Tutup Iklan

INFRASTRUKTUR KARANGANYAR : Jembatan Anyaman Bambu Lalung Ini Bikin Ngeri

INFRASTRUKTUR KARANGANYAR : Jembatan Anyaman Bambu Lalung Ini Bikin Ngeri

SOLOPOS.COM - Seorang pengendara menyeberangi sungai di Kelurahan Lalung lewat jembatan anyaman bambu pada Jumat (13/10/2017). (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)

Jembatan darurat di Kelurahan Lalung, Karanganyar, membuat takut orang yang melintasinya.

Solopos.com, KARANGANYAR — Sejumlah pengendara motor khawatir saat menyeberangi jembatan anyaman bambu yang menghubungkan Kelurahan Jungke dengan Lalung, Karanganyar.

Jembatan anyaman itu merupakan jembatan darurat karena jembatan utama yang menghubungkan dua kelurahan itu sedang direhab. Kontraktor yang merehab jembatan itu membuatkan jalur alternatif dengan menguruk ladang dan membuat jalur melalui dasar sungai yang mengering saat musim kemarau lalu.

Namun, akibat hujan belakangan ini, dasar sungai yang dijadikan jalur alternatif tergenang air sehingga tak bisa dilalui kendaraan. Kontraktor membuatkan jembatan darurat dari anyaman bambu. Namun, jembatan darurat itu membuat warga takut melewatinya.

Pantauan Solopos.com, Jumat (13/10/2017), ukuran jembatan darurat hanya cukup dilewati kendaraan roda dua secara bergantian. Kondisi itu membuat sejumlah pengendara memilih mengurungkan niat menyeberang.

Mereka khawatir jembatan bergoyang atau malah terbawa aliran sungai. Salah seorang pengendara, warga Papahan, Tasikmadu, Prastiwi, 22, mengaku hendak menuju Taman Pancasila dari arah Lalung.

Dia memilih jalur itu karena tidak terlalu jauh. “Mangga, duluan saja. Saya takut,” tutur perempuan berkerudung itu ragu-ragu saat hendak melintas.

Dia mengaku hendak menjajal melewati jalur itu karena mengikuti arahan di papan pengumuman di jalur alternatif. “Selama pembangunan lewat memutar karena jalan diblokade. Dipasang bambu melintang jalan. Nah tadi baca ada jembatan darurat. Takut,” ungkap dia.

Sementara itu, pengendara lain berupaya memberikan semangat kepada Prastiwi untuk melintasi jembatan dari anyaman bambu itu. “Tidak apa-apa, cukup kuat. Jaga keseimbangan,” ujar pengendara lain.

Arus lalu lintas di lokasi itu cukup ramai. Jalur itu merupakan alternatif dari dan menuju Lalung maupun Jungke. Tetapi, hanya pengendara roda dua yang dapat melintas.

Pengendara roda empat tidak dapat melintas. Salah satu warga sekitar, Sunarto, menyampaikan air di sungai pernah meluap karena hujan deras. “Yang punya nyali dan nekat saja yang mau melintas,” tutur dia.

Lurah Lalung, Jamil, menuturkan sudah memanggil pemborong untuk memasang jembatan darurat menggunakan anyaman bambu yang lebih kuat. Dia menjanjikan jembatan dipasang pekan depan.

“Iya memang kadang banjir. Sudah panggil pemborong supaya bikin jembatan agak tinggi. Sungai itu dalamnya selutut orang dewasa. Ini khusus roda dua. Kalau roda empat enggak bisa lewat,” tutur Jamil saat dihubungi Solopos.com, Jumat.

Dia memprediksi proyek pembangunan jembatan selesai beberapa bulan lagi. Jamil berharap warga waspada saat melintas, terutama saat hujan.

Berita Terkait

Berita Terkini

24 Klaster Covid-19 Muncul Dalam Sepekan Di Sukoharjo, Mayoritas Keluarga

Sebanyak 24 klaster penularan Covid-19 yang muncul dalam sepekan terakhir di Sukoharjo mayoritas merupakan klaster keluarga.

Waterspout Rusak Perahu dan Rumah Nelayan Banyuwangi

Waterspout terpantau sekira pukul 16.00 WIB, Rabu (16/6/2021) sekitar 20 menit di selat Bali atau di pantai sisi Timur Kota Banyuwangi.

Waspada! Klaster Perkantoran Covid-19 Mulai Muncul

Pekan ini ada tiga klaster perkantoran Covid-19 yang muncul di Kabupaten Kulon Progo, kantor pun terpaksa ditutup sementara.

Angkatan Udara Israel Serang Gaza Lagi

Gencatan senjata Palestina dan Israel terancam setelah Angkatan Udara Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza, Rabu (16/6/2021) pagi.

Sadari, Zodiak Ini Mungkin Jatuh Cinta Karena Uang!

Sadarkan Anda bahwa astrologi menengarai ada orang dengan tanda zodiak tertentu yang mungkin jatuh cinta karena uang?

Rumah Sakit Jiwa di Semarang Siapkan 115 Bed Isolasi

Untuk menyiapkan bed isolasi pasien Covid-19, RSJD Amino Gondohutomo harus memindahkan sejumlah pasien ODGJ ke bangsal lain.

Buron 10 Tahun Pembalakan Liar Adelin Lis Ditangkap di Singapura

Buronan sekaligus terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis yang 10 tahun ini disasar Kejaksaan Agung akhirnya ditangkap imigrasi Singapura.

Waspada! Ada 26 Kasus DBD di Madiun Pada 2021

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Madiun cukup tinggi pada tahun 2021, Dinkes mencatat ada 26 kasus DBD di tahun ini.

Jakarta Lanjutkan Uji Coba PTM saat Ledakan Covid-19

Jakarta tetap melanjutkan uji coba pembelajaran tatap muka atau PTM di tengah lonjakan kasus penularan Covid-19, dua pekan terakhir ini.

Ada Orang Kena Serangan Jantung? Begini Pertolongan Pertamanya

Pertolongan pertama menjadi kunci harapan hidup seseorang yang mengalami serangan jantung. 

Vaksinasi Publik 18+ Siap Bergulir Di Solo, 12 Kelurahan Jadi Prioritas

Pemkot Solo segera menggulirkan vaksinasi Covid-19 bagi publik usia 18 tahun ke atas dengan prioritas 12 kelurahan.

Penerjun Payung Protes Jelang Kick Off Prancis vs Jerman

Laga Grup F Piala Eropa (Euro) 2021 Jerman versus Prancis di Allianz Arena di Munchen diawali aksi protes penerjun payung.