IDULADHA 2017 : Penumpang KA dari Stasiun Kediri Diprediksi Naik 10%
Ilustrasi kereta api (Dok/JIBI)

Iduladha 2017, penumpang KA naik sekitar 10%.

Solopos.com, KEDIRI -- Jumlah penumpang kereta api di wilayah Stasiun Kediri menjelang perayaan Iduladha 2017 diprediksi naik sekitar 10 persen jika dibandinginkan hari-hari biasa.

"Kenaikannya ada, tapi tidak terlalu signifikan, sekitar 10 persen. Kemungkinan saat hari hari H perayaan jumlahnya akan tambah naik, terutama yang kereta api lokal," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional VII Madiun Supriyanto, Rabu (30/8/2017).

Dia mengatakan pada hari biasa, jumlah penumpang untuk kereta api lokal jurusan Kediri-Surabaya yang berangkat dari Stasiun Kediri sekitar 200-300 penumpang. Jumlah itu bisa meningkat drastis saat libur akhir pekan. Terlebih lagi, libur akhir pekan ini bersamaan dengan libur panjang perayaan Iduladha 2017.

Saat akhir pekan yaitu Jumat, Sabtu, Minggu, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Kediri bisa mencapai 700 orang per hari. Saat akhir pekan yang bersamaan dengan perayaan Iduladha 2017, jumlah itu diprediksi naik sekitar 10 persen.

Supriyanto menambahkan tiket kereta api jarak jauh juga sudah banyak yang dipesan. Kereta itu misalnya Kereta Api Singasari jurusan Blitar-Pasar Senen, Jakarta; KA Kahuripan jurusan Blitar-Kiaracondong, Bandung; serta KA Brantas jurusan Blitar-Pasar Senen, Jakarta.

Rata-rata jumlah penumpang di masing-masing kereta api itu sekitar 300 orang per hari."Untuk jarak jauh, kami sudah pantau sejak Kamis (24/8/2017), Jumat (25/8/2017), Sabtu (26/8/2017), Minggu (27/8/2017), Senin (28/8/2017) semua penuh," kata dia.

"Dalam rangka mengakomodasi permintaan penumpang, khususnya akhir pekan yang cukup tinggi, kami melakukan penambahan satu gerbong kereta api. Ini untuk meningkatkan kapasitas angkut," katanya.

Supriyanto menambahkan, calon penumpang juga tidak harus datang ke stasiun untuk memesan tiket kereta api. Mereka bisa memesan di berbagai tempat penjualan tiket lewat dalam jaringan ataupun berbagai jaringan yang sudah bekerja sama, misalnya kantor pos, toko swalayan dan berbagai tempat penjualan lainnya.

Sementara itu, untuk memastikan keamanan di stasiun, Supriyanto menambahkan PT KAI Daops VII Madiun juga mendirikan posko yang ditempatkan di sejumlah stasiun besar wilayah Daop VII Madiun, misalnya Stasiun Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung, serta Blitar.

"Kami dirikan posko mulai Kamis sampai Minggu. Walaupun jumlah kenaikan penumpang tidak seperti saat Lebaran dan Natal, kami tetap waspada, semua unit tidak ada libur," kata Supriyanto.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom