Seorang wanita menaruh material demi menutup lubang jalan di perlintasan kereta api dekat Pasar Ganefo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jateng. (Facebook.com-Iwan Ubaidillah)

Infrastruktur berupa jalan rusak di dekat Pasar Ganefo Demak memicu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ikut menyoroti.

Solopos.com, SEMARANG – Jalan rusak di perlintasan kereta api dekat Pasar Ganefo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) belakangan hari ini menjadi sorotan netizen yang kebanyakan mengaku sebagai warga Demak. Selain warganet, kondisi memprihatinkan infrastruktur di Demak itu ternyata juga menarik perhatian Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Perhatian Ganjar itu bermula kala ada warganet di media sosial Twitter yang menyampaikan keluhan terkait jalan rusak di Demak tersebut kepadanya. "Mohon maaf Pak @ganjarpranowo mohon carikan solusi buat perlintasan rel kereta di Pasar Ganefo Mranggen Demak," tulis pengguna akun Twitter @dwidahsyat, Selasa (16/1/2018).

Menurutnya, salah satu infrastruktur di Kabupaten Demak itu sudah beberapa kali memicu kecelakaan lalu lintas. "Sudah banyak makan korban dan macet parah tiap harinya, Pak. Nuwun," imbuhnya.

Menanggapi itu, Ganjar mengusulkan untuk dibuat jalan layang di perlintasan kereta api dekat Pasar Ganefo itu. "Jalan layang setuju?" balas sang gubernur Jateng melalui akun Twitternya, @ganjarpranowo.

Usulan orang nomor wahid di lingkungan Pemprov Jateng itu kemudian ramai disetujui warganet di media sosialTwitter. "Setuju banget pak," tulis pengguna akun Twitter @noormanfanni.

"Sangat setuju pakde," timpal pengguna akun Twitter @Royguna53856907.

Sayang, Ganjar tak mengungkapkan usulannya itu hanya sekadar angan-angan atau benar-benar rencana yang akan direalisasikan. Padahal, sebagian warganet sangat berharap kesemrawutan lalu lintas di jalan rusak perlintasan kereta api di Demak itu segera diatasi.

[Baca juga Protes Jalan Rusak, Polisi Demak Taruh Lele di Perlintasan KA]

Terlepas dari itu, infrastruktur berupa jalan rusak di Demak tersebut memang menyita perhatian netizen belakangan hari ini. Terlebih, beberapa waktu lalu, ada polisi yang menaruh lele di jalan rusak itu demi menunjukkan kekesalannya atas rusaknya jalan yang sudah memicu beberapa kecelakaan. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten