INFRASTRUKTUR JATIM : JLS Malang Ditarget Rampung Tahun Ini
ilustrasi

Infrastruktur Jatim yakni JLS di ruas Malang ditargetkan rampung tahun ini.

Solopos.com, MALANG - Pembangunan dan perbaikan jalan penghubung di jalur lintas selatan (JLS) Malang ditargetkan tuntas pada tahun ini karena akan menjadi jalur alternatif dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang Moch Anwar di Malang, Jumat (18/3/2016), mengatakan berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat pembangunan JLS di antaranya pembangunan jalan penghubung antardaerah dan objek wisata, pelebaran ruas jalan, serta perbaikan jalan rusak.

"Fokusnya, kami saat ini adalah pelebaran ruas jalan penghubung dengan sejumlah destinasi objek wisata di Malang bagian selatan. Prioritas pelebaran ruas jalan penghubung sepanjang 20 kilometer yang pelaksanaan pengerjaannya sekitar Mei mendatang," kata dia.

Ia mengatakan pembangunan jalan JLS ini, bukan hanya sebagai penghubung antarobjek wisata semata, namun juga sebagai jalur alternatif dari dan menuju beberapa wilayah di Jawa Timur bagian selatan, seperti Lumajang, Blitar, Trenggalek, dan Tulungagung.

Akses menuju wilayah selatan Jatim itu dapat ditempuh melalui Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, atau memotong perjalanan beberapa kilometer jika melewati Kecamatan Sumberpucung.

"Target kami tahun ini semua sudah tuntas agar wisatawan yang datang dan mengunjungi sejumlah objek wisata di kawasan selatan Malang ini merasa aman dan nyaman, sehingga mereka tidak kapok untuk datang kembali," ujarnya.

Data yang ada di Dinas Bina Marga Kabupaten Malang disebutkan bahwa JLS yang menghubungkan pantai-pantai di selatan Malang, memiliki panjang sekitar 65 kilometer. Dari 65 kilometer itu, tidak seluruhnya beraspal atau hotmix, tetapi ada yang masih berupa tanah.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

SOLOPOS TV



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho