Tutup Iklan

Ilmuwan Ramal Matahari Mati dan Manusia Bisa Ngungsi ke Jupiter

Matahari diramal bakal menjadi raksasa merah kemudian mati mendingin dan redup

 Gambar Bumi dibandingkan dengan Matahari karya Paul Andrew. (Daily Mail)

SOLOPOS.COM - Gambar Bumi dibandingkan dengan Matahari karya Paul Andrew. (Daily Mail)

Solopos.com, JAKARTA –  Matahari diramal bakal mati lima miliar tahun lagi. Matahari dikatakan bakal menjadi raksasa merah kemudian mati mendingin dan redup.

Dilansir Detik.com, Jumat (15/10/2021), pimpinan studi dari University of Tasmania, Australia, Joshua Blackman yang mengatakan tentang hal ini di jurnal Nature.

Baca Juga: Aktor Star Trek Akhirnya Beneran Terbang ke Luar Angkasa

Riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal itu mengungkap penelitian tentang planet mirip Jupiter yang tetap eksis mengorbit bintang katai putih yang telah mati. Sistem Tata Surya ini berada di dekat pusat Galaksi Bima Sakti.

Hal itu terdeteksi oleh WB Keck Observatory di Hawai. Eksistensi Tata Surya itu diprediksi tetap terjaga meski nanti matahari bakal mati.

Baca Juga: Inilah Deretan Aplikasi Untuk Memprediksi Gerak Hilal

“Bukti ini memberi konfirmasi bahwa planet-planet yang mengorbit dalam jarak cukup jauh bisa terus eksis setelah bintangnya sudah mati, kata Joshua.

Kenapa demikian, Joshua mengatakan sistem tersebut menjadi analogi Tata Surya kita. “Jupiter dan Saturnus mungkin bertahan pada fase Matahari menjadi raksasa merah, saat ia kehabisan bahan bakar nuklir dan menghancurkan diri,” tambahnya.

Baca Juga: Wow, Alga Bikinan Pemuda Sidowayah Klaten Jadi Makanan Astronaut di Ruang Angkasa Hlo

Saat Matahari menjadi raksasa merah, lanjut Joshua, dimungkinkan Bumi tak bertahan. Tak dapat ditinggal atau bahkan bumi bisa hancur.

Setelah itu, Joshua memprediksi Matahari akan menjadi bintang katai putih yang mati. Sementara dia memprediksi potensi kehancuran Bumi masih menyisakan manusia.

Baca Juga: Masjidil Haram Difoto dari Luar Angkasa Oleh Astronaut Jepang

Manusia disebutnya bisa pindah ke Jupiter atau Saturnus agar tetap bertahan hidup. “Kita tak akan bisa terlalu lama bergantung pada panas Matahari yang hanya berupa katai putih,” kata dia.


Berita Terkait

Espos Plus

Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

+ PLUS Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

Yang perlu diingat adalah manusia tidak bisa mencegah letusan gunung berapi, yang bisa dilakukan manusia hanyalah mengurangi risiko (risk reduction) akibat bencana letusan gunung berapi.

Berita Terkini

Semeru Termasuk Gunung Api Strato, Ini Ciri-Cirinya saat Meletus

Bentuk gunung api strato atau kerucut berlapis ini cukup mudah dijumpai di Indonesia, termasuk pula Gunung Semeru.

Telkomsel Gelar Lomba Game Berhadiah Rp1,1 Miliar, Dorong Ladies Battle

Telkomsel gelar lomba game berhadiah total Rp1,1 miliar.

Wapres Tak Mau Umat Islam Terombang-ambing Arus Perkembangan Teknologi

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap umat Islam adaptif menghadapi perubahan teknologi.

Foto Satelit NASA Tangkap Gambar Sendawa Gunung Semeru

Foto gumpalan asap aktivitas Gunung Semeru yang pernah ditangkap oleh NASA.

Menkominfo: Akhir 2022, Internet Tersedia di 83.548 Desa/Kelurahan

Menteri Kominfo menyebut layanan internet bakal tersedia di desa dan kelurahan seluruh Indonesia pad akhir 2022.

Asus ROG Phone 5s Dirilis Besok, Dibanderol Berapa Duit?

Asus ROG Phone 5s bakal dirilis di Indonesia Sabtu (4/12/2021).

Menteri Johnny Bicara Peluang Besar Digitalisasi Keuangan Syariah

Menkominfo Johnny G Plate menggambarkan potensi digitalisasi ekonomi syariah.

Ini Dia 5 Game Terbaik 2021 Versi Apple

Lima game terbaik 2021 versi Apple.

Kebakaran Gedung Cyber: Shopee Gangguan Tapi Pastikan Transaksi Aman

Shopee pastikan gangguan aplikasi terkait kebakaran Gedung Cyber di Jakarta Selatan.

Shopee Umumkan Gangguan Setelah Kebakaran di Gedung Cyber 1

Shopee umumkan alami gangguan beberapa jam setelah peristiwa kebakaran Gedung Cyber 1.

Hujan Meteor, Gerhana Matahari, hingga Super New Moon Sambut Desember

Sejumlah fenomena astronomis bakal terjadi di pekan pertama Desember 2021.

Kawal Presidensi G20, Kominfo Luncurkan Website Baru

Kementerian Kominfo luncurkan website baru untuk dukung Presidensi G20 Indonesia.

Polisi Ingatkan Pengguna Instagram Tak Terpancing `Add Yours`

Polisi soroti celah pencurian data dari tren Add Yours pada aplikasi Instagram.

Malas Mengetik? Pengguna WhatsApp Bisa Balas Pesan Pakai Cara Ini

Google Voice bisa dimanfaatkan membalas pesan WhatsApp tanpa mengetik.

Ini Dia Pintasan Baru yang Disiapkan Google Voice

Google Voice siapkan fitur pintasan baru.

Gass! Xiaomi 12 Bakal Pakai Chipset Snapdragon 8 Gen 1

Bos Xiomi Lei Jun mengumumkan Xiomi 12 bakal didukung chipset terbaru Qualcomm yakni Snapdragon 8 Gen 1.