Pelatih Timnas U19 Indra Sjafri saat tampil di laga uji coba melawan Persis Solo di stadion Manahan, Senin (28/5/2018), malam WIB. (Solopos-Sunaryo Haryo Bayu)

Solopos.com, PHNOM PENH - Timnas Indonesia U-22 kembali menuai hasil imbang di fase grup Piala AFF 2019. Kali ini, mereka diimbangi Malaysia. Pelatih Indonesia, Indra Sjafri, menyebut bola mati menjadi biang anak asuhnya gagal memetik kemenangan.

Bertanding melawan Malaysia di Stadion Nasional Phnom Penh, Kamboja, Rabu (20/2/2019) sore WIB, Indonesia bermain imbang 2-2. Indonesia dua kali unggul melalui Marinus Wanewar dan Witan Sulaeman. Namun, dua kali pula Malaysia mampu menyamakan kedudukan.

Menariknya, dua gol Malaysia itu tercipta dalam situasi bola mati. Malaysia menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat tendangan bebas Nik Mat Azli. Mereka kemudian membuat skor imbang 2-2 melalui sundulan Hadi Fayyadh setelah menerima umpan dari tendangan sudut.

"Perjuangan dua kali 45 menit para pemain bisa unggul dua gol dulu, tapi kita tak bisa antisipasi set-pieces, free kick dan corner. Dari dulu setplay mereka selalu berusaha memanfaatkan keunggulan tinggi badan," kata Indra Sjafri seperti dikutip dari Antara.

Hasil ini membuat Indonesia kembali meraih imbang. Sebelumnya pada pertandingan pertama, Indonesia diimbangi Myanmar dengan skor 1-1. "Saya pikir pertandingan ini secara kualitas lebih baik dari kemarin," lanjut Indra.

"Cuma memang ada satu pemain yang bermain di bawah harapan dan saya menggantinya untuk kebutuhan taktis. Kemudian ada satu pemain yang kita ganti karena cedera."

Tambahan satu poin setidaknya mempertahankan posisi Indonesia di peringkat kedua klasemen Grup B dengan raihan dua poin. Sedangkan Malaysia yang mengantongi satu poin dari dua laga masih berstatus juru kunci.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten