Tutup Iklan

Ikuti Solo, Sragen Terapkan E-Retribusi di Pasar Bunder dan Pasar Kota

Ikuti Solo, Sragen Terapkan E-Retribusi di Pasar Bunder dan Pasar Kota

SOLOPOS.COM - Kepala Disdag Solo Subagiyo menjadi narasumber sosialisasi e-Retribusi Pasar di Pendapa Sumonegaran Rumdin Bupati Sragen, Selasa (10/10/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)

Pemkab Sragen mendatangkan Kepala Disdag Solo Subagiyo untuk memberikan sosialisasi e-retribusi pasar.

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan menerapkan sistem penarikan retribusi secara elektronik (e-retribusi) kepada pedagang Pasar Bunder dan Pasar Kota Sragen.

Rencananya, e-retribusi di dua pasar itu akan diluncurkan secara resmi pada Rabu (25/10/2017) mendatang. Pemkan Sragen menyosialisasikan rencana penerapan e-retribusi itu kepada pedagang dengan mengundang Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Subagiyo, Senin (10/10/2017).

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen mengundang 350 orang perwakilan pedagang dalam sosialisasi yang dibuka Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Pendapa Sumonegaran Rumdin Bupati Sragen itu. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen, Untung Sugihartono, saat ditemui Solopos.com di sela-sela sosialisasi mengatakan saat ini, Pemkot Solo sudah menerapkan e-retribusi di 14 pasar tradisional dari 44 pasar tradisional di Kota Bengawan dengan menggandeng tiga bank.

Atas pertimbangan itulah Untung menghadirkan Subagiyo untuk sharing bersama para pedagang. “E-Retribusi Pasar itu merupakan program nasional yang sudah diterapkan di Solo. Nah, kami baru akan mengujicobakan sistem e-Retribusi Pasar di Pasar Bunder dan Pasar Kota Sragen. Penerapannya nanti secara bertahap untuk semua pasar tradisional di Indonesia,” tambahnya.

Untung berencana mengumpulkan pedagang di dua pasar untuk mendapat penjelasan secara detail tentang e-Retribusi Pasar berbasis transaksi elektronik menggunakan kartu yang disediakan bank. Dalam hal itu, Untung sudah menggandeng Bank Jateng untuk pembuatan kartu e-Retribusi Pasar beserta mesinnya.

“Sistem ini hanya digunakan untuk pedagang yang berizin di dua pasar itu. Bagi pedagang yang tidak berizin masih menggunakan penarikan retribusi manual,” tambahnya.

Kasi Retribusi Disperindag Sragen, Suyoto, saat ditemui Solopos.com secara terpisah menyampaikan dalam penarikan retribusi elektronik itu petugas masih keliling menemui pedagang untuk menarik retribusi dengan mesin pembaca kartu. Jadi pedagang harus memiliki saldo uang di kartu yang nantinya disediakan Bank Jateng.

“Penarikannya tidak lagi konvensional dengan uang tetapi sudah menggunakan sistem elektronik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Disdag Solo, Subagiyo, menjelaskan latar belakang pentingnya e-retribusi pasar bagi pedagang. Dia menyampaikan kebijakan pemerintah mengikuti perkembangan teknologi. Adanya e-retribusi itu merupakan tuntutan tentang kemudahan pedagang dalam membayar retribusi pasar.

“Lewat e-retribusi itu, pelaporan retribusi bisa diketahui secara akuntabel dan realtime incoming report. Manfaat lainnya, bisa tertib administrasi, efisien, meningkatkan kepercayaan publik, dan tidak bocor,” tambahnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.