Indeks Dolar AS hari ini melemah setelah sempat menguat kemarin.

Solopos.com, JAKARTA -- Indeks dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi ini, Rabu (26/8/2015), melemah setelah kemarin mampu menguat dan loncat ke level 94.

Indeks dolar AS seperti dikutip dari Bloomberg, pada perdagangan hari ini, Rabu (26/8/2015) dibuka melemah 0,69% ke 93,875. Pada pukul 07.34 WIB, indeks jadi melemah 0,67% ke 93,899, dan bergerak di kisaran 93,714—93,951.

Pada Selasa (25/8/2015), indeks dolar AS naik 1,28% ke 94,53. Hal itu merespons pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Tiongkok (PBOC). Dolar naik terhadap semua mata uang, investor mempertimbangkan aset safe haven saat terjadi gejolak pasar.

"Apa yang kami lihat adalah bayangan gerakan kemarin," kata Omer Esiner, Kepala Analis Pasar Uang Commonwealth Devisa Inc seperti dikutip Bloomberg, Rabu (26/8/2015).

Seperti diketahui bank sentral China memangkas suku bunga pinjaman acuan untuk kelima kalinya sejak November, dan menurunkan jumlah kas bank kas untuk menghindari perlambatan pertumbuhan ekonomi yang lebih dalam.

"China telah menunjukkan mereka akan terus menggunakan intervensi kebijakan di bursa dan mata uang. Itu berarti tidak akan ada krisis global," kata Greg Anderson, kepala Strategi Valuta Asing Bank of Montreal.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten