Para peserta saat menjalani tur sepeda Semara Lali Ngonthel, Sabtu (13/5/2018). (Istimewa-Panpel Semar Lali Ngonthel 2018)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &ndash;</strong> Ribuan pesepeda dari berbagai daerah di Tanah Air turut serta memeriahkan acara Semar Lali Ngonthel 2018. Acara bersepeda yang digelar Sabtu (11/5/2018) itu mengambil rute Semarang, Grobogan, Salatiga, dan berakhir di Boyolali.</p><p>Selama perjalanan, para peserta disuguhi keindahan alam Jateng. Panorama lima gunung, yaki Gunung Ungaran, Merbabu, Sindoro, Sumbing, dan <a title="Merapi Semburkan Asap, Siswa Kelas VI SDN Gebyok Tetap Ujian di Tengah Kepanikan" href="http://soloraya.solopos.com/read/20180511/492/915591/merapi-semburkan-asap-siswa-kelas-vi-sdn-gebyok-tetap-ujian-di-tengah-kepanikan-">Merapi</a>, membuat peserta terpesona dan seakan-akan mengabaikan rasa lelah saat mengayuh sepeda.</p><p>Salah satu peserta asal Jepang, Takashi Sezaki, 40, mengaku takjub dengan pemandangan alam yang disuguhkan selama mengikuti Semar Lali Ngonthel. Ia tak menyangka jika Jateng memiliki pemandangan yang indah berupa panorama lima gunung.</p><p>&ldquo;Baru pertama lewat jalan ini. Ternyata pemandangannya bagus sekali. Saya senang,&rdquo; ujar Takashi saat tiba di garis finish di kompleks Pemda Boyolali, dalam siaran pers panitia penyelenggara Semar Lali Ngonthel 2018, Minggu (13/5/2018).</p><p>Tak hanya Taka, peserta asal Jerman, Belgia, Inggris dan Australia juga mengaku kagum dengan pemandangan sepanjang rute.</p><p>Koordinator kegiatan, Hendra Dharmanto, mengatakan Semar Lali Ngonthel 2018 merupakan agenda bersepeda yang digagas Komunitas Samba dan<a title="Bank Jateng Siap Kucurkan Pinjaman untuk Danai Proyek Pemkot dan Pemkab" href="http://semarang.solopos.com/read/20180510/515/915446/bank-jateng-siap-kucurkan-pinjaman-untuk-danai-proyek-pemkot-dan-pemkab"> Bank Jateng</a>. Kegiatan tersebut fokus mengeksplorasi sisi wisata Jateng dengan bersepeda.</p><p>Hendra menyebutkan Semar Lali Ngonthel 2018 baru pertama kali digelar. Meski demikian minat para pecinta sepeda untuk kegiatan tersebut cukup besar, yang dibuktikan dengan jumlah peserta mencapai ribuan orang.</p><p>&ldquo;Ini jalur baru. Kegiatan ini memang fokus eksplorasi jalur baru bersepeda di Jateng. Ada peserta dari luar negeri. Total lebih dari seribu peserta,&rdquo; kata Hendra.</p><p>Dijelaskannya, Semar Lali Ngonthel juga bertepatan dengan kegiatan <a title="Bukan The Final Count Down, Inilah Kejutan Europe di Boyolali" href="http://entertainment.solopos.com/read/20180513/482/915893/bukan-the-final-count-down-inilah-kejutan-europe-di-boyolali">Volcano Rock Festival</a> di Boyolali yang menghadirkan <em>band </em>legendaris Europe.&nbsp;</p><p>Selain berhadiah lima unit motor, para peserta juga berkesempatan memperoleh tiket gratis menonton Europe.</p><p>Hendra berharap, kegiatan Semar Lali Ngonthel bisa rutin digelar tiap tahun, sekaligus memperkenalkan keindahan Jateng di mata dunia.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten