Tutup Iklan

Ibu Seret Anak di Bayat Klaten Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RSJD

Ibu Seret Anak di Bayat Klaten Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RSJD

SOLOPOS.COM - Kondisi bocah yang diseret ibunya menggunakan sepeda motor di Klaten (Facebook)

Santi jalani pemeriksaan kejiawaan di RSJD Klaten.

Solopos.com, KLATEN—Polres Klaten masih menunggu hasil observasi kejiwaan ibu yang menyeret anaknya hingga terluka di Dukuh Balong, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kamis (8/2/2018) petang. Pelaku bernama Santi Kusuma Sari, 35.

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, melalui Wakapolres Klaten, Kompol Hari Sutanto, mengatakan dari keterangan suaminya, Santi mengalami depresi. Hanya, belum ada penjelasan penyebab serta sejak kapan Santi mengalami depresi.

"Ibunya masih tahap pemeriksaan observasi di RSJD. Apakah benar yang bersangkutan depresi berdasarkan hasil keterangan dokter. Kami belum bisa memproses yang bersangkutan. Namun, kami tetap melakukan pemeriksaan awal," kata Wakapolres saat ditemui wartawan di Mapolres, Klaten, Sabtu (10/2/2018). (baca: Begini Kronologi Ibu Seret Anak Sejauh 300 Meter di Bayat Klaten)

Ia menerangkan Santi dibawa orangtuanya ke Karanganom dan sudah mulai menjalani observasi di RSJD. Sementara, sang anak kedua yang menjadi korban, dirawat keluarganya di Bayat.

"Pendampingan dari PPA ke anak sudah dilakukan. Laporan terakhir dari anggota, anak sudah ceria dan tertawa. Mudah-mudahan tidak ada trauma. Yang jelas kami dampingi terus," paparnya.

Sebelumnya, Dela diseret ibunya pada Kamis sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, warga melihat Santi mengendari sepeda motor matic sambil menyeret anak perempuannya di jalan Paseban-Krikilan.

Warga yang melihat kejadian itu lantas mencoba menghadang laju kendaraan. Sang anak lantas dilepas sementara Santi mengalami kecelakaan. Oleh warga, korban lantas dilarikan ke rumah sakit dengan luka lecet.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setahun Lebih Pandemi Covid-19, Ini Hambatan Terberat Bagi Nakes Solo

Para tenaga kesehatan atau nakes di Kota Solo menghadapi banyak tantangan dan hambatan dalam menangani kasus Covid-19 selama pandemi.

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.