Ikan oarfish (Instagram/@_infocegatansolo)

Solopos.com, SELAYAR — Masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dikagetkan dengan kemunculan ikan oarfish yang merupakan hasil pancingan seorang pria bernama Andi Saputra.

Munculnya ikan berbentuk pipih, dengan panjang lebih dari tiga meter disebut-sebut sebagai pertanda gempa bumi dan tsunami. Maka dari itu, warga Selayar mengaku khawatir dengan kemunculan ikan oarfish.

Baca Juga: Kecelakaan Karambol Libatkan 4 Sepeda Motor di Pasuruan, Dua Tewas

Ikan oarfish di temukan oleh pemancing di laut selayar. Ikan oarfish adalah makhluk laut yang di sebut sebagai pertanda datangnya gempa bumi,” kata pengelola akun @_infocegatansolo.

Diunggah oleh akun Instagram @_infocegatansolo, Senin (9/12/2019) mengunggah hasil tangkapan layar mengenai ikan oarfish. Dari unggahannya tersebut, diinformasikan bahwa ikan oarfish juga sempat muncul sebelum terjadi gempa dan tsunami di Palu beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Perolehan Medali SEA Games 2019: Hati-Hati! Indonesia Bisa Kepeleset

Bahkan, sebelum terjadi gempa bumi di Jepang 2011 lalu, muncul sekelompok ikan oarfish yang terdampar di pantai dan tersangkut di jaring nelayan.

Sementara itu, dikutip dari Liputan6.com,  Senin (19/6/2017) sejumlah komunitas akademik menilai bahwa mitos terkait ikan oarfish tersebut adalah benar adanya. Pasalnya, ikan ini hidup di laut sedalam 1.000 meter yang memungkinkannya peka terhadap pergerakan lempeng Bumi di Bumi di dasar laut.

Baca Juga: Wanita Cantik Ini Terpilih Jadi Perdana Menteri Termuda Finlandia

Karena hidup di perairan yang dalam, seharusnya ikan oarfish susah untuk ditangkap dan diteliti.

Selain itu, ikan oarfish dianggap mampu mendeteksi dini tumbukan lempeng di dasar laut yang menjadi penyebab terjadinya gempa bumi dan tsunami.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by infocegatansolo (@_infocegatansolo) on


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten