Suasana Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen pada Senin (2/9/2019) sore. (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN -- Para pengunjunghttps://soloraya.solopos.com/read/20181227/491/961270/alun-alun-sragen-dilengkapi-wifi-gratis-20-mbps" title="Alun-Alun Sragen Dilengkapi Wifi Gratis 20 Mbps"> Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen mengeluhkan bau pesing yang muncul dari bagian drainase.

Aroma pesing itu juga dikeluhkan kalangan pengguna kendaraan bermotor di Jl. Veteran yang berhenti di bangjo simpang empat pojokan fasilitas umum kebanggaan Wong Sragen tersebut.

Pantauan Solopos.com di lokasi, Senin (2/9/2019), aroma pesing itu berasal dari lubang drainase di timur Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen atau di pinggir Jl. Veteran Sragen.

Beberapa pengguna jalan yang berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah terlihat menutup hidung karena bau pesing itu cukup mengganggu. Belum diketahui penyebab munculnya aroma pesing di komplekshttps://soloraya.solopos.com/read/20190508/491/990473/kandang-merpati-di-alun-alun-sragen-diduga-dirusak-warga" title="Kandang Merpati di Alun-Alun Sragen Diduga Dirusak Warga"> Alun-Alun Sasana Langen Putra itu.

Diduga bau pesing itu karena ada pengunjung yang nekat buang air kecil di sembarang tempat saat alun-alun sepi, terutama pada tengah malam.

“Ya jelas sangat mengganggu. Sangat disayangkan, alun-alun yang sudah dipercantik tampilannya seperti ini kok bau pesing. Saya heran, kok ada pengunjung yang nekat buang air kecil di sembarang tempat,” ujar Jarwanti, 45, pengunjung Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen asal Ngrampal saat ditemui Solopos.com di lokasi, Senin.

Nur Cahyo, 35, pengunjung lain, mengungkapkan bau pesing itu sudah lama tercium dari balik saluran drainase di sebelah timur Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen. Dia tidak tahu mengapa tidak ada upaya dari pihak terkait untuk mengatasi masalah itu.

“Kalau perlu dipasang papan pengumuman di larang kencing sembarangan di sini. Bila ketahuan bisa disanksi denda atau apa lah yang penting bisa membuat jera pelakunya,” papar Nur Cahyo.

Di sebelah selatanhttps://soloraya.solopos.com/read/20180908/491/938696/replika-gading-gajah-dan-pergola-bakal-hiasi-alun-alun-sragen" title="Replika Gading Gajah dan Pergola Bakal Hiasi Alun-Alun Sragen"> Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen sebenarnya terdapat sebuah toilet umum. Nur Cahyo menyayangkan mengapa ada oknum yang tidak memanfaatkan toilet umum itu untuk buang air kecil.

“Perilakunya yang harus diubah. Pemkab Sragen sudah memoles alun-alun sedemikian rupa menjadi indah. Tapi, percuma kalau perilaku masyarakatnya tidak diubah. Menjaga kebersihan fasilitas umum itu bukan hanya tanggung jawab Pemkab Sragen, tetapi juga semua masyarakat,” keluhnya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten