Imunisasi Measles Rubella Sleman Ditutup Pekan Ini
Menteri Kesehatan melihat proses imunisasi Measles Rubella di Madrasah Tsanawiyah Negeri 10, Jl. Damai, Sleman, Selasa (1/8/2017). (Gigih.M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)

Imunisasi measles rubella diberikan kepada 96,2% anak dari total target

Solopos.com, SLEMAN -- Pelaksanaan Imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Sleman ditutup di Dusun Dinginan, Sumberharjo, Prambanan, Jumat (29/9/2017). Secara keseluruhan, imunisasi MR berhasil mencakup 96,2% dari total jumlah sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Nurulhayah mengatakan masa kampanye imunisasi ini sebenarnya tetap akan dilakukan sampai 30 September.Pemerintah daerah sebelumnya menargetkan 234.347 anak penerima vaksin selama dua bulan pelaksanaannya. Harapannya sudah mencapai target 100% anak usia 9 bulan sampai 15 tahun telah mendapat Imunisasi MR. Bahkan, imunisasi MR tersebut akan terus dilanjutkan dengan cakupan anak usia sembilan bulan, 19 bulan, dan siswa kelas 1 SD.

Ia juga meminta agar balita yang sudah diimunisasi untuk kembali mendapatkan vaksin ini saat duduk di bangku kelas 1 SD mendatang. “Imunisasi ini sangat penting untuk daya tahan tubuh anak,” ujarnya. Pelaksanaan di bulan ini sendiri dilakukan pada seluruh balita mulai sembilan bulan dan anak usia sekolah namun tidak bersekolah (drop out) di masing-masing Posyandu.

Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan  cakupan imunisasi yang lebih dari 95% saja maka akan terbentuk kekebalan kelompok. “ Apalagi kalau 100%, maka nanti insyaallah warga Sleman sehat semua,” ungkapnya. Lebih lanjut ia menyampaikan apresiasinya terhadap warga Kabupaten Sleman yang telah memunyai kesadaran terhadap pentingnya Imunisasi MR tersebut terlebih lagi biaya untuk vaksin ini cukup mahal.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom