Tutup Iklan

Ikhtiar Agar Pandemi Segera Berakhir, Pemerintah Kendal Adakan Gema Selawat

Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto bersama para alim ulama menggelar Gema Sholawat sebagai ikhtiar doa agar pandemi segera berakhir.

 
Bupati Kendal Dico M. Ganinduto (tengah) bersama dengan alim ulama menggelar Gema Selawat melalui Zoom dan kanal YouTube.(Istimewa/kendalkab.go.id)

SOLOPOS.COM - Bupati Kendal Dico M. Ganinduto (tengah) bersama dengan alim ulama menggelar Gema Selawat melalui Zoom dan kanal YouTube.(Istimewa/kendalkab.go.id)

Solopos.com, KENDAL– Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto bersama para alim ulama menggelar Gema Selawat  yang bertajuk “Doa Warga Kabupaten Kendal untuk Kesehatan dan Keselamatan” melalui Zoom dan kanal Youtube Dico Ganinduto, Jumat (16/7/2021) malam.

Melalui portal resmi Kabupaten Kendal, Dico mengungkapkan hal ini sebagai bentuk ikhtiar dalam menghadapi wabah Covid-19 dengan meminta pertolongan agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Pihaknya juga meminta kepada warga kendal untuk memahami adanya PPKM Darurat.

“Melalui doa ini bersama para kyai dan masyarakat Kendal dengan memohon bersama semoga wabah ini bisa segera berakhir tentunya di Kendal, selain itu juga ikut mendoakan para tenaga medis yang tentunya sudah berjuang dengan keras agar selalu diberi kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga: Tertibkan Pedagang, Kapolres dan Dandim Kudus Malah Borong Dagangan dan Bagikan Sembako

Grafik Naik Turun

Kegiatan ini dihadiri oleh KH. Azro’i Thohir, KH. Izzudin Abdussalam, Habib Firdaus Al Munawar, KH. M. Sholahuddin H, KH. Makmun Amin, KH. Muchlis Musyaffa’, KH. Mawardi, KH. M. Muafiq dan Ustaz H. Ikhsan Intizam.

Sebelum doa bersama dimulai, Bupati Kendal menyampaikan bahwa grafik status pandemi Covid-19 di Kendal masih mengalami naik turun. Pihaknya meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan ikut membantu pemerintah melalui sebuah doa.

Pemerintah Kendal sampai saat ini telah berupaya menurunkan penyebaran Covid-19 dengan melakukan percepatan proses vaksinasi di lima sentra vaksin, bahkan batas usia yang mengikuti saat ini telah masuk pada kategori minimal usia 12 tahun.

Baca Juga: PLN Bantu Oksigen Rumah Sakit di Jateng & DIY

Sebelumnhya Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dan istrinya, Chacha Frederica, juga positif virus Corona atau Covid-19. “Saya berikan rilis kepada teman-teman media tentang kondisi saya dan istri yang terkonfirmasi COVID-19. Saya dan istri menjalani isolasi mandiri di rumah dinas dalam kondisi baik,” kata Dico saat dihubungi lewat pesan singkat WhatsApp, Kamis (8/7/2021) seperti dilansir detikcom.

Dico menjelaskan, dia dinyatakan positif terpapar Corona pada Rabu (7/7/2021) kemarin.

“Saya sendiri kurang tahu kenanya di mana. Saya kan mobilitasnya tinggi ke lapangan untuk memantau perkembangan vaksinasi dan penyebaran Covid di Kendal,” ujarnya waktu itu.

Meski positif Corona, lanjutnya, dia masih menjalankan tugas-tugasnya secara virtual.

Berita Terkait

Berita Terkini

Miris! Manusia Silver Semarang Ternyata Pensiunan Polisi

Kasus manusia silver di Semarang tak kalah mengundang keprihatinan.

Sejumlah Event Besar bakal Digelar di Borobudur, Vaksinasi Dipercepat

Pemprov Jawa Tengah akan mempercepat cakupan vaksinasi di kawasan Candi Borobudur karena sejumlah agenda atau event wisata bakal digelar.

Rumah Kamera Borobudur, Bisa Swafoto Bersama ‘Presiden Jokowi’ Hlo!

Di Rumah Kamera ini, pengunjung bisa dengan leluasa berswafoto dengan Presiden Ri yang akrab disapa dengan Jokowi ini dalam bentuk replika yang terlihat seperti sosok presiden yang nyata.

Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga Keturunan Raja Mataram

Bupati Tiwi adalah keturunan dari Kyai Arsantaka yang bernama kecil Arsakusuma, pendiri Kabupaten Pubalingga sekaligus leluhur raja-raja Mataram Islam.

Sempat Viral, Video Harimau di Kedungjati Grobogan Ternyata Hoaks

Video seekor harimau besar sedang berada di kawasan hutan sempat beredar di media sosial dan WhatsApp Group (WAG) di Kabupaten Grobogan

Gelar JDC 2021, AMSI Jateng Ingin Tahu Arah Dunia Digital ke Depan

JDC 2021 merupakan salah satu sumbangsih AMSI Jawa Tengah untuk bicara terkait seperti apa arah industri digital ke depan.

Achmad Husein, Bupati Banyumas yang Dapat Gelar Pangeran dari Keraton Solo

Achmad Husein adalah Bupati Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Adipati Purbowinoto dari Kesunanan Surakarta.

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Cilacap, Presiden Jokowi Ingatkan Warga Taat Prokes

Presiden Jokowi mengingatkan warga tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Waduh! 9 Daerah di Jateng Endemis Penyakit Kaki Gajah, 6 di Pantura

Sembilan kota dan kabupaten di Jawa Tengah tercatat menjadi daerah endemis filariasis atau dikenal sebagai penyakit kaki gajah.

Banyak Anak Jateng yang Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Jumlahnya Bikin Sedih

Perlu adanya sinergi berbagai potensi masyarakat untuk menyelamatkan masa depan anak-anak terdampak Covid-19.

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, 8 SD-SMA di Blora Batal PTM

Kasus di delapan sekolah di Blora itu bukan merupakan klaster penyebaran Covid-19, karena ditemukan saat screening sebelum PTM.

Petani Jambu Air Di Grobogan Ini Namanya Mirip Nama Penyanyi Indonesia

Pembeli datang ke kebun jambu air di Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan, Grobogan, petik langsung sambil selfi atau swafoto.

Ini Lho, Bandar Arisan Online Salatiga Tertangkap

Bandar arisan di Salatiga yang dicari karena membawa kabur uang hingga miliaran rupiah milik peserta akhirnya ditangkap polisi.

Unik! Kuliner Soto Bancar Khas Purbalingga Topping Bakso & Saus Kacang

Kuliner khas Purbalingga berupa Soto Bancar memiliki keunikan dengan sajian soto lainnya, yakni tambahan saus kacang, bakso, dan kerupuk merah putih dalam penyajiannya.

UKSW dan TNI Gelar Vaksinasi Massal Bagi Pelajar dan Masyarakat Umum

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kerja sama dengan TNI Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menggelar vaksinasi massal di Balairung Universitas

Ganjar Pranowo Emoh Mikir Jadi Capres: Pilpres Urusan Bu Mega

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa urusan capres pada Pilpres 2024 merupakan kewenangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.