Industri Manufaktur DIY Tumbuh Positif di Tengah Lesunya Pertumbuhan Nasional

Industri Manufaktur DIY Tumbuh Positif di Tengah Lesunya Pertumbuhan Nasional

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Bisnis.com)

Industri makanan yang tumbuh 3,31% turut mendongkrak pertumbuhan industri ini

Solopos.com, JOGJA-Pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS) DIY mengalami pertumbuhan positif pada triwulan IV 2017 dibandingkan triwulan III 2017 yakni sebesar 1,28%. Industri makanan yang tumbuh 3,31% turut mendongkrak pertumbuhan industri ini.

"Pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang DIY tumbuh positif, kondisi ini tidak sejalan dengan pertumbuhan IBS secara nasional yang justru tumbuh negatif sebesar 0,59 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY JB Priyono pekan lalu.

Priyono mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan ada beberapa jenis industri IBS yang mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan tertinggi disumbang dari industri makanan dengan angka kenaikan sebesar 3,31%. Disusul pertumbuhan industri furnitur yang tumbuh 2,44% dan industri pakaian jadi yang tumbuh sebesar 1,76%, serta industri pengolahan tembakau yang tumbuh positif 1,38%.

"Peningkatan produksi jenis industri makanan yang mempunyai kontribusi besar pada pembentukan output IBS menyebabkan pertumbuhan IBS tumbuh positif," imbuh Priyono.

Sementara, beberapa industri IBS mengalami pertumbuhan negatif pada triwulan IV yakni industri barang galian bukan logam, industri karet, barang dari karet dan plastik, serta industri pengolahan  lainnya dan industri mesin. Industri Mikro Kecil (IMK) DIY juga menunjukkan pertumbuhan yang positif pada triwulan IV.

Priyono mengatakan, IMK merupakan salah satu komponen sektor industri pengolahan yang memiliki kontribusi cukup besar dalam menyerap tenaga kerja di DIY. "Berdasarkan Sensus Ekonomi 2016, sebanyak lebih dari 77% jumlah tenaga kerja kategori industri pengolahan diserap oleh industri mikro kecil," jelas Priyono.

Lebih lanjut Priyono memaparkan pada triwulan IV 2017, pertumbuhan produksi triwulanan IMK di DIY tumbuh sebesar 2,68%. Sejumlah sektor pada industri ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi sehingga memicu pertumbuhan IMK DIY.

Jenis industri mikro kecil yang tumbuh signifikan antara lain industri pakaian jadi, industri barang galian bukan logam serta industri kertas dan barang dari kertas. "Jenis industri tersebut juga memiliki share yang cukup tinggi terhadap pembentukan output produksi IMK secara keseluruhan," papar Priyono.

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.