Idul Adha, Polres Sragen Bagikan 15 Ekor Kambing untuk Warga Pinggiran

Kapolres menyerahkan hewan kurban kepada lima desa di wilayah Kecamatan Miri, Sragen, Sabtu, pukul 16.30 WIB. Dalam penyerahan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah perwira dan tokoh masyarakat. Dia berharap dengan pemberian hewan kurban itu bisa membantu masyarakat, khususnya bagi daerah yang masih minim hewan kurban.

Idul Adha, Polres Sragen Bagikan 15 Ekor Kambing untuk Warga Pinggiran

SOLOPOS.COM - Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan (dua dari kiri) menyerahkan kambing kurban kepada perwakilan warga di wilayah Kecamatan Miri, Sragen, Sabtu (10/8/2019).(Istimewa/Polres Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Pada H-1 Iduladha 2019, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyerahkan 15 ekor kambing kurban kepada lima desa di daerah pinggiran dan dua pondok pesantren, Sabtu (10/8/2019). Penyerahan hewan kurban itu bertujuan untuk pemerataan penyebaran hewan kurban supaya tidak terkumpul di daerah perkotaan.

Kapolres menyerahkan hewan kurban kepada lima desa di wilayah Kecamatan Miri, Sragen, Sabtu, pukul 16.30 WIB. Dalam penyerahan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah perwira dan tokoh masyarakat. Dia berharap dengan pemberian hewan kurban itu bisa membantu masyarakat, khususnya bagi daerah yang masih minim hewan kurban.

“Lewat pertemuan ini, kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing. Tanpa bantuan masyarakat, kata dia, Polres mustahil bisa mewujudkan kondusivitas daerah. Semoga penyerahan hewan kurban ini bisa bermanfaat bagi warga,” ujarnya dalam rilis yang diterima wartawan, Sabtu malam.

Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Agus Jumadi mengatakan hewan kurban yang diserahkan terdiri atas dua ekor kambing untuk warga Desa Geneng, empat ekor kambing untuk warga Desa Bagor, dua ekor kambing untuk warga Desa Brojol, tiga ekor kambing untuk warga Desa Gilirejo, dan dua ekor kambing untuk warga Gilirejo Baru, serta masing-masing satu ekor kambing untuk Ponpes Jabal Toriq dan Ponpes At-Taqwa. “Total ada 15 ekor kambing,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.

Lima Makanan dan Minuman Ini Mampu Atasi Dehidrasi

Jangan abaikan rasa haus apalagi di musim kemarau, karena itu salah satu sinyal bahwa tubuh Anda sedang mengalami dehidrasi.

12 Daerah di Jawa-Bali Naik ke PPKM Level 4, Ini Daftarnya

Sebanyak 12 daerah naik ke PPKM Level 4, sembilan daerah turun ke PPKM Level 3, dan satu daerah turun ke PPKM Level 2.

Ada Buruh Kena PHK Belum Dapat Pesangon, FKSPN Karanganyar Mengadu ke DPRD 

FKSPN Karanganyar mengadu ke DPRD tentang masalah buruh berupa pesangon setelah kena PHK dan tali asih buruh meninggal yang belum dibayarkan.