Imbas Wabah PMK, Penjualan Kambing Kurban di Madiun Anjlok

Peternak kambing di Kabupaten Madiun merasakan dampak dari wabah PMK menjelang perayaan Iduladha tahun ini.

 Penjualan kambing dan domba di salah satu peternakan Kelurahan Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun menurun Senin (4/7/2022). (Ronaa Nisa’us Sholikhah/Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Penjualan kambing dan domba di salah satu peternakan Kelurahan Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun menurun Senin (4/7/2022). (Ronaa Nisa’us Sholikhah/Solopos.com)

Solopos.com, MADIUN — Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) tidak hanya berimbas pada penjualan sapi untuk kurban. Tetapi, juga berpengaruh pada penjualan kambing dan domba untuk hewan kurban.

Hal itu diakui peternak kambing di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Eko Aris Setyawan, pemilik peternakan kambing dan domba di Desa Jatisari, mengatakan biasanya sepekan sebelum Iduladha stok kambing kurbannya sudah ludes terjual. Namun, sampai hari ini masih ada puluhan stok di kandangnya.

‘’Penurunannya cukup banyak dari tahun sebelumnya, biasanya sudah habis,’’ kata Eko kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Baca Juga: Segarnya Es Dawet Pecel Ponorogo, Sensasi Rasa Manis & Pedas Jadi Satu

Tahun-tahun sebelumnya, Eko biasa menyediakan sekitar 500 ekor yang terdiri dari kambing dan domba untuk kategori hewan kurban. Namun, tahun ini dia hanya menyediakan sekitar 250 ekor saja.

Kurang dari sepekan, penjualan domba sudah terdata 100 ekor yang terjual. Di kandangnya masih tersisa 50 ekor. Sedangkan untuk kambing, Eko menyediakan 180 ekor. Namun, sampai saat ini yang terjual masih 140 ekor.

‘’Kalau tahun lalu itu sampai ada yang tidak kebagian, sekarang agak sepi,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Amidatu Sukmaningtyas, admin penjualan hewan kurban menyebut harga per-ekor masih relatif stabil. Yakni, untuk harga kambing mulai dari Rp2,3 juta sampai Rp5 juta per ekor. Sedangkan, untuk harga domba dari Rp2 juta sampai Rp3 jutaan.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Pensiunan RRI Madiun Disambut Tangis Keluarga

Sukma mengatakan harganya itu menyesuaikan dengan berat kambing dan sekaligus performanya. Semakin berat dan bagus hewannya maka semakin mahal.

‘’Tidak ada kenaikan harga meskipun ada wabah PMK,’’ jelasnya.

Dia mengatakan ada kemungkinan penurunan penjualan kambing ini disebabkan oleh PMK yang membuat pembeli merasa was-was. Sebab, serangan virus PMK ini menyebar ke seluruh hewan yang berkaki empat dan ditemukan pada kambing juga.

Meski begitu, di kandang milik Eko tersebut tidak pernah ada kambing maupun domba yang terpapar PMK. Sukma mengatakan kandangnya itu selalu dibersihkan setiap hari dan dibatasi keluar masuknya pengunjung.

Baca Juga: Eksotis & Instagramable! Ini Rekomendasi Pantai di Pacitan yang Bagus

‘’Ditambah lagi rutin menyuntikkan antibiotik dan vitamin biar tetap sehat,’’ terangnya.

Salah satu pembeli hewan kurban, Sus Winarsih mengaku tidak lagi was-was dengan wabah PMK jika bertemu dengan peternak yang selalu menjaga kualitas. Dia berani membeli kambing untuk kebutuhan kurban.

Perempuan 58 tahun itu juga mengecek terlebih dahulu kesehatannya sebelum memilih salah satu. Selain itu, dia memastikan hewan tersebut sesuai dengan standar menjadi qurban.

‘’Yang penting memenuhi standar utnuk kurban,’’ pungkasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Olimpiade Informatika Sekaligus Belajar Seni dan Budaya Indonesia

      + PLUS Olimpiade Informatika Sekaligus Belajar Seni dan Budaya Indonesia

      Penyelenggaraan International Olympiad in Informatics (IOI) 2022 di Kota Jogja, Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta, 7-15 Agustus 2022, menjadi arena pengenalan aneka ragam kesenian Indonesia kepada dunia.

      Berita Terkini

      Uniknya Tari Keling, Pemainnya Harus dari Dusun di Ponorogo

      Mengenal tari keling yang menjadi salah satu tari tradisional di Kabupaten Ponorogo.

      Jelang HUT Ke-77 RI, Lokomotif KA Dicuci & Dihias Bertema Kemerdekaan

      Menjelang HUT ke-77 Republik Indonesia, Komunitas Pecinta Kereta Api Lingkup Madiun atau Pecel +63 mencuci dan menghias lokomotif kereta api.

      Karyawan Disekap, Bos Perusahaan di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

      Direktur Utama (Dirut) PT Meratus Line, Slamet Rahardjo, diduga menyekap seorang karyawannya bernama, Edi Setyawan.

      Terbanyak untuk Honor Panitia, Anggaran Pilkada Gunungkidul Rp73 Miliar

      Anggaran Pilkada 2024 di Kabupaten Gunungkidul diperkirakan mencapai Rp73 miliar.

      Tak Kuat Nanjak, Bus Pariwisata Angkut 28 Siswa di Malang Masuk Jurang

      Sebuah bus pariwisata yang mengangkut 28 siswa Mts mengalami kecelakaan, terperosok ke jurang di Desa Plandi, Wonosari, Kabupaten Malang.

      Baru Muncul ke Publik, Istri Mas Bechi Ternyata Habis Melahirkan

      Durottun Mahsunnah, istri Mas Bechi, terdakwa kasus pencabulan santriwati di Jombang, mengaku baru bisa muncul di depan publik karena baru saja melahirkan anak keempat.

      Istri Mas Bechi Sebut Banyak Pelakor yang Ingin Rebut Suaminya

      Durrotun Mahsunnah, istri anak kiai Jombang yang menjadi terdakwa kasus pencabulan dan kekerasan seksual terhadap santri, MSAT atau Mas Bechi, menyebut suaminya banyak disukai wanita.

      Siapkan Payung! Prakiraan Cuaca Madiun Sabtu: Hujan Tipis Siang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Sabtu 13 Agustus 2022.

      Forum Beasiswa Indonesia Gelar Kongres Ke-2, Bahas Isu Kontroversi Ini

      Komite Forum Beasiswa Indonesia menggelar Kongres Beasiswa Indonesia Ke-2 pada tanggal 19-23 Agustus 2022.

      Jelang HUT Ke-77 RI, Pemkot Madiun Bagikan 5000 Bendera Merah Putih

      Pemkot Madiun bagikan 5000 bendera merah putih kepada warga menjelang perayaan HUT Kemerdekaan ke-77 RI.

      Tampil di Publik, Istri Mas Bechi Sebut Suaminya hanya Korban Fitnah

      Durrotun Mahsunnah, istri terdakwa kasus pencabulan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi, berbicara mengenai kasus pencabulan yang menjerat suaminya.

      Suap "Ketok Palu" APBD, KPK Tahan Mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung

      Komisi Pemberantasan Korupsi menahan mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Agus Budiarto, sebagai tersangka dalam kasus suap "ketok palu" APBD.

      Uniknya Bersih Desa di Madiun, Sembelih Kambing Kendit untuk Tolak Bala

      Masyarakat di Dusun Ngrawan, Desa/Kecamatan Dolopo, Madiun, menyembelih kambing kendit dalam tradisi bersih desa.

      Didampingi 3 Kuasa Hukum, Gus Samsudin Diperiksa terkait Pesulap Merah

      Pimpinan Padepokan Nur Dzat Sejati Blitar, Samsudin Jadab atau Gus Samsudin, mendatangi Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan, Jumat (12/8/2022).

      Lahir dari Rahim NU, Ini Sejarah Berdirinya Perguruan Silat Pagar Nusa

      Berikut ini sejarah berdirinya perguruan silat Pagar Nusa.