INFRASTRUKTUR BATANG : Pemkab Batang Bangun Jembatan Darurat Penghubung Desa

INFRASTRUKTUR BATANG : Pemkab Batang Bangun Jembatan Darurat Penghubung Desa

SOLOPOS.COM - Warga nekad melewati jembatan gantung merah yang nyaris putus di Sungai Lojahan, Desa Kambangan, Batang, Jateng, Rabu (14/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Harviyan Perdana Putra)

Infrastruktur jembatan darurat penghubung desa dibangun Pemkab Batang.

Solopos.com, BATANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang membangun jembatan darurat penghubung Desa Kambangan dan Desa Tombo karena jembatan gantung yang selama ini dimanfaatkan warga dua desa tersebut runtuh.

Bupati Batang Wihaji, , Sabtu (17/2/2018), mengatakan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut melibatkan 200 orang yang terdiri atas sukarelawan, Banser, warga, aparatur polres, dan anggota Komando Distrik Militer 0746/Batang. "Pembuatan jembatan darurat tersebut karena jembatan merah gantung yang digunakan warga desa itu roboh tertimpa pohon beringin sehingga warga Desa Tombo harus memutar perjalanan jika akan ke desa lainnya," kata dia.

Dia menjelaskan tentang pertimbangan pembangunan infrastrutur jembatan darurat itu karena setelah dilakukan pengecekan oleh petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Batang, ternyata perbaikan jembatan gantung itu membutuhkan waktu yang relatif lama. Pada jembatan gantung tersebut, kata dia, sumber kekuatanya berada pada pondasi tali seling baja yang kini sudah rapuh sehingga harus ada pondasi cakar ayam untuk menguatkan tali selingnya itu.

"Perbaikan jembatan membutuhkan waktu 28 hari, padahal perjalanan anak sekolah dan masyarakat harus jalan melewati jembatan itu. Oleh karena, saya perintahkan pemerintah desa, kecamatan, dan BPBD membuat jembatan darurat," kata dia.

Ia mengatakan bahwa infrastruktur jembatan darurat tersebut berada di atas Sungai Lojahan yang berpotensi dijadikan lokasi wisata arung jeram di Batang karena aliran air sungai yang deras dan berbatuan. "Kondisi Sungai Lojahan itu sangat menantang sekali sebagai lokasi wisata. Oleh karena, setelah pembuatan jembatan darurat itu selesai maka kita akan fokus pada destinasi wisata tersebut," kata dia.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.