INFRASTRUKTUR BOYOLALI : Jelang Perluasan Bandara, Warga Ngesrep Dilarang Kubur Jenazah di TPU Desa

 Spanduk di Balai Desa Ngesrep, Ngemplak, Boyolali, berisi peringatan agar warga tak memakamkan jenazah di TPU desa, Selasa (19/9/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Spanduk di Balai Desa Ngesrep, Ngemplak, Boyolali, berisi peringatan agar warga tak memakamkan jenazah di TPU desa, Selasa (19/9/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)

Warga Ngesrep, Boyolali, dilarang mengubur jenazah di permakaman desa setempat menjelang perluasan bandara.

PromosiDesain dan Konsep IKN Nusantara Sepenuhnya Kota Masa Depan

Solopos.com, BOYOLALI — Warga Desa Ngesrep, Ngemplak, Boyolali, dilarang mengebumikan jenazah keluarga atau kerabat di kompleks permakaman umum desa setempat. Larangan itu menyusul sudah dimulainya tahapan perluasan Bandara Adi Soemarmo ke arah barat.

Kepala Desa Ngesrep, Joko Widodo, mengatakan pelarangan memakamkan jenazah di tempat permakaman umum (TPU) itu untuk mengurangi persoalan di kemudian hari jika lahan-lahan di barat bandara sudah dibebaskan. Perluasan bandara dipastikan menggusur TPU Desa Ngsrep yang telah ada sejak puluhan tahun silam.

“Nah, jenazah-jenazah di makam nantinya dipindah semua. Kalau warga masih bisa memakamkan jenazah di sana, ya menambah repot petugas saat harus memindah karena kondisi tubuh mayat misalnya ditemukan belum terurai,” ujarnya kepada Solopos.com, Selasa (19/9/2017).

Pemdes Ngesrep telah menyosialisasikan larangan itu kepada segenap warga. Sosialisasi dilakukan melalui spanduk serta dalam acara pertemuan.

“Sejauh ini, sosialisasi yang kami lakukan memang sebatas larangan memakamkan jenazah di TPU desa. Soal sosialisasi kompensasi dan lain-lainnya masih menunggu dari PT Angkasa Pura,” paparnya.

Joko Widodo memastikan lahan-lahan yang tergusur proyek perluasan bandara adalah lahan persawahan dan permakaman. Risiko terjadinya penolakan warga, kata dia, dipastikan nyaris tak ada.

“Meski demikian, nanti saat pemberian kompensasi juga agak susah juga. Apalagi kompensasi makam,” terangnya.

TPU Ngesrep diperkirakan sudah ada sejak 50 tahun lalu. Kondisi ini menjadi sangat rumit untuk melacak ahli waris kubur. Selain kuburan yang sudah berganti jenazah, keberadaan ahli kubur juga sulit ditemukan lantaran usia makam yang tua tanpa perawatan.

“Nanti saat mencari ahli warisnya ini menjadi pekerjaan sulit. Kalau langsung digusur begitu saja, mereka menuntut sewaktu-waktu. Tapi, kalau dicari, ke mana kami harus mencari?” akunya.

General Manager PT Angkasa Pura I, Abdullah Usman, mengatakan sejauh ini baru menyosialisasikan perpanjangan runway secara umum kepada kepala desa terdampak. PT Angkasa Pura belum menyosialisasikan lebih detail terkait lokasi lahan yang terkena pembebasan, relokasi makam, serta nilai kompensasinya. Meski demikian, dia mengklaim sosialisasi lancar dan tak ada kendala yang cukup berarti.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Lirik Lagu di Sana Menanti di Sini Menunggu - Duo Ageng

Berikut ini lirik lagu di Sana Menanti di Sini Menunggu dari Duo Ageng feat Ageng Music, yang telah tayang pada Senin, 24 Januari 2022 di Youtube dan ditonton lebih dari 390.000 kali.

Asyik! Kota Madiun Punya Objek Wisata 5 Ikon Negara di Dunia

Ada lima ikon negara di dunia yang bakal dibangun di Kota Madiun dan saat ini yang sudah berdiri adalah patung Merlion dan Kakbah.

Ada Pemeliharaan Jaringan, Cek Pemadaman Listrik Wonogiri Hari ini

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Wonogiri, Jawa Tengah, pada hari ini, Sabtu, 29 Januari 2022.

Damkar Sukoharjo Gandeng Semua Perusahaan Punya Hidran Jadi Mitra

Sekitar 20 perusahaan yang berdiri di Sukoharjo saat ini sudah menandatangani MoU dengan Damkar Sukoharjo dalam hal penanganan kebakaran.

Sensasi Makan Pentol Bakar 1 Meter di Sriwedari Solo, Pedasnya Nampol!

Seorang pedagang kuliner di selter barat Pengadilan Negeri Solo membuat inovasi unik yakni pentol bakar sepanjang 1 meter yang tidak hanya enak tapi juga mengenyangkan.

Dihapus pada 2023, Ini Jumlah Pegawai Honorer Pemkot Solo

Pegawai honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) di Kota Solo masih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan jumlah PNS.

Polisi Kupang Tambal Jalan Demi Cegah Kecelakaan

Penambalan jalan merupakan bagian dari Polri Presisi.

Polda Jabar Bekuk Tokoh Perusuh di Depan Mapolda

Sejumlah orang tersebut, kata dia, diduga memimpin aksi ormas GMBI hingga menimbulkan kericuhan.

Selamatkan Perempuan dari Bunuh Diri, Sopir Bus Dihadiahi Penghargaan

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian mengundang Khaerun ke Balai Kota Jakarta sebagai bentuk apresiasi.

Modus Baru Penipuan, Pura-Pura Ditabrak lalu Menuduh Korban Pencuri

Modus baru penipuan dengan menjadi korban tabrak lari dan menuduh korban sebagai pencuri menjadi perhatian banyak orang.

Puluhan Pegawai KAI Daop 6 Yogyakarta Jalani Tes Deteksi Narkoba

Puluhan pegawai PT KAI Daop 6 Yogyakarta dari jajaran masinis hingga top management menjalani tes urine deteksi narkoba.

Jalan TMMD Bisa Pangkas Jarak di Sendangmulyo Wonogiri 8,5 Kilometer

TMMD akan membangun jalan baru berstruktur makadam yang menghubungkan Dusun Kraguman dengan Dusun Sendang.

Sophia Latjuba Unggah Foto Bareng Luna Maya, Begini Reaksi Warganet

Dalam unggahan foto bareng itu, terlihat Sophia Latjuba dan Luna Maya kompak mengenakan gaun berwarna hitam.

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.