Indonesia Ingin Gelar Moto GP 2021, Pembangunan Sirkuitnya Baru 30%
Balapan Moto GP. (Reuters)

Solopos.com, SOLO - Pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, baru mencapai 30 persen. Padahal, sirkuit ini akan dijadikan Indonesia sebagai venue Moto GP musim 2021 mendatang.

Wacana Indonesia menjadi salah satu tuan rumah Moto GP memang sudah mencuat dalam beberapa tahun terakhir. Sempat menjajaki beberapa sirkuit, Indonesia akhirnya memilih membuat sirkuit baru. Dengan menyisakan waktu kurang lebih setahun, pembangunan sirkuit baru itu ternyata baru mencapai 30%.

PGRI Protes Tersangka Guru SMPN 1 Turi Dibotaki

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah tak menampik pembangunan Sikruit Mandalika berlangsung lambat. Namun, ada alasan tersendiri terkait lambatnya pembangunan itu. Menurutnya, MGPA ingin pembangunan sirkuit jalan raya itu rampung dengan sempurna tanpa menyisakan masalah nantinya.

"Ya kita bisa lihat bahwa proyek ini terlihat kecil karena sirkuitnya hanya memiliki panjang 4,32 kilometer. Tapi ini sangat spesifik pembangunannya. Kami harus hati-hati," ujar Ricky seperti dilansir Suara.com, Rabu (26/2/2020).

Tontowi Ahmad Segera Pensiun?

Menurut Ricky, pembangunan suatu sirkuit balap internasional tak hanya membicarakan lintasan dan pengaspalan. Lebih dari itu, berbagai lapisan di bawahnya juga harus diperhatikan.

"Jadi ada tiga lapis. Aspal itu lapisan terakhir. Aspal memang penting. Tapi kalau dua sub base-nya tak dilakukan dengan benar, aspal nantinya akan bergelombang, kami tak ingin itu," jelas Ricky.

Konsumsi Listrik dan Transportasi Sumbang Emisi Terbesar Kota Solo

"Jadi kami butuh waktu. Kalau lihat kalender [MotoGP 2021] sih, walaupun kami baru tahu tepatnya di akhir tahun nanti, kami masih punya banyak waktu untuk merampungkan sirkuit," tambahnya.

Sumber: Suara.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom