Indonesia akan Terima 2 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca dari Jepang

1 juta dosis vaksin menurut rencana akan tiba pada 1 Juli 2021, sementara pengiriman kedua menurut rencana akan tiba pada pertengahan Juli 2021

 Ilustrasi vaksin AstraZeneca untuk Covid-19. (Anadolu Agency)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksin AstraZeneca untuk Covid-19. (Anadolu Agency)

Solopos.com, JAKARTA  - Indonesia akan segera menerima sumbangan dua juta dosis vaksin AstraZeneca dari Jepang. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengungkapkan dirinya sudah menjalin komunikasi intensif dengan Menlu Jepang Toshimitsu Motegi belakangan ini. Mereka membahas vaksin dan obat-obatan Covid-19.

Hal itu juga menjadi pokok pembahasan ketika Menlu Retno bertemu Menlu Toshimitsu di Italia, Senin, sebelum Pertemuan Menlu Negara-Negara G20. “1 juta dosis vaksin menurut rencana akan tiba pada 1 Juli 2021, sementara pengiriman kedua menurut rencana akan tiba pada pertengahan Juli 2021,” kata Menlu Retno dalam keterangannya, Selasa (29/6/2021).

Dalam pertemuan di Italia tersebut, kedua Menlu juga membahas kerja sama di bidang obat-obatan terapeutik.? Menurut Retno, Menlu Jepang akan segera melihat kemungkinan kerja sama dalam penyediaan obat-obatan terapeutik bagi Indonesia saat ini.


Berita Terkait

Berita Terkini

Belah Semangka, Sandi Transaksi Keringanan Hukuman Illegal Logging

Tawar menawar harga keringanan hukuman terpidana kasus illegal logging di Lampung menggunakan kode belah semangka.

Polisi Lombok Timur Tembak Mati Rekan Kerja, Motif Asmara?

Dari hasil autopsi di RS Bhayangkara Mataram, HT dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang bersarang di bagian dada sebelah kanan.

Polisi Cabuli Istri Tersangka, Kapolsek Kutalimbaru dan Kanit Dicopot

Kapolda mengaku prihatin atas tindakan beberapa oknum anggota Polri yang cabul tersebut karena telah mencoreng institusi kepolisian.

Gendeng! Seorang Kepala Dinas di Buol Otaki Kecurangan Seleksi ASN

Kepala BKPSDM Buol bersama dua orang lainnya menginstal software remote access di perangkat komputer untuk peserta tertentu, pada malam sebelum pelaksanaan tes.

3 Orang Ditangkap Di Sumedang, Jual Beli Sabu Lewat Medsos

Satuan Resnarkoba Polres Sumedang menangkap tiga orang pria saat jual beli narkoba jenis sabu melalui jaringan medsos.

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama, Buya Yahya: Murtad Berkhianat

Buya Yahya menyebut orang yang murtad atau keluar dari Islam seperti halnya Sukmawati Soekarnoputri telah berkhianat kepada Allah.

Minta Tarif PCR Rp300.000, Pemerintah Ogah Beri Subsidi

Budi beralasan harga PCR di Indonesia yang semula dipatok Rp900.000 per orang sudah lebih rendah 25 persen bila dibandingkan dengan harga PCR di bandara lain di dunia.

Colek Puan soal Harga PCR, Susi Pudjiastuti: Di India Cuma Rp96.000!

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menuding ada mafia kesehatan yang membuat harga PCR sangat mahal.

Tes PCR Bakal Jadi Syarat Wajib Semua Transportasi, Segini Harganya

Tes PCR bakal menjadi syarat wajib bagi penumpang semua moda transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Mantan Presiden Korsel Roh Tae-woo Tutup Usia, Ini Sosoknya

Mantan presiden Korea Selatan, Roh Tae-woo, meninggal dunia pada Selasa (26/10/2021) pada usia 88 tahun.

Melaju 55 Km/Jam, Bus TransJ Mandek setelah Tabrak Bus TransJ Depannya

Hasil penyelidikan tabrakan maut dua bus TransJakarta di Cawang, Jakarta Timur, Senin (25/10/2021) pukul 08.45 WIB, bus melaju kecepatan 55 km/jam dan berhenti setelah menabrak bus di depannya.

Jabatan Kapolres Nunukan Dicopot, Ini Profilnya

Inilah profil AKBP Syaiful Anwar yang dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Nunukan akibat menghajar bawahannya.

Sadis! Maman Dikubur Hidup-Hidup di Kaki Gunung

Kisah tragis dialami seorang pria bernama Maman yang dikubur hidup-hidup di kaki Gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat.

Airlangga : Alumni Golkar Institute Harus Ambil Peran di Ekonomi Global

Diskusi publik dengan tema tentang Indonesia dalam Presidensi G20 tahun 2022 mendatang dinilai sangat sesuai dengan visi misi Golkar Institute.

UKM yang Berupaya Memadukan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan

Pada 1963 dibentuklah Resimen Mahsiswa bersumber dari mahasiswa yang sudah mendapatkan latihan dasar keprajuritan.