IDUL FITRI 2014 : Lebaran Serentak? Ini Jadwal Sidang Isbat

Minggu, 27 Juli 2014 - 17:06 WIB Penulis: Jafar Sodiq Assegaf Jibi Solopos Editor: Jafar Sodiq Assegaf | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (tengah) (Rachman/JIBI/Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA – Ketetapan tanggal 1 Syawal 1435 H yang juga hari raya Idul Fitri akan diputuskan dalam Sidang Isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama sore ini. Berdasarkan perkembangan terakhir, lebaran tahun ini diperkirakan akan serentak.

Kementrian Agama akan menyelenggarakan sidang Isbat sore nanti. Umumnya sidang isbat diselenggarakan setelah waktu Isya. Acara ini rencananya digelar di Kantor Kementerian Agama, Jalan Mh Thamrin, Jakarta Pusat.

Sebelumnya ormas Islam Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1435 H akan jatuh pada tanggal 28 Juli 2014. Muhammadiyah menetapkan melalui metode hisab wujudul hilal hakiki.

Seperti dalam sidang isbat sebelumnya, sidang nanti juga akan mengundang perwakilan dari ormas-ormas Islam, kedutaan besar negara sahabat, dan pakar astronomi. Informasi yang didapat dari hisab akan dikonfirmasi melalui rukyatul hilal.Muhammadiyah juga akan menghadiri sidang isbat sore nanti.

“Kementerian Agama akan menyelenggarakan Sidang Isbat Awal Syawal 1435H/2014M pada 27 Juli dan akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Muhtar Ali sebagaimana dikutip dari web resmi Kementerian Agama, Selasa (22/7/2014) lalu.

Dilansir Detik, Sabtu (27/7/2014), Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin memperkirakan pelaksanaan Idul Fitri 1435 H nanti tidak akan ada perbedaan antara pemerintah dengan ormas Islam khususnya Muhamadiyah. Alasannya, ketinggian hilal pada awal bulan Syawal di atas batas yang ditentukan.

Sebab menurutnya, berdasarkan penghitungan hisab posisi hilal diperkirakan di atas 2 derajat. Namun hal itu perlu dikonfirmasi melalui rukyatul hilal. Hasilnya, dibahas dalam sidang isbat.

Lukman menjelaskan, selama ini perbedaan penetapan tanggal 1 Syawal atau hari Idul Fitri disebabkan perbedaan cara pandang dalam menentukan batas minimum hilal dapat dilihat (rukyat). Pandangan pertama, lanjut waketum PPP ini, menyebutkan hilal dapat dirukyat jika di atas 2 derajat. Jika dalam metode hisab hilal kemungkinan di posisi di atas 2 derajat, maka ini disebut imkanur rukyat.

“Nah sekarang ini, menurut hisab, posisi hilal kemungkinan nanti sudah di atas 2 derajat,” jelas Lukman.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE jatim Prakirana Cuaca Madiun Kamis: Cerah & Suhu Capai 33 Derajat Celcius 1 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Kamis Ini: Cerah Berawan Pagi, Berawan Malam 12 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 29 September, Cerah Berawan dan Lebih Panas 12 menit yang lalu

HEADLINE jogja Prakirana Cuaca Jogja Kamis: Cerah Berawan dari Pagi sampai Siang Hari 12 menit yang lalu

HEADLINE bisnis Tarif Tetap Rp8.000, Cek Jadwal KRL Commuterline Solo-Jogja Hari Ini 25 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Prakiraan Cuaca Klaten Hari Kamis Ini: Cerah Berawan 07.00 WIB-10.00 WIB 42 menit yang lalu

HEADLINE news Nenek-Nenek Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Sukabumi 1 jam yang lalu

HEADLINE news 12 Mahasiswa Tersangkut Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Rp22,3 Miliar 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Disbudpar Solo Ajak Pengelola RS Tangkap Peluang Wellness dan Medical Tourism 3 jam yang lalu

HEADLINE news Pengacara Klaim Ferdy Sambo dan Istri Taat Hukum, Ini Alasannya 4 jam yang lalu

HEADLINE jatim Kampus Unesa di Magetan Mulai Dibangun, Tahun Depan Terima Mahasiswa Baru 4 jam yang lalu

HEADLINE news Video Viral, Puan Suntuk karena Pengawal Ikut Bagikan Kaus 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Komandan Grup Paspampres Gantikan Achiruddin Jadi Danrem 074/Warastratama Solo 5 jam yang lalu

HEADLINE news Tak Ada Unsur Pidana, Penyidikan Kasus Kematian Mahasiswi Unej Bakal Dihentikan 5 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Sambut Sobat Fest, 96 Kerai Bambu Mural Batik Hiasi Pagar Mangkunegaran Solo 5 jam yang lalu