SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Dok/JIBI/Bisnis)

Indeks persaingan usaha Indonesia masih di peringkat 65 dunia, atau di bawah Thailand dan Malaysia.

Solopos.com, JAKARTA — Indonesia menempati peringkat ke-65 dalam hal intensitas kompetisi indeks persaingan usaha. Peringkat tersebut masih berada di bawah negara ASEAN lainnya seperti Malaysia yang menempati peringkat 37 dan Thailand di urutan 42.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Data yang diluncurkan oleh World Economic Forum (WEF) 2015/2016 ini dikritik oleh Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Ketua KPPU Syarkawi Rauf mengatakan penilaian tingkat kompetisi di Indonesia berdasarkan indikator WEF masih belum komprehensif. Oleh karena itu, diperlukan indikator lain yang lebih tepat untuk menunjukkan iklim kompetisi di Indonesia.

Ekspedisi Mudik 2024

“Apalagi Indonesia adalah satu-satunya negara di ASEAN yang memiliki otoritas kompetisi yang kuat, yaitu KPPU,” katanya dalam acara Diseminasi Hasil Kajian Indeks Persaingan Usaha yang digelar bersama dengan Bisnis Indonesia, Selasa (9/8/2016). Baca juga: KPPU: Harga Skutik 125 Cc Idealnya Rp12 Juta.

Syarkawi menambahkan seharusnya WEF memasukkan dimensi pengukuran kompetisi yang lengkap dan transparan. Salah satunya yaitu mengidentifikasi lembaga persaingan usaha beserta kasus-kasus anti persaingan usaha yang telah disidangkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya