Tutup Iklan
Panglima Santri Muhaimin Iskandar berpidato di hadapan ribuan santri di Lapangan Maron Temanggung dalam peringatan Hari Santri Nasional 2018. (Antara-Heru Suyitno)

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) https://news.solopos.com/read/20190702/496/1002685/bawa-gerbong-pkb-temui-jokowi-muhaimin-bantah-minta-jatah-menteri" target="_blank" rel="noopener">Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku meminta dukungan calon wapres terpilih Maruf Amin agar dirinya bisa menjadi Ketua MPR periode 2019-2024.

"Pasti dong [meminta bantuan menjadi Ketua MPR], rahasia itu," kata Cak Imin sesuai bertemu Maruf Amin di rumahnya, Jl Situbondo, Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Cak Imin mengakui ada pembahasan soal pimpinan Ketua MPR ke depan antara dirinya dengan Maruf. "Ya kita minta doa restunya agar sukses dalam lobi-lobi pimpinan MPR nanti," beber Cak Imin.

Dia mengatakan posisi Ketua MPR sangat penting karena gairah Islam tengah menguat di Indonesia saat ini. "Gairah Islam itu harus dijembatani melalui penguatan empat pilar kebangsaan dan NU punya modal itu," jelas Cak Imin.

Terkait hal tersebut, Maruf Amin menyatakan akan membicarakannya dengan Presiden Jokowi dan partai-partai koalisi. "Tentu orang yang dekat dengan saya, saya dukung," kata Ma'ruf.

Dia mengatakan saat ini seluruh pihak harus membangun kembali ideologi nasional. Dia menekankan ideologi nasional harus dilakukan penguatan karena banyak yang sudah terpapar. "Karena itu perlu ada upaya-upaya menjadikan moderasi sebagai arus utama. Harus ada kelembagaan-kelembagaan yang diperkuat," terang Ma'ruf.

Adapun terkait pembicaraan tentang kursi kabinet ke depan, Cak Imin menyatakan belum membahasnya dengan Maruf Amin.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten