Ijtima Ulama GNPF ke Prabowo, Ma\'ruf Amin: 400 Kiai Besar Dukung Kami
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma\'ruf Amin (kedua kanan) tiba di gedung KPU untuk melakukan pendaftaran di Jakarta, Jumat (10/8/2018). (Antara-Hafidz Mubarak A)

Solopos.com, JAKARTA -- Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma\'ruf Amin optimistis mendapatkan dukungan kalangan ulama. Hal itu menanggapi ijtima II Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) yang menyatakan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Bahkan, bakal calon wakil presiden (cawapres) KH Ma\'ruf Amin optimistis mendapatkan dukungan dari umat Islam mayoritas dan para santri. Menurutnya, sekitar 400 kiai besar dan berpengaruh telah menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma\'ruf.

"Ada sekitar 400 kiai besar-besar dan berpengaruh. Mereka sudah kumpul di Jakarta dan menyatakan dukungan kepada Pak Jokowi dan saya," kata KH Ma\'ruf Amin di Gedung High End, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Senin.

Sebelumnya, ada sekitar 400 kiai dan ulama yang berkumpul di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta, Sabtu (15/9/2018). Para kiai dan ulama menyatakan dukungan kepada pasangan Joko Widodo dan Ma\'ruf Amin.

Menurut Ma\'ruf Amin, dirinya tidak tahu soal dukungan ulama GNPF kepada pasangan Prabowo-Sandiaga. Namun, kata dia, salah satu kiai besar dari GNPF telah menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma\'ruf.

Rais \'Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menegaskan para kiai besar yang menyatakan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma\'ruf umumnya adalah pemimpin pondok pesantren. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan dukungan para kiai tersebut, Ma\'ruf optimistis para santri akan mengikuti pimpinan pondok pesantrennya. "Para kiai sudah memberikan dukungannya ke Pak Jokowi dan saya. Santri-santrinya biasanya mengikuti kiainya," kata Ma\'ruf.

Ditanya soal kampanye, Ma\'ruf menyatakan pada waktu kampanye dirinya akan melakukan kunjungan ke berbagai daerah, termasuk ke pondok-pondok pesantren. Pada rapat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma\'ruf, Senin hari ini, menurut Ma\'ruf, dirinya akan menjelaskan paparan dari TKN soal jadwal kampanye yang akan dihadirinya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan jadwal kampanye pasangan capres-cawapres mulai 23 September 2018. Sebelumnya, KPU melalui rapat pleno pada Jumat (21/9/2018) mengumumkan pasangan capres-cawapres secara resmi. KPU juga akan melakukan undian pasangan capres-cawapres pada Sabtu (22/9/2018).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom