Ilmuwan Kembangkan Teknologi Pendeteksi Kebohongan

 AI pendeteksi ekspresi mikro. (Istimewa/Dailymail)

SOLOPOS.COM - AI pendeteksi ekspresi mikro. (Istimewa/Dailymail)

Teknologi yang dikembangkan berupa kecerdasan buatan untuk mendeteksi ekspresi mikro.

Solopos.com, NEW YORK – Para ilmuwan telah mengembangkan sistem artificial intelligence (AI) yang dapat mendeteksi ekspresi mikro. AI ini nantinya bakal bisa dipakai mendeteksi kebohongan yang dinilai sudah lebih baik daripada manusia.

Dilansir Daily Mail, Rabu (20/12/2017), para peneliti berharap sistem tersebut bisa segera digunakan di ruang sidang untuk mengetahui apakah orang-orang mengatakan hal yang jujur.

Sistem AI, yang disebut Deception Analysis and Reasoning Engine (DARE), telah dikembangkan oleh para peneliti dari University of Maryland dan Dartmouth College. Untuk mengembangkan DARE, para peneliti melatih sistem tersebut menggunakan video orang-orang di ruang sidang.

“Dari sisi penglihatan, sistem kami menggunakan pengelompokan yang dilatih pada fitur video tingkat rendah yang memprediksi ekspresi mikro manusia,” kata para peneliti dalam suatu penelitian yang dipimpin oleh Dr. Zhe Wu, diterbitkan di arXiv.

Tim tersebut melatih AI untuk mengenali lima ekspresi mikro yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong. Ekspresi mikro itu antara lain mengerutkan kening, mengangkat alis, sudut bibir terangkat, gerakan bibir, dan tengokan kepala.

Setelah menyaksikan 15 video dari ruang sidang, DARE kemudian diuji apakah bisa mengetahui kebohongan seseorang di video terakhir. Hasil penelitian mengungkap, DARE berhasil menemukan 92% ekspresi mikro. Para peneliti menganggap kinerja sistem tersebut sudah baik.

Mereka kemudian memberikan tugas yang sama kepada manusia, yang hanya mampu menangkap 81% ekspresi mikro dari video tersebut. Hasil penelitian menunjukkan, AI memiliki kemampuan lebih baik dari pada manusia untuk mengetahui kebohongan.

“Sistem penglihatan kami, yang menggunakan fitur visual tingkat tinggi dan rendah, secara signifikan lebih baik dalam mendeteksi tipuan dibandingkan dengan manusia,” kata para peneliti.

Mereka menyampaikan, sistem ini bisa lebih efektif lagi jika AI diberikan informasi lebih lanjut. Ketika informasi komplementer dari audio dan transkrip tersedia, deteksi tersebut dapat bekerja lebih baik.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Dibalik Perubahan Nama Yusuf Mansur, Sama-Sama 2 Kali Dipenjara

Yusuf Mansur membeberkan kisah dibalik perubahan namanya dari Jam'an Nurchotib Mansur menjadi Yusuf Mansur, yakni sama-sama pernah dua kali dipenjara.

250 Juta Liter Digelontor, Minyak Goreng Satu Harga Rp14.000 Mulai Besok

Pemberlakuan kebijakan satu harga untuk minyak goreng Rp14.000,00 per liter akan dimulai Rabu, 19 Januari 2022 pukul 00.00 WIB di seluruh Indonesia.

Ternyata Ada Jembatan Amien Rais di Klaten, Ini Lokasinya

Jembatan itu kerap disebut dengan nama Jembatan Amien Rais lantaran pengecoran jembatan dilakukan warga memanfaatkan gelontoran bantuan dari tim Amien Rais kala menjadi capres pada Pilpres 2004.

Overpass DI Pandjaitan Diharap Kelar Sebelum Rel Layang Joglo Dimulai

Dishub Solo berharap pengerjaan peninggian overpass di Jl DI Pandjaitan, Ngemplak, Banjarsari, bisa selesai sebelum rel layang Joglo dan perbaikan viaduk Gilingan dimulai.

Mengingat Lagi Maskot Persis Solo Juna si Alap-Alap

Persis Solo memiliki sebuah maskot berbentuk burung alap-alap kawah. Maskot ini sempat rutin berada di pinggir lapangan saat Laskar Sambernyawa bermain.

+ PLUS Pranata Mangsa dalam Jejak Ilmu Astronomi di Balik Kemegahan Borobudur

Pembangunan Candi Borobudur disebut menunjukkan Matematika kuno dan telah mempertimbangkan ilmu Astronomi.

Hendak Salip Truk, Pengendara Motor di Pati Meninggal

Kecelakaan maut menimpa seorang pengendara motor di Kabupaten Pati yang terlindas truk saat berusaha menyalip truk dari sisi kiri.

Jemaah Umrah Perdana di DIY Dilepas dengan Isak Tangis

Kanwil Kemenag DIY memberangkatkan jemaah umrah perdana melalui Bandara YIA, Kulonprogo, pada Selasa (18/1/2022).

Gempa Afghanistan Telan Korban 22 Nyawa

Korban meninggal akibat gempa bermagnitudo 5,6 di Provinsi Badghis, Afghanistan bertambah menjadi 22 orang, Selasa (18/1/2022).

Ini Cara Menonton Fast Track Layangan Putus Episode 10

Namun, untuk diketahui, pelayanan Fast Track Layangan Putus tersebut hanya diperuntukkan bagi pengguna layanan VIP WeTV.

Mahasiswa UKSW Ikuti MBKM, 4 Bulan Dampingi 13 Sekolah di Kupang

UKSW menyerahkan langsung ke-13 mahasiswa yang ikut MBKM kepada Bupati Kabupaten Kupang di Kantor Bupati Kabupaten Kupang, Selasa (11/01/2022).

West Bandits Solo Menang Lagi, Begini Respons Gibran

West Bandits Combiphar Solo mencatat kemenangan telak atas Prawira Bandung dengan skor 77-57 pada hari ketiga IBL Tokopedia 2022.

2 Truk Kecelakaan di Tanjakan Ampel Boyolali, Ini Foto-Fotonya

Truk bak terbuka tidak kuat saat menaiki tanjakan di Keboan Tompak dan berjalan mundur menabrak truk kontainer dibelakangnya

Kejari Karanganyar Tuntut 2 Pelaku Kekerasan Seksual Bayar Ganti Rugi

Kejari Karanganyar tahun ini menuntut dua terdakwa kasus kekerasan seksual dengan membayar ganti rugi (restitusi) kepada korban selain menuntut hukuman penjara dan denda.

Jembatan Kereta Zaman Belanda di Klaten Kini Jadi Penghubung 2 Desa

Jembatan penghubung antara Desa Mranggen dengan Desa Blimbing merupakan bekas jalur kereta pengangkut tebu pada era kolonial Belanda.