Ibu-Ibu Penggigit Tangan Polisi di Kudus Diduga Ada Riwayat Penyakit Jiwa

Ibu-Ibu Penggigit Tangan Polisi di Kudus Diduga Ada Riwayat Penyakit Jiwa

SOLOPOS.COM - Ibu-ibu asal Kudus menggigit tangan polisi (Facebook)

Ibu-ibu penggigit tangan polisi di Kudus ditetapkan sebagai tersangka.

Solopos.com, KUDUS – Kasus ibu-ibu asal Kudus, Jawa Tengah yang menggigit polisi saat akan ditertibkan memasuki babak baru. Selain dijadikan tersangka dengan tuduhan melawan petugas dan penganiayaan, beredar juga kabar ibu-ibu itu pernah diperiksa di Poli Kejiwaan RSUD dr. Loekmono Hadi.

Dilansir Suara.com, Jumat (23/2/2018), ibu-ibu itu disangkakan dengan pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, pasal 212 KUHP tentang Perbuatan Melawan Aparat Hukum, serta pasal 213 ayat (1) tentang Paksaan dan Perlawanan berdasarkan pasal 212.

Foto pelaporan tersebut diunggah di akun gosip @lambe_turah. Dalam foto tersebut terungkap polisi yang digigit bernama Erlangga Hananda Seto anggota Satlantas Polres Kudus. Sedangkan terlapor bernama Anik Tri Kurniawati.

Selain laporan terkait pelaporan ibu-ibu penggigit polisi, di @lambe_turah, Jumat pagi diunggah informasi terbaru mengenai Anik Tri Kurniawati. Dalam sebuah unggahan ada foto rujukan medis dari sebuah puskesmas untuk Poli Penyakit Jiwa RSUD dr. Loekmono Hadi, Kudus.

Dalam foto tersebut tertera nama Anik Tri Kurniawati, tanggal lahirnya pun sama dengan surat pelaporan Anik di Polres Kudus. Terkait kondisi kejiwaan pelaku, Kasatreskrim Polres Kudu AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar menyatakan akan dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Peristiwa yang menimpa Anik Tri Kurniawati itu ramai dikomentari warganet selain mengecam, ada juga warganet yang bersimpati. Salah satu komentar simpati yang ramai diunggah di akun Tyas Ummu IffaRahma.

“Saya orang Kudus. Pagi ini seisi Kudus dihebohkan dengan kabar Matahari Mall terbakar di lantai 3. Siang, kebakaran bukannya padam, justru makin hebat, merembet ke lantai 2. Sore, video ibu-ibu yang ditilang polisi di Kudus menjadi viral. Dalam hitungan menit, video tersebut di-share juga oleh beberapa teman FB. Saya buka komentar-komentarnya, ada yang bilang ibu-ibu itu terburu-buru karena akan mengecek kiosnya di Matahari Mall, sampai tidak memakai helm. Di awal video terdengar suara si ibu ‘Matahari Kebakaran!’”

Pengguna akun Tyas Ummu IffaRahma menyatakan kalau alasan ibu itu benar-benar untuk memeriksa kiosnya di Matahari Mall Kudus, ibu itu sebenarnya kasihan. Seperti orang yang jatuh tertimpa tangga. “Saya memang tidak kenal ibu tersebut, tapi saya gak bisa membayangkan kalau itu terjadi di keluarga saya,” tutup Tyas Ummu IffaRahma.

Berita Terkait

Berita Terkini

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.

Lebaran, 8 Balon Udara Dilaporkan Terbang di Langit Indonesia

Sebanyak 8 balon udara dilaporkan berada di langit Indonesia saat momentum Lebaran tahun ini. Sejauh ini, belum ada laporan balon udara melintas di langit Solo.