"""
<p><em>Ibadah umrah mendatang rezeki untuk pedagang perlengkapan dan oleh-oleh yang kebanjiran order.</em></p>\n
<p><strong>Solopos.com, SOLO</strong> — Para penjual perlengkapan ibadah dan oleh-oleh untuk ibadah umrah di kawasan Pasar Kliwon, Solo, kewalahan memenuhi permintaan pembeli yang meningkat 40% selama awal 2016 ini.</p>\n
<p>Pemilik toko Asshafa, Anisah Joban, mengatakan perlengkapan yang diburu pelanggan di antaranya tasbih, sajadah, peci, sarung, dan baju koko. Selain itu, pelanggan mencari aneka oleh-oleh khas negara Arab, seperti kurma, kismis, dan air zamzam.</p>\n
<p>“Memang jumlah pembelinya tidak bisa diprediksi. Tetapi saat ini ada kenaikan penjualan sekitar 40 persen. Bahkan, ada pula pelanggan itu karena pulang malam akhirnya janjian dengan kami saat malam hari supaya tidak tutup dulu,” jelasnya saat ditemui wartawan, Minggu (24/1/2016).</p>\n
<p>Pelanggan berasal dari Soloraya, Madiun, Pacitan hingga Semarang. Tingginya permintaan tersebut membuat sejumlah harga oleh-oleh meningkat. Jenis kurma madinah yang biasanya Rp35.000/kg, kini naik menjadi Rp50.000/kg.</p>\n
<p>Salah satu karyawan Toko Assegaf, Idin Khohidin, mengaku air zamzam harganya cukup mahal, yakni Rp100.000/liter. “Sebenarnya sudah lama mahal, tetapi saat ini memang sulit juga memperoleh air zamzam karena sedang langka,” jelasnya.</p>\n
<p>Sementara, untuk mengantisipasi lonjakan pembeli, dia sudah menambah jumlah stok barang. Apalagi dalam waktu dekat ini di kawasan setempat ada perayaan Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi, Rabu-Minggu (27-31/1/2016).</p>\n
"""