IHSG Diramal Terkoreksi, Yuk Cermati Rekomendasi Saham 27 Juli
Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). (Solopos/JIBI/Himawan L Nugraha)

Solopos.com, JAKARTA -- Analis memberikan rekomendasi saham 27 Juli untuk sejumlah saham pilihan. Saham-saham yang layak dicermati itu dan menjadi rekomendasi saham 27 Juli tersebut merupakan saham emiten di berbagai sektor usaha, mulai dari perbankan hingga produsen rokok.

Di samping itu, analis memprediksi indeks harga saham gabungan atau IHSG pada Senin (27/7/2020) bakal terkoreksi. Memang ada sentiment positif, yakni terkait vaksin Covid-19, namun sejauh ini kesuksesan vaksin tersebut masih menjadi tanda tanya.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan IHSG ditutup melemah signifikan 1,21 persen ke level 5.082 pada Jumat (24/7/2020). Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada di level 4.975,54 hingga 5.172,37.

PT KAI Sediakan Layanan Rapid Test di Stasiun Solo Balapan, Biayanya Hanya Rp85.000

Sedangkan berdasakan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif. Kendati demikian, Stokastik dan RSI bergerak menurun di area netral.

“Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat,” jelasnya melalui riset harian yang dikutip Bisnis.com, Senin (27/7/2020).

Binnartha Sekuritas memberi rekomendasi saham 27 Juli untuk sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor antara lain BBRI, BNGA, BSDE, HMSP, LPPF, dan PTBA.

Kisah Misteri: Hiii Mahasiswa FH UNS Solo Ngaku Diintip Sosok Anak Kecil hingga Genderuwo

Ada Potensi Penguatan Lanjutan

Secara terpisah, Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan IHSG bergerak menguji support moving average lima hari dan lanjut menguji moving average 20 hari.

Secara indikator Stokastik dan RSI, momentum pergerakan indeks terkonsolidasi di dekat area overbought tertekan dengan volume penjualan cukup tinggi.

“Kami perkirakan pada awal pekan IHSG bergerak mencoba tutup kembali kuat di atas moving average sebagai konfirmasi penguatan lanjutan,” tuturnya melalui riset harian.

Wow! Laga Amal Para Bintang di Teloyo Klaten Raup Jutaan Rupiah

Reliance Sekuritas Indonesia memprediksi IHSG akan bergerak dengan support 5.035 dan resistance 5.290. Sementara, rekomendasi saham 27 Juli dari sekuritas ini antara lain saha CPIN, WIKA, JPFA, HMSP, dan ADRO

Di sisi lain, pelaku pasar disarankan tetap berhati-hati dengan sentimen positif vaksin Covid-19 yang sempat membawa IHSG melaju optimistis pekan lalu.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan IHSG bergerak positif selama sepekan pada periode 20 Juli–24 Juli 2020. IHSG naik 0,07 persen sepanjang periode itu diiringi dengan pertumbuhan kapitalisasi pasar 0,09 persen menjadi Rp5.890,664 triliun.

5 Pencuri Motor Beda Komplotan Tertangkap Di Boyolali

Saham Pilihan Pekan Lalu

Pekan lalu, IHSG mendapat angin segar dari kabar uji coba vaksin Covid-19 oleh PT Bio Farma (Persero). Sentimen itu juga turut berimbas terhadap pergerakan saham-saham sektor farmasi khususnya anggota holding farmasi BUMN, PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) dan PT Indofarma Tbk. (INAF).

Harga saham KAEF terbang 114,06 persen dalam sepekan ke level Rp2.740. INAF tidak ketinggalan dengan menguat 133,04 persen menuju Rp2.610.

Kendati demikian, Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee menilai pelaku pasar dalam negeri perlu berhati-hati dengan sentimen positif vaksin. Hal itu karena masih dibutuhkan waktu untuk memastikan kesuksesan vaksin tersebut. “Selain itu masih ada potensi gagal pada pengujian fase ketiga,” jelasnya melalui riset yang dikutip, Senin.

Sumber: Bisnis.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom