpasang, rombongan Puan Maharani beserta sejumlah anggota DPR dijadwalkan mengunjungi wilayah Polanharjo, Klaten.

Masuk Kamar Tanpa Busana, Ayah Bejat Ini Tunggu Anak Tiri Selesai Mandi

Pelaku bersembunyi di kamar anak tirinya tanpa busana, menunggu korban selesai mandi. Untungnya aksi pencabulan itu gagal, pelaku ditangkap Polres Karanganyar.

Savana Dieng, Padang Rumput Khas Afrika dengan Kearifan Lokal

Padang Savana Dieng merupakan tempat perkemahan di pendakian Gunung Pangonan, Desa Karangsari, Kelurahan Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Sempat Hilang Dicuri, Alat Pemantau Gunung Sumbing Dikembalikan

Komponen alat pemantau Gunung Api Sumbing yang sebelumnya dilaporkan hilang karena dicuri, akhirnya dikembalikan.

+ PLUS Jepara Pernah Jadi Kota Pelabuhan Terbesar Berkat Ratu Kalinyamat

Ratu Kalinyamat pernah menjadikan Jepara sebagai kota pelabuhan terbesar di Pantai Utara (Pantura) pada abad ke-16.

Tingkatkan Layanan KRL Commuterline, KAI Commuter Gandeng Kemenhub

KAI Commuter sebagai penyedia jasa layanan KRL Commuterline Jabodetabek terus melakukan transformasi kualitas layanan kepada penggunanya.

Perkuat Branding, Pemkab Madiun Resmikan Taman Wisata Edukasi

Pemkab Madiun meresmikan Taman Wisata Edukasi Porang dan TIC di kawasan GOR Pangeran Timoer, Rabu (19/1/2022), untuk memperkuat branding Kabupaten Madiun sebagai daerah penghasil porang.

Pasar Legi Solo Banjir, Pedagang: Ngarep Kios Banyune Gumrojog Lur!

Bangunan baru Pasar Legi Solo malah tergenang banjir sehari menjelang peresmian yang dijadwalkan pada Kamis (20/1/2022).

Selamat! SSB Asal Sukoharjo Maju ke Putaran Nasional Liga Topskor

PFA Surakarta U13 berhasil keluar sebagai juara Liga Topskor Zona Madiun, Jawa Timur, dan melaju sebagai wakil Zona Jawa Timur dalam Liga Topskor Nasional.

Binda Jateng Alokasikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Anak-Anak Kartasura

Total vaksinasi anak se-Kartasura dari total 10.000 target anak sudah mencapai sekitar 70 persen per Selasa (18/1/2022).

Restoran Pertama NFT Dibuka 2023, Biaya Jadi Member Rp200 Jutaan

Restoran NFT pertama yang terinspirasi makanan laut ini akan dibuka pada 2023 di New York City

Sering Tak Dilayani Istri, Pria Tasikmadu Berusaha Cabuli Anak Tiri

Seorang ayah asal Tasikmadu, Karanganyar, berupaya mencabuli anak tirinya yang baru selesai mandi. Beruntung aksi bejat pelaku gagal.

Viral Pria Ketahuan Selingkuh di Mobil, Istri Mencegat dengan Naiki Kap

Seorang perempuan nekat menaiki kap mobil yang dikendarai sang suami setelah kedapatan selingkuh dengan wanita lain.